Thursday, November 9, 2017

Proses Panjang Berliku Komplain Gagal Top Up Flazz BCA

Ini mungkin proses terpanjang, ternjlimet, teruwet, dan tercapek yang harus kujalani untuk komplain ke BCA terkait kegagalan saat Top Up Saldo Flazz. Untuk soal komplain mengkomplain mungkin aku sudah cukup terlatif, entah sudah berapa puluh kali aku komplain ke toko online, marketplace, ataupun Bank terkait pelayanan mereka, dan hampir semua berakhir dengan manis. Semoga yang satu ini tidak berakhir pahit.

Kronologi kejadian sampai dengan proses komplainnya adalah seperti ini:

  1. Tanggal 27 September 2017 sekitar pukul 11.35 WIB aku top up Flazz melalui EDC di kasir Gramedia Boulevard Bintaro dengan debit kartu ATM-ku. Transaksiku dinyatakan gagal saat itu karena saldo flazzku tidak bertambah banyak. Kutanyakan ke Kasirnya, katanya uangnya akan segera kembali sekitar 1-2 hari kerja. Nomor kartu flazzku juga dicatat dan katanya mau dibantu melaporkannya ke BCA. Entahlah, itu pernah dilakukan atau tidak sampai saat ini.
  2. Malam harinya, kucoba untukk menghubungi customer care BCA melalui telepon. Namun, jawabannya relatif sama dengan si mbak kasir, yaitu dikatakan oleh CS-nya bahwa benar terjadi kegagalan dalam hal top up flazz, dikarenakan koneksi mati. Dijanjikan oleh si Mas CS itu uangku akan dikreditkan kembali keesokan harinya.
  3. Beberapa hari tidak ada uang masuk ke rekening BCA, kutulislah email: halobca@bca.co.id mendapatkan jawaban bahwa aku harus datang ke cabang BCA terdekat.
  4. Karena aku tidak sempat ke BCA terdekat, maka ketika aku pulang ke Tulungagung, tanggal 3 Oktober 2017 kudatangi kantor BCA Tulungagung. Aku berbicara panjang lebar dengan CS-nya (mbak cantik yang kulupa namanya), dia pun dengan sabar dan melayaniku dengan ramah. Dalam kesempatan itu aku juga dihubungkan kembali dengan petugas halo BCA. Akhirnya aku dijanjikan sampai 5 hari kerja untuk pembalian dananya.
  5. Lama kutunggu sampai kira-kira sebulan ternyata nggak ada juga refund yang masuk ke rekening BCA-ku. Akhirnya hari selasa 7 November 2017 kemarin kulayangkan komplain 'keras' ke email halo bca, bahwa jika masalahku tidak terselesaikan sampai jumat 10 November, maka terpaksa kutulis di surat pembaca.
  6. Sore harinya aku dihubungi oleh Kepala Layanan BCA Tulungagung, Pak Toni. Melalui SMS Beliau meminta kapan kesediaanku untuk ditelpon, karena kulihat beberapa kali ada telepon masuk yang nggak kujawab, mungkin karena aku lagi sibuk saat itu. Beliau juga minta untuk men-scan kartu flazz-ku untuk melihat mutasi transaksinya. Kujelaskan bahwa aku tidak berada di Tulungagung, dan aku pun spontan punya ide, ku-scan sendiri kartu flazz-ku dengan aplikasi Mobile BCA di android, terlihat mutasi transaksinya dan akhirnya ku screenshot dan kukirimkan gambarnya ke Pak Toni. Beliau berkata langsung segera memprosesnya dan mengirimkan data tersebut ke pusat.
  7. Tanggal 8 November 2017 tidak ada kabar apapun mengenai progress komplainku.
  8. Tanggal 9 November 2017 sore hari ini sekitar pukul 5 lebih ada 3 panggilan tak terjawab di HP-ku. Dari nomornya kelihatan telepon dari Jakarta. "Mungkin itu pihak BCA mau mengabarkan progress komplainku?", pikirku saat itu. Aku segera saja mengecek mutasi di rekening BCA-ku melalui klikbca, dan ternyata ada kredit  dari BCA. Alhamdulillah.... aku tidak perlu menulis di surat pembaca esok hari. Ternyata mujarab juga ya kata 'Surat Pembaca'!
Akhirnya perjalanan panjang komplain ke BCA berakhir manis, meskipun telah menguras tenaga dan pikiran. Terima Kasih Pak Toni dan timnya yang telah membantu proses komplain saya.


No comments:

Post a Comment