Showing posts with label aplikasi. Show all posts
Showing posts with label aplikasi. Show all posts

Monday, October 30, 2017

Aplikasi Digibank Masih ada Masalah (Bug)

Hampir 2 bulan aku menggunakan aplikasi Digibank. Overall aku merasa cukup puas dengan aplikasi ini. Selain cukup mudah dan user friendly pengoperasiannya, fitur-fitur yang ada juga cukup membantu dalam aktivitas sehari-hari. Mulai fitur transfer antar bank, isi ulang pulsa, token listrik, ataupun uang elektronik, sampai dengan daftar promo yang sedang berlangsung juga bisa langsung diakses melalui aplikasi ini.

Di balik semua keunggulannya ternyata aplikasi Digibank masih ada beberapa bug, sementara ini paling tidak masalahnya masih muncul sampai artikel ini ditulis, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Transfer ke Rekening Bank Lain sangat mudah dilakukan melalui aplikasi ini, tapi ada satu bank yang tidak bisa kulakukan transfer melalui aplikasi ini, yaitu Transfer ke Bank Syariah Mandiri. Nggak tahu kenapa kok nggak bisa, aku sudah berkali-kali menuliskan keluhanku soal ini ke CS DBS, dan sudah berkali-kali dihubungi CS-nya, tapi ternyata sampai saat ini aku tidak bisa melakukan transfer ke Mandiri Syariah. Aneh....
  2. Ketika kita melakukan transfer dan akan menuliskan nomor rekening, ternyata tidak bisa langsung memasukkan nomor-nomor. Untuk mengatasi masalah itu, aku biasanya memancingnya dengan meng-klik Virtual Assistant "Ada yang bisa saya bantu?", tapi segera kututup kembali, dan mencoba kembali memasukkan nomor rekening, ternyata bisa. Aneh ya, atau kejadian itu hanya terjadi di aplikasi android saja, atau bahkan hanya terjadi di HP-ku saja? Entahlah.....
  3. Ketika kita melakukan Live Chat dengan CS Digibank, ketika kita mengetikkan pertanyaan atau keluhan, di layar HP tidak muncul huruf/kata/kalimat yang kita ketikkan sebelum kita menekan tombol send, sehingga ketika pesan terkirim kadangkala kata yang kita ketikkan salah, tapi kesalahan itu tidak bisa kita ketahui saat mengetiknya dan baru bisa diketahui setelah terkirim. Unik ya....
Baru tiga masalah di atas yang kutemukan selama aku menggunakan aplikasi Digibank selama hampir 2 bulan ini. Semoga DBS segera memperbaiki aplikasi Digibank, sehingga nasabah Digibank akan lebih nyaman dan puas dalam menggunakan aplikasi ini.


Tuesday, September 12, 2017

Unduhl Aplikasi PLN Mobile Dapat Token Listrik Gratis

Homepage Aplikasi PLN Mobile

Hari Minggu kemarin, nggak sengaja aku baca berita di media online bahwa PLN sedang mensosialisasikan aplikasi mobile mereka yaitu PLN Mobile. Dalam berita itu ada gimmick menarik untuk mengunduh dan mengaktivasi aplikasi PLN Mobile. PLN akan memberikan token listrik senilai Rp20.000 untuk 100 ribu orang pertama yang mengunduh aplikasi PLN mobile mulai tanggal 10 s.d. 30 September 2017. "Wah perlu dicoba nih, lumayan dapat token listrik gratis, hehe....!" pikirku saat itu.

Bergegas kuambil HP dan kuunduh aplikasi PLN mobile melalui Google Play Store. Oiya, untuk aplikasi ini baru tersedia untuk OS Android ya, pemakai iPhone sementara ini belum bisa pakai, hehe.... sudah kucoba unduh di iPad ternyata aplikasi PLN Mobile tidak ada di Appstore Apple.

Dalam aktivasi kita perlu melengkapi data kita termasuk mencantumkan Nomor KWH meter, alamat email maupun nomor telepon kita. Prosesnya cepat dan kita langsung bisa masuk ke halaman utama aplikasi ini. Di menu Home ada berbagai menu diantaranya menu Permohonan, Pengaduan, informasi, Feedback, contact center PLN 123, dan tentunya menu profile pengguna.

