Friday, May 29, 2015

Pengalaman Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di BJB

"Asik bisa nengok rumah!", pikirku spontan saat aku mendengar ditelpon dari kantor pusat untuk mengikuti pelatihan seminggu di Jakarta. Maklumlah, sejak kubeli rumah itu sekitar 3 tahun yang lalu, aku belum pernah lama menempatinya, eh keburu SK mutasiku ke luar Jawa keluar. Ok, nggak papa, toh ada kakakku yang menghuninya.

Nah, kebetulan surat pemberitahuan pajak terutang Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2015 sudah keluar nih, dan sudah dibagikan oleh pihak kelurahan.

"Olala.... ternyata PBB-ku naik sekitar 50ribuan.....!", keluhku. Nggak papa lah, toh cuma setahun sekali, itung-itung ikut membantu keuangan Kota Tangerang Selatan agar menjadi daerah yang lebih maju.

Dua Ratus Sembilan satu ribu lima ratus sembilan puluh empat rupiah, itulah jumlah yang harus kubayarkan. Di surat pemberitahuan pajak terutang itu tertera tanggal 31 Agustus 2015 sebagai tanggal jatuh tempo pembayaran. Nominal PBB yang kubayarkan adalah 0,1% dari NJOP, ternyata NJOP rumah dan tanahku naik, untuk tanah seluas 135 m2 NJOP-nya Rp232.470.000 sedangkan rumah super mungil seluas 39 m2 NJOP-nya hanya dihargai senilai Rp59.124.000.

Daripada nunda-nunda sampai menjelang jatuh tempo, mending kubayar sekarang. Di sela-sela waktu istirahat siang, aku ngacir di Bank jabar Banten (BJB) di kompleks ruko depan Bintaro Plaza. Oiya di surat pemberitahuannya, PBB bisa dibayarkan di eluruh Teller dan ATm Bank BJB, padahal dulu saat aku pertama kali membayar PBB bisa bayar online melalui internet banking Bank Mandiri. Mulai tahun lalu Pemkot Tangerang Selatan bekerjasama dengan BJB untuk pembayaran PBB.

Berhubung aku tidak punya rekening BJB, jadilah aku ke BJB langsung, dan pilihan terdekat ya di Bintaro. Begitu masuk Bank yang luasnya cuma seuplik, maklum di ruko tempatnya, kudisambut ramah dengan sang satpam. Kusampaikan langsung tujuanku untuk membayar PBB. Langsung aku di ambilkan nomor antrian dan dipersilakan ke lantai 2. Di lantai 2 aku ditunjukkan seseorang untuk langsung masuk menuju suatu ruangan dimana ada seorang mbak-mbak pegawai BJB standby.

Ternyata nggak antre di teller, khusus pembayaran PBB dilayani di ruang tersendiri. Kutunjukkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang kepada si Mbak, dan langsung kubayar tunai. Kalaupun kita lupa membawa surat pemberitahuan Pajak Terutang asal kita ingat Nomor Objek Pajak (NOP), kita juga bisa membayarnya. Lebih praktis lagi aklau kita punya rekening BJB dan ATM-nya, nggak perlu repot-repot datang langsung ke Bank-nya..

Lumayan cepat pelayanan pembayaran yang diberikan oleh BJB depan Bintaro Plaza. So, bayarlah PBB sebelum tanggal jatuh tempo. PBB kita berkontribusi terhadap kemajuan daerah kita.

7 comments:

  1. semakin gampang sekarang bayar pbb yah
    bahkan bisa bayar online

    ReplyDelete
  2. Anonymous3:36 PM GMT+7

    boro2 gampang
    BJB shit
    dispenda jg taik kucing

    dah 7 kali ini ke BJB sejak juni 2015
    selalu OFFLINE

    mending kalo gak mampu urus balikin aja ke dulu kala,,,semua bank bisa,,mau bayar jam berapa aja bisa,,nyah net banking ntah atm

    skrg ? AMIT2

    7 kali sudah buang waktu
    buang parkir
    terkahir jumat lalu 28 agustus

    sedangkan jatuh tempo 31 agustus

    SIALAN BJB
    SIALAN JUGA DISPENDA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah nyoba ke cabang BJB lainnya Gan?

      Dulu sebelum dialihkan semuanya di BJB saya bayar lewat internet banking mandiri, gampang banget. Begitu PBB dialihkan kewenangan penarikannya dari Kantor Pelayanan Pajak ke masing-masing Pemda, Pemkot Tangsel bekerjasama dengan BJB.

      Semoga pilihan metode pembayaran PBB ke depan semakin banyak, tidak hanya melalui satu bank saja, sehingga masyarakat dimudahkan.

      Terima Kasih

      Delete
    2. ane hr ini ke BJB... sma dibilang offline
      dikasih no telp...
      "sebelum ke sini...bapak bisa telp dulu untuk ngecek offline/online dengan menyebutkan NOP"

      baca komen di atas jadi mikir.
      di SPPT nya tertulis BJB/BCA ...tapi ane adanya bri n mandiri (bisa mbanking).

      Delete
    3. saya sekitar awal bulan mei kemarin, tidak lagi membayar melalui teller BJB, tapi mencoba melalui internet banking BCA, dan berhasil, cukup praktis dan cepat, tidak perlu meluangkan waktu ke cabang BJB.

      Delete
  3. Nice thread om.. Tinggal di bintaro ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya tinggal di daerah Sarua Om, lebih dekat ke BSD-nya. Terima kasih telah berkunjung....

      Delete