Showing posts with label BB Z3. Show all posts
Showing posts with label BB Z3. Show all posts

Sunday, March 15, 2015

Masalah di BB Z3 Pasca Update OS 10.3.1.1565

Senang akhirnya, BB Z3-ku bisa ku update dengan OS terbaru 10.3.1.1565. Fitur, performa, dan Tampilannya pun mengalami peningkatan yang signifikan dari OS 10.2 begitu pula tampilannya lebih elegan.

Nah awalnya semuanya memuaskan, baterai lebih awet, nggak lekas panas, dan banyak fitur baru terutama Blackberry Blend yang useful nggak sekedar pemanis saja. Beberapa hari setelah menikmati fitur-fitur, ada sesuatu yang mulai aneh. Ketika lagi asik-asiknya surfing dengan browser native Blackberry, tiba-tiba saja browser-nya menutup sendiri dan hilang semua laman yang sedang kita buka. Begitu kita buka kembali browsernya tidak autorecovery alias hilang semua tab yang sebelumnya kita buka. Sepertinya ini merupakan bug OS 10.3.1.1565 yang belum banyak dibahas di forum-forum Blackberry.

Sepertinya sih sepele, namun coba kalau kita lagi melakukan transaksi internet banking melalui browser blackberry tiba-tiba window-nya menutup sendiri, dan kita harus membukanya kembali serta memulainya lagi dari awal. Nggak asik juga kalau kita lagi buka website yang nggak tahu alamatnya karena hasil dari googling dan sedang konsen-konsennya baca artikelnya, eh tiba-tiba langsung hilang karena browsernya menutup sendiri, jadilah kita membuka lagi melalui history browser.

Biasanya kejadian browser menutup sendiri itu karena HP kita kekurangan memori, biasanya diatasi sementara dengan menghapus cache ataupun cookies. Tapi dalam kasusku ini, memori internal HP masih sekitar 3GB dan masalahnya nggak selesai ketika kubersihkan cache maupun cookiesnya.

Aku nggak tahu apa masalah ini hanya melanda BB Z3 yag sudah diupdate atau BB-BB jenis lain semacam Q10, Z10, Z30, atau Q5 juga mengalami hal serupa? Entahlah, aku belum punya solusinya, tapi untungnya kejadiannya nggak sering-sering amat kok.

Wednesday, October 8, 2014

Aplikasi Mandiri Fiesta Poin

Voucher BBM Non Subsidi
(sumber: foto pribadi)
Teman-teman kantor akhir-akhir ini heboh dengan aplikasi Mandiri Fiesta Poin. Sebelum-sebelumnya kami hanya menukarkan poin mandiri fiesta melalui website mandirifiestapoin.com dengan voucher HP Rp100 ribu, namun sejak dimunculkannya aplikasi Mandiri Fiesta Poin untuk smartphone iOS, Android, dan BB 10 hadiahnya semakin menarik.

Bermula pada tanggal 3 September 2014 ketika ada program menukarkan 500 poin mandiri fiesta dengan Voucher Pertamax Rp500rb. "Wah lumayan juga, daripada tidak ditukarkan dan mubazir!", pikirku saat itu. Kalau tidak salah ingat ada 1000 voucher yang diperebutkan dalam 5 sesi, masing-masing sesi diperebutkan 200 voucher mulai dari jam 12.00 WIB s.d. 16.00 WIB (terbagi dalam 5 sesi).

Aku iseng-iseng mencobanya melalui HP BB Z3 yang kebetulan bisa diinstal aplikasi mandiri fiesta  poin karena sistem operasinya sudah BB 10.2, sedangkan iPhone 3GS-ku tidak bisa diinstal aplikasi tersebut karena sistem operasinya sudah mentok di iOS 6 tidak bisa lagi di-upgrade ke iOS 7 sebagai syarat minimal penginstalan.