Bonus Token Listrik Senilai Rp20ribu
Dengan adanya menu-menu itu, proses permohonan pasang baru ataupun tambah daya akan lebih mudah, Menu informasi menyediakan berbagai macam informasi terkait tagihan dan token listrik, Info tarif Listrik Berlaku (TDL), simulasi pasang baru, simulasi perubahan daya, dan simulasi penerangan sementara.

Di menu informasi terkait tagihan dan token listrik, kita dapat melihat riwayat pembelian token yang dirinci dengan detail. Oiya, untuk token listrik senilai Rp20 ribu dari PLN akan dikirimkan maksimal 2 hari setelah aktivasi. Aku sendiri mendapatkan token listrik keesokan harinya usai aku aktivasi malam harinya. Bonus token listrik dapat dilihat di menu informasi  tagihan dan token listrik. Benar bonusnya Rp20ribu setara dengan 13.3 kWh. Lumayanlah....

Semoga melalui aplikasi PLN Mobile ini, PLN akan semakin meningkatkan layanannya dengan responsif dan efektif, sehingga kepuasan pelanggannya akan terus meningkat.

Sunday, January 10, 2016

Install Aplikasi Android di Blackberry OS 10

Mobomarket untuk aplikasi android
Baru-baru ini Blackberry meluncurkan Blackberry Priv dengan sistem operasi Android, bukan Blackberry OS 10. Nah, bagi kita-kita yang masih punya handset dengan Blackberry OS 10 seperti Blackberry Z10, Z3 (Blackberry Jakarta), Z30, Q5, Q10, Q20 (Blackberry Classic), Blackberry Passport, ataupun Blackberry Porsche bisa menginstall aplikasi Android dengan mudah karena kompatibel dengan tipe file apk.

Banyak cara untuk menginstall aplikasi android dalam bentuk file apk dalam handset blackberry, salah satunya melalui Mobomarket. Mirip dengan Play Store Google, Mobomarket ini juga merupakan toko aplikasi android yang menyediakan berbagai aplikasi android mulai dari game, messaging, social networking, ataupun aplikasi-aplikasi populer lainnya. Aplikasi Mobomarket ini merupakan buatan Baidu, raksasa internet pesaing google di China yang di Indonesia bisa didownload dengan mengakses www.mobomarket.co.id.

Aku 'terpaksa' mendownload Mobomarket karena Blackberry World ataupun Amazon Appstore yang sudah terinstall secara default di Blackberry OS 10 tidak mengakomodir beberapa aplikasi populer. Bayangkan ketiadaan Instagram, Line, Google Maps sampai dengan Uber maupun Gojek tidak ada yang khusus dibuat untuk BB OS 10, so terpaksa harus install aplikasi android.

Menginstall Mobomarket lebih mudah daripada menginstall Playstore di handset Blackberry. Mobomarket juga menyediakan notifikasi update aplikasi android yang terinstall dan menyediakan opsi untuk langsung menghapus file aplikasi begitu selesai diinstal sehingga tidak memberatkan memori.

So untuk mencicipi Blackberry rasa android nggak harus membeli Blackberry Priv yang harganya masihlebih tinggi daripada Blackberry Passport Silver Edition, cukup install Mobomarket dan download sepuasnya aplikasi android yang kamu suka.



Sunday, September 28, 2014

Review: Pengalaman Beli Tiket Kereta Api Secara Online Melalui Aplikasi KAI Access

Menu Aplikasi KAI Access di iPhone
(sumber: dokumen pribadi)
Membeli tiket kereta api sekarang ini memang jauh lebih mudah daripada beberapa tahun yang lalu. Pembelian secara online pun semakin dipermudah dengan aplikasi KAI Access yang bisa diunduh di Apps store Apple, Google Play store, ataupun Blackberry World. Kebetulan aku install aplikasinya di iphone dan BB.

