Sunday, November 16, 2014

Ribetnya Transfer di Klik BCA

Homepage Klik BCA (www.klikbca.com)
"Kok ribet gini sih, nggak user friendly sama sekali!", itulah keluhan yang selalu muncul dari mulut manisku (?) ini ketika menggunakan layanan transfer melalui internet banking BCA alias Klik BCA.

Ribetnya, jadulnya itu lho yang nggak ketulungan. Bagaimana tidak, mau transfer saja perlu beberapa tahap yang memakan banyak waktu dan butuh informasi tetek bengek yang seringkali kita nggak tahu.

Maksudnya???

Kebetulan aku punya 5 rekening bank yang berbeda dimana 4 diantaranya mempunyai layanan internet banking, sedangkan yang satu cuma punya layanan sms banking. BCA adalah salah satu bank yang punya layanan internet banking (klik BCA).

Ngomong-ngomong soal Klik BCA, aku jarang banget nggunain layanannya? Lho emangnya ada apa dengan BCA, bukannya BCA adalah salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, pastinya semua layanannya OK punya dong! Nah, itu yang bikin aku heran, kenapa fitur Klik BCA nggak se-OK yang lainnya bahkan sama fitur serupa bank kompetitornya saja kalah telak.

Lah kok bisa? Itupula yang bikin aku tambah heran, bagaimana bisa, bank pioner dalam fasilitas internet banking di Indonesia ini malah keok dengan fitur i-banking kompetitornya yang notabene sebagai 'followernya'.

Fitur Transfer Dana (www.klikbca.com)
Seperti halnya internet banking bank lain, tentu ada fitur Transfer di Klik BCA. Fitur ini adalah fitur wajib bagi sebuah layanan mobile banking baik itu internet banking ataupun SMS Banking. Nah ada yang unik dan berbeda yang ada dalam fitur Transfer Klik BCA ini, yang ternyata 'keunikannya' itu yang menjadi titik lemahnya.

Yang paling menjengkelkan dari fitur ini adalah ketika kita akan mentransfer tidak bisa langsung memasukkan nomor rekening tujuan kita, sekalipun sama-sama rekening BCA. Kita harus mendaftarkan rekening tujuan kita dalam menu tersendiri. Bahkan untuk mentransfer ke rekening bank dalam negeri lainnya hanya ada melalui proses LLG alias Kliring dan RTGS (yang relatif mahal). Tidak ada transfer online layaknya di fasilitas internet banking bank lainnya yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama.


Ketika kita milih transfer melalui Kliring karena lebih murah daripada RTGS, ternyata muncul kesulitan lain. Ternyata kita tidak hanya memasukkan nama bank dan nomor rekeningnya, melainkan juga memilih dari cabang mana rekening tujuan kita itu. WHATTTT....! Coba bayangkan, sebagian besar toko online saat ini hanya mencantumkan nama bank dan nomor rekening untuk alamat transfernya dan jarang sekali yang mencantumkan cabang dari mana rekeningnya itu. Begitu pula yang lainnya, karena prosedur mencantumkan cabang dari bank tujuan sudah tidak diperlukan saat melakukan transfer di ATM melalui jaringan ATM Bersama ataupun melalui Transfer Online di internet banking maupun di SMS banking. Pencantuman cabank bank tujuan memang diperlukan untuk transfer melalui kliring baik langsung di teller bank ataupun melalui internet banking. Tapi bukannya user dari internet banking adalah orang yang ingin lebih praktis tidak perlu ke teller bank untuk sekedar transfer, masak disodori fasilitas kliring yang tidak realtime.


Menu Daftar Rekening Tujuan (klikbca.com)
Keengganan BCA ikut dalam jaringan ATM bersama mungkin salah satu penyebabnya. Bank-bank besar di Indonesia seperti BRI, Mandiri, BNI'46, BTN, CIMB Niaga sudah masuk dalam jaringan ATM bersama maupun Prima, begitu pula sebagian besar Bank Daerah (BPD) maupun swasta Nasional. Tapi sepertinya itu bukan alasan, jika mereka sudah sama-sama terjalin dalam jaringan ATM Prima harusnya bisa dong diaplikasikan ke fitur transfer online internet banking BCA, seperti halnya transfer online yang disediakan oleh jaringan ATM Bersama pada fitur internet banking masing-masing anggotanya. Persoalannya ini masalahnya di jaringan ATM Prima yang nggak mau mengintegrasikan ke layanan internet banking anggotanya karena sudah didahului oleh ATM bersama, atau keengganan BCA merubah sistem internet bankingnya dan sudah merasa nyaman dengan kondisi saat ini? Padahal hal ini yang sering dikeluhkan nasabah BCA di forum-forum maya.

