Sunday, January 10, 2016

Pengalaman Ganti Token Internet Banking Mandiri

Token Mandiri
Token Internet Banking Mandiri yang sudah kumiliki hampir 7 tahun yang lalu itu akhirnya sudah habis masa hidupnya, alias habis baterai. Lumayan repot juga nggak bisa bertransaksi melalui internet banking, aku harus repot-repot ke ATM ataupun mengakses mobile banking yang fiturnya lebih terbatas dibandingkan internet banking.

Sebenarnya Tokenku telah mati beberapa bulan yang lalu, tapi karena aku belum sempat pergi ke cabang bank mandiri untuk minta penggantiannya, maka kubiarkan saja. Nah, akhir tahun kemarin saat aku mudik ke Tulungagung, aku bermaksud untuk mengganti sendiri baterai token mandiri ke tukang jam. Baterainya memang habis, dan kuganti dengan baterai jam merek SONY seharga Rp25.000.

Sesampainya di rumah, kucoba tokenku ternyata nggak bisa. BErkali-kali kumasukkan PIN-ku nggak bisa. Karena penasaran maka kugooglinglah solusi terhadap tokenku itu. Ternyata, eh ternyata kasus habis baterai Token Mandiri, solusinya adalah harus ganti Token baru di cabang Bank Mandiri terdekat, kita tidak bisa mengganti baterainya sendiri, kalaupun bisa harus tidak boleh memutus aliran listrik dari baterai ke token-nya tentunya dengan proses dan mekanisme yang ribet untuk orang awam sepertiku, meskipun di internet ada tutorialnya.

Sebenarnya aku berinisiatif mengganti sendiri baterai token karena pengalaman dari apa yang kulakukan terhadap token BCA-ku (key BCA) yang berhasil kuganti baterainya  dengan mudah dan bisa hidup normal lagi. Ternyata untuk token merek VASCO tidak bisa demikian, karena begitu baterai dilepas dari token maka token akan kehilangan semacam memorinya dan tidak bisa dipakai lagi.

So, akhirnya saat aku kembali ke Pontianak, kusempatkan untuk mengganti token Mandiri di Cabang Bank Mandiri Sidas. Cukup menghadap customer service dengan membawa buku tabungan, KTP, dan kartu ATM Mandiri. Token kita akan diminta pihak bank, dan kita akan diberi token baru dengan biaya Rp20.000 sama persis dengan biaya pertama kali untuk membeli token mandiri hampir 7 tahun yang lalu, harga token terbebas dari inflasi, hehe.....

Kita diminta memasukkan PIN untuk mengaktifkan tokennya. Kubuka juga internet banking mandiri untuk aktivasi tokenku melalui menu administrasi. Transaksi pertamaku menggunakan token mandiri yang baru adalah untuk top up e-cash mandiri, buat jaga-jaga beli pulsa kalau pas nggak ada sinyal internet.

Oiya, token yang baru ini meskipun bentuknya sama persis dengan token lama, tapi lebih responsif, dalam artian nggak seperti token yang lama, begitu kita memasukkan angka-angka tidak perlu lagi memencet sambil ditahan beberapa detik utnuk mendapatkan angka acak, melainkan otomatis langsung menampilkan angka acak usai kita menginput angka-angka.

No comments:

Post a Comment