Aplikasi KAI Access di iPhone dan BB ternyata cukup berbeda. Dalam hal ini aplikasi di iPhone navigasi menunya lebih mudah, user friendly, dan fiturnya lebih komplit. Padahal, sebelum ada aplikasi KAI di iPhone maupun android, aplikasi ini sudah lebih dulu ada (eksklusif) di BB. Di iPhone ada menu profil kita, jadi saat pesan kita tidak perlu menulis identitas kita kecuali jika kita beli tiket lebih dari satu perlu menuliskan identitas penumpang lainnya saat pemesanan. Satu lagi perbedaannya yaitu, saat memilih stasiun di iPhone kita tinggal ketik nama stasiunnya, sehingga baru satu dua huruf depan nama stasiun kita ketik sudah muncul pilihan nama stasiun yang kita maksud, dan kita tinggal memilihnya. Sedangkan di BB harus scrolling naik turun mencari nama stasiun padahal jumlahnya lebih dari seratus stasiun yang memakan waktu relatif lama.

Nah, pengalamanku memakai aplikasi ini untuk pertama kalinya sekitar seminggu yang lalu untuk beli tiket Gajayana untuk keberangkatan pada tanggal 20 Desember dari Tulungagung tujuan Jakarta. Nah, aku pun bersiap pukul 01.00 WITA agar dapat harga terendah, maklum KAI memberlakukan 4 tingkatan harga untuk kereta eksekutif. Harga terendah 475rb, harga tingkat selanjutnya 525rb, tingkat ketiga 575rb, dan tingkat keempat anehnya harganya 525rb juga. Saat aku buka aplikasinya pukul 1 WITA ternyata sering eror dan tertera tidak ada jadwal kereta untuk keberangkatan hari tersebut. Berulang kali kucoba dan ternyata hasilnya sama. Bahkan aku mencobanya juga di BB-ku, hasilnya sama. Langsung melalui websitenya lewat browser juga sama hasilnya nihil. Sekitar 5 menit kemudian baru bisa dan betapa terkejutnya aku ternyata tiket dengan harga terendah sudah habis. Terpaksa kubeli yang harga 525rb untuk 3 orang jadi totalnya Rp1.575.000, mendapat diskon Rp22.500, plus biaya layanan Rp7.500, jadi totalnya yang harus kubayar Rp1.560.000,00. Kupiih opsi pembayaran melalui ATM, lalu munculah kode pembayaran dan kode booking. Tertera pemberitahuan jika pembayaran harus segera diselesaikan paling lambat 3 jam sesudahnya. Akhirnya kubayar melalui internet banking mandiri yang di menu pembayaran ternyata ada opsi pembayaran tiket kereta api. Kumasukkan kode pembayaran dan selesai. Beberapa saat kemudian aku pun mendapatkan bukti pembayaran di email yang bisa ditukarkan/dicetakkan tiket di stasiun.

Pengalaman kedua adalah kemarin untuk tiket tujuan Tulungagung dari Gambir Jakarta. Aku pesan untuk tanggal 26 Desember. Hampir sama kejadiannya dengan seminggu yang lalu saat aku pesan servernya eror dan tertera tidak ada jadwal keberangkatan untuk hari tersebut. Kejadian itu kira-kira terjadi selama 10 menit. Dan tambah terkejutnya diriku ketika tiket dengan harga 475rb dan 525rb sudah habis. Terpaksa kubeli tiket seharga 575rb dengan total Rp1.710.000 untuk 3 tiket sudah termasuk biaya layanan dan diskon.