Sekali kucoba ternyata aku berhasil mendapatkannya. Langsung saja mulutku yang susah direm ini berkoar-koar ke teman-teman kantor agar ikut juga mencobanya. Nah, kebetulan ada temanku yang tidak bisa instal aplikasi fiestapoin di HP-nya, coba ku loginkan ke HP-ku, ternyata juga bisa dapat. Dasar karena 'serakah' plus aji mumpung, aku juga mencobanya dengan account istriku dan akhirnya dapat juga. Wah, Alhamdulillah dalam sehari dapat voucher senilai Rp1juta, hiks!

Berbagi kebahagian itu memang menyenangkan, kucoba loginkan account temanku yang lain di BB Z3 dan ternyata berhasil juga, melihat banyak raut muka teman-teman kantor yang sumringah karena dapat rezeki pertamax membuatku turut bahagia. Ternyata si BB Z3 ku dari 5 sesi penukaran yang ada berhasil pada 4 sesi, tentunya dapat 4 x Voucher pertamax 500ribu.

Sekitar seminggu kemudian dari mandiri fiesta poin ada lagi promo penukaran 200 poin dengan voucher belanja di Zalora sebesarRp200ribu. Eh, Alhamdulillah dapat juga. Begitu pula minggu depannya lagi dapat e-cash 200ribu.

Apa yang terjadi selanjutnya dengan voucher pertamax-nya. Teman-temanku yang mengalamatkan pengiriman ke kantor vouchernya sudah datang pada tanggal 12 September, sedangkan voucherku yang kualamatkan ke Tulungagung baru datang awal oktober, sedangkan vouchernya istriku belum datang juga. Sebelumnya aku pernah telpon ke call center Mandiri 14000, jika voucher maksimal terkirim pada 45 hari kerja semenjak pengumuman pemenang, jadi mereka menyarankan aku untuk menunggunya saja. Sampai saat ini voucher pertamax istriku dan ternyata voucher punya temanku yang dialamatkan ke rumahnya belum sampai juga. (Update 25-11-'14: Voucher Pertamax istriku baru sampai tanggal 24 November 2014 sore hari, dengan tertanggal pengirimannya 19-11-2014 setelah istriku melakukan komplain ke Mandiri Call 14000 berkali-kali dan melaporkan ke Customer Service di Bank Mandiri Tulungagung, akhirnya sekitar 12 hari yang lalu aku komplain melalui admin Mandiri Fiesta Poin di Twitter akhirnya baru ada tindak lanjut konkret meskipun memakan waktu lebih dari 10 hari, selama rentang waktu itu aku terus menanyakan progress pengirimannya melalui Direct Message Twitter)

Lain halnya voucher pertamax yang dikirimkan dalam bentuk fisiknya sebanyak 5 lembar voucher dengan masing-masing nominal Rp100ribu, voucher zalora berupa voucher diskon yang berisikan kode-kode yang bisa digunakan saat belanja di situs Zalora. Lumayanlah, untuk beli Topi dan sepatu, meskipun sepatunya nggak seperti yang kuharapkan (sampai sekarang belum pernah kupakai,....).

Nah, untuk e-cash, sampai saat ini aku belum menikmatinya karena berkali-kali password e-cash-ku eror, namun aku belum sempat menghubungi call center Mandiri untuk mengkonfirmasi masalah ini. Penggunaan e-cash Mandiri menurutku tidak semudah penggunaan rekening ponsel CIMB Niaga yang lebih praktis.

Dua periode promo penukaran poin yang terakhir di aplikasi mandiri fiesta aku tidak berhasil mendapatkannya. Yang pertama saat bagi-bagi voucher indomaret Rp50rb dan yang terakhir adalah bonus 1600 poin mandiri fiesta dalam rangka ulang tahun ke-16 Bank Mandiri. Anehnya saat aku nge-klik tulisan klik disini untuk redeem bonus, tidak bisa sama sekali alias tidak loading, mungkin sekarang sudah semakin banyak yang menggunakan aplikasi mandiri fiesta poin, sehingga untuk mendapatkan bonus ataupun promo penukaran poin pun menjadi sangat sulit.