Pilihan Transfer Hanya LLG dan RTGS (www.klikbca.com)

Harus memasukkan pilihan kantor cabang
bank tujuan transfer (www.klikbca.com)
Ketiadaan fasilitas transfer online di Klik BCA tentunya sangat merugikan bagi nasabahnya ataupun BCA sendiri. Coba bayangkan ketika seorang nasabah BCA akan transfer ke rekening bank lain dan ditunggu si calon penerima transfer saat itu juga karena darurat, pasti si nasabah kemungkinan besar tidak menggunakan Klik BCA karena jika menggunakan kliring rata-rata baru sampai 2-3 hari kemudian, sedangkan jika menggunakan RTGS yang relatif mahal pun tidak bisa secepat transfer online, padahal biaya transfer online terbaru yang dipatok jaringan ATM bersama jauh lebih murah, saat ini cuma Rp6.500,00 (sebelumnya Rp5000,00). Memang jika transfer di BCA bisa transfer online melalui jaringan prima, namun di zaman serba online saat ini, transfer melalui ATM sudah dianggap tidak praktis dan membuang-buang waktu. Begitupula yang kurasakan saat ini, aku sudah jarang ke ATM, paling kalau kepepet butuh uang tunai, penggunaan uang tunai-ku pun sudah semakin berkurang karena aku lebih memilih menggunakan kartu kredit, kartu debit, ataupun uang-uang paperless lainnya semacam e-cash mandiri, rekening ponsel, flazz BCA (pernah punya dan sekarang sudah tidak aktif).

Kekurangan lainnya dari fitur transfer di Klik BCA adalah prosesnya yang perlu berkali-kali memasukkan token (kode verifikasi) dari Key BCA yang menurutku sungguh merepotkan, meskipun tujuannya untuk pengamanan berlapis. Berbeda dengan bank lainnya yang hanya butuh satu kali memasukkan token dan sukseslah transaksinya.

Yang terakhir adalah tidak adanya kolom email penerima transfer, dimana menurutku pencantuman email penerima cukup penting untuk memberi konfirmasi dan kepastian kepada penerima transfer bahwa kita sudah mentransfernya. Seringkali toko online, institusi, ataupun merchant-merchant lain mensyaratkan meng-email bukti transfer. Kalau ada fitur pencantuman email penerima, kita kan nggak perlu repot memforward bukti transfernya.

BCA, ayolah lekaslah bangun, Fitur Klik BCA-mu itu sudah jadul, sudah saatnya di-upgrade dengan sistem baru yang lebih lengkap, user friendly, dan mengakomodir kebutuhan nasabahmu.

14 comments:

  1. Sangat Setuju fitur Jadul POOOLLL....!!!! masak transfer aja harus tanya lagi cabangnya...pada hal via atm tidak diperlukan asal cabangnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya padahal BCA kan pioner dalam internet banking, kok malah sekarang sistem internet banking-nya kelihatan paling jadul dan merepotkan nasabahnya.

      Delete
  2. RIBEEET BANGEEET...... -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak Rini, ribet bgt plus bikin gregetan, haha....

      Delete
  3. barusan nyobain sih
    emang agak ribet, tapi murah cuma 5000

    ReplyDelete
  4. setuju banget mbak!!!! ribet !!!

    ReplyDelete
  5. saya setuju bgd sama quoter,,
    hari ini saya perlu ditransfer sejumlah uamh untuk biaya persalinan istri saya, dimana saya butuh uang itu saat itu juga.
    uang ditransfer oleh paman saya menggunakan klik BCA jam 07.52 pagi.
    saya perlu cek out dri RS jam 9 pagi.
    alhasil saya harus extend rawat inap persalinan sehari lagi cuma gara gara harus nunggu uang tsb masuk ke rekening saya.
    adduuhh betul betul menyusahkan....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya memang ironis. bank pertama penginisiasi internet banking malah layanan internet bankingnya masih jadul dan merepotkan. semoga BCA segera meng-upgrade layanan i-bankingnya.

      Delete
  6. betul,setuju banget,kebetulan aku punya kendala sama persis,sangking jengkel nya nunggu2 ga masuk2 uang yg aku transfer,padahal urgent,dan akhir nya aku harus transfer lagi pake danamon aplikasi,dalam hitungan menit saja sudah masuk, buat Bca lemaasss da pokok nya.

    ReplyDelete
  7. betul banget BCA payah... kadang transfer ke rekening lain gak masuk uangnya. dan harus ngisi cabang penerima. benar benar menyusahkan

    ReplyDelete
  8. Langsung komplen ke pihak bca nya aja mba mas kayak saya. biar orang orang lain juga terbantu

    ReplyDelete
  9. ember..emang ribet, tokennya berkali2..mungkin biar gak gampang diretas kali, tapi..butuh je

    ReplyDelete