Yang membuatku tidak puas alias curiga ada kecurangan dalam sistem online tiketing KAI adalah ketika aku memilih nomor kursi ternyata yang sudah terisi adalah berurutan. Kalaupun banyak orang yang ingin beli karena tanggal-tanggal itu adalah hari libur panjang akhir tahun maka, tiket yang seharga 575rb bahkan yang 625rb juga akan cepat habis. Lah ini, untuk tiket yang disediakan untuk harga 575 rb sebanyak 25 kursi hanya aku saja sebagai pembeli pertama (aku beli 3 tiket), dan tersisa 22 kursi. Kupantau beberapa jam kemudian juga masih saja 22 kursi yang tersisa. Berarti dalam hal ini yang benar-benar membeli tiket online pukul 01.00 WITA atau 00.00 WIB itu HANYA AKU! Pertanyaannya sekarang, lah siapa yang membeli habis tiket seharga 475rb dan 525rb dalam jangka waktu 10 menit pertama yang notabene tidak bisa diakses oleh 'pembeli biasa' sepertiku, jawabannya sudah pasti yaitu 'pembeli LUAR BIASA'. Entahlah apa ini ada permainan oknum KAI untuk 'mengamankan' beberapa tiket untuk dijual kembali nantinya, atau ini 'kebijakan' tersembunyi dengan mematikan server ticketing online saat 5 menit atau sampai 10 menit pertama. Hal yang tidak masuk akal setiap pukul 00.00 WIB selama kurang lebih 5-10 menit server KAI down, padahal tidak banyak yang mengakses. Atau mungkin masih ada bug di sistem online ticketing KAI?

Selama ini mungkin masyarakat tidak terlalu memperhatikan masalah ini, dan ini tentu PR bagi Direksi KAI untuk mengusut siapa yang 'bermain tiket' selama ini atau jika ada bug di sistemnya perlu segera diperbaiki agar masalah ticketing ini menjadi lebih transparan.

Tingkatkan Layananmu, Maju terus PT KAI!

Tuesday, April 29, 2014

Mobile Apps Citilink : Mobile Check in dan Mobile Ticket Reservation

Homepage Aplikasi Citilink di iOS (dok. pribadi)
Dalam hal memberikan kemudahan untuk check in dan reservasi tiket, Citilink termasuk yang terdepan dalam memberikan pelayanan. Selain dengan web check in melalui internet, proses check in calon penumpang Citilink sekarang dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile Apps Citilink yang tersedia di App Store untuk IOS, Google play untuk Android, dan Balckberry world untuk handset Blackberry. Begitu pula dengan reservasi tiket bisa langsung dilakukan dengan aplikasi ini, alias tidak perlu lagi repot-repot membuka website Citilink.

Kebetulan saya menggunakan handset IOS, dan merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi ini. Aplikasi ini sangat praktis dan cepat serta hanya membutuhkan koneksi internet yang standar. Berbeda manakala membuka website Citilink untuk check in yang jika dilakukan di ponsel agak berat dan lambat dengan koneksi yang biasa.


Term of Use aplikasi Cilitink (dok. pribadi)
Mobile check in dibuka mulai 14 hari sebelum jadwal terbang dan ditutup 2 jam sebelum jam terbang. Nah, ada pengecualian bahwa untuk penumpang hamil, yang membawa bayi, orang dengan pergerakan terbatas (cacat), anak di bawah usia 16 tahun, ataupun untuk penumpang dengan jumlah tiket lebih dari 9 dalam satu order. Kita hanya perlu memasukkan kode booking dan nama belakang kita. Selanjutnya muncul keterangan jadwal penerbangan kita, identitas penumpang, dan ada kolom dialog yang perlu kita centang (check list) jika data kita sudah siap untuk check in. Setelah kita tekan tombol check in maka jika berhasil akan muncul keterangan check in finished, otomatis boarding pass terkirim dalam email kita. Berbeda dengan web check in yang bisa memilih nomor kursi (dengan biaya tambahan), Mobile check in akan otomatis memberikan nomor kursi, tanpa memberi kesempatan kita untuk memilih nomor kursi. 


Find Flight di aplikasi Citilink iOS (dok. pribadi)

Selain untuk Mobile check in, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk memesan tiket. Cukup mudah dan cepat prosesnya seperti halnya memesan via website resmi Citilink, bahkan lebih praktis.

Selama ini maskapai di Indonesia yang punya aplikasi Mobile selain Citilink ada Garuda Indonesia, Air Asia, dan Tiger Airways ( Mandala). Lion Air kapan ya???

update: terakhir kali saat saya melakukan mobile check in dengan aplikasi ini mendapat kursi nomor 12A untuk berangkat dan 14D untuk kembali, yang ternyata dua-duanya berada di deretan pintu darurat, jadi lebih longgar ruang kakinya.