Tuesday, April 7, 2015

Perjalanan ke Ketapang

Tugu Ale-Ale Ketapang (Dok. Pribadi)
Ketapang, kayak nama pelabuhan penyeberangan di ujung timur Pulau Jawa tepatnya di Banyuwangi yang sekitar 16 tahun lalu pernah kulalui saat study tour kelas 3 SMP. Namun Ketapang yang satu ini beda, bukan nama pelabuhan melainkan nama sebuah Kota di Kalimantas Barat.

Kebetulan hari ini aku ada tugas ke Ketapang sampai hari Kamis esok. Kami bertiga dari Pontianak kebetulan naik Trigana Air dengan Pesawat ATR 72 dengan baling-balingnya yang super bising, maklum lah bukan pesawat baru. Beda rasanya dengan Garuda Indonesia yang kunaiki dari Balikpapan ke Pontianak meskipun sama-sama menggunakan pesewat ATR 72, yang pasti punya Garuda jauh lebih baru. Nanti aku review pengalaman naik ATR 72 Trigana Air.

Kira-kira 30 menit kami sudah sampai di Ketapang, sebuah kota yang dikelilingi sungai alias terletak di delta sungai-sungai besar (aku belum sempet googling nama sungainya).

Nggak seperti yang kuduga sebelumnya, ternyata Ketapang lumayan gede dan rame juga lho. Di sini ada restoran cepat saji KFC, adapula jaringan hypermarket dari Matahari Group alias Hypermart, dan jangan salah ada Hotel Aston juga lho disini (aku sudah gatal mau me-review Hotel Aston Ketapang ini di Trip Advisor). Luar biasa perkembangan salah satu kota di ujung selatan provinsi Kalimantan Barat ini. Denger-denger sih kota ini ditopang pendapatan dari Perkebunan Kelapa Sawit dan Tambang Bauksit.

Aksesibilitas ke Ketapang ini relatif cukup mudah terutama dengan moda transportasi udara. Bisa pakai Trigana rute Pontianak-Ketapang-Pangkalan Bun, ataupun Kalstar rute Pontianak-Ketapang-Semarang. Mungkin masih ada penerbangan lain yang belum sempat kucari tahu.

Nah, yang terkenal dari Ketapang ini adalah Batu Kecubung Ketapang yang terkenal berkualitas sangat bagus. Barusan aku jalan-jalan jkeliling kota, banyak sekumpulan pria rame bergerombol di pinggir jalan mengerumuni sesuatu yang ternyata pedagang akik. Memang akhir-akhir ini dimana-mana lagi booming batu akik, tapi ya harus hati-hati juga beli Kecubung di Ketapang meskipun daerah asal Kecuibung, ada juga kecubung abal-abal ataupun berkualitas rendah. Ajaklah orang yang mengerti batu akik terutama kecubung ketika mau membelinya.

Ketapang, sebuah Kota yang perkembangannya sangat pesat dengan potensi yang luar biasa. Entah kapan lagi aku berkesempatan mengunjungi Ketapang ini. Suatu saat lah....

No comments:

Post a Comment