Yah begitulah, kalau rezeki memang tidak akan kemana, kemarin sudah dapat berkali-kali, mosok ya pengen dapat terus..... he he....



Tuesday, May 20, 2014

Review : Pengalaman Memakai Blackberry Z3 Jakarta


BB Z3 masih terbungkus rapi (dok. pribadi)
BB 'murah' itu sampai juga di kantorku. Preorder tanggal 5 Mei, setelah launching resmi tanggal 13 Mei, pesananku dikirim keesokan harinya oleh Lazada melalui jasa ekspedisi First Logistics. Jumat Sore sekitar jam 5 sore saat jam pulang kantor, akhirnya pesananku yang kutunggu datang juga, tak sabar aku mengopreknya. Ternyata cepat juga pengirimannya, padahal ketika aku mencoba melihat posisi barang yang dikirim melalui website firstlogistic, status terakhirnya sudah diberangkatkan dari sort facilities Jakarta, dan belum ada keterangan sampai di Balikpapan. 


Packaging yang kokoh (dok. pribadi)
Sebenarnya aku tidak ada niatan beli Blackberry Z3 alias BB Jakarta. Kebetulan saat asik di dunia maya kulihat iklan promo preorder BB Z3 di Lazada yang menawarkan diskon lumayan. Namun bukan itu alasan utamaku, alasan utamaku adalah bentuk BB Z3 yang kotak persegi, dengan garis yang tegas, bentuk kamera belakang dan flasnya yang kotak sehingga matching dan nggak norak. Selebihnya aku pengen nyoba aja BB karena selama ini aku fanatic dengan produk apple. Oiya, satu lagi alasannya kenapa aku berani coba-coba dengan BB yang satu ini, yaitu MURAH dan bisa dicicil 12 bulan 0%, hi hi hi.....

Dikirim oleh First Logistic (dok. pribadi)
Sesampainya di kos, langsung saja kubuka paketanku yang dikemas dengan kardus coklat oleh lazada dan ditambah karton super keras di setiap sudut kardusnya, maklum barang dalam kategori 'fragile'ini harus ada safety ekstranya terlebih kalau dikirim jarak jauh seperti ke Balikpapan lokasiku sekarang.

Bagian Belakang BB Z3 (dok. pribadi)
Akhirnya kudapatkan kotak mungil semacam kotak iPhone yang simple dan minimalis.. Penataan BB Z3 didalamnya pun mirip-mirip dengan packaging iPhone. Cuma kalau iPhone antara tutup dan wadahnya terpisah, sedangkan wadah si BB Z3 ini tidak terpisah, takut kalau dianggap nyontek Apple kelesss.... Di dalam kotak hanya terdapat handset BB Z3, charger plus kabel data, dan headset untuk dengerin musik, serta manual singkat. Kesan pertama melihat dan menggenggam handset ini adalah elegan dan mantap. Penampilannya nggak mengesankan murahan, digenggam terasa mantap. Cover belakang handset yang bertekstur seperti lapisan karet membuatnya tidak licin dan tidak panas saat digenggam. Oiya, di cover belakan bagian kanan atas ada tulisan JAKARTA, yang katanya BB Z3 dengan tulisan ini hanya dibuat terbatas sebanyak 25.000 unit dan tidak diproduksi lagi. Layar BB Z3 sebesar 5 inchi ini memang terlihat cukup bongsor dengan tingkat resolusi layar yang sudah cukup bagus dan jernih menurutku.

Berbeda dengan iPhone dengan tombol power di bagian atas kanan, si BB Z3 ini tombol powernya berada di sisi kiri atas. Kutekan beberapa detik, munculah ikon si buah berry hitam di layar. Kebetulan BB Z3 yang kubeli ini bundling dengan kartu mentari dengan bonus 10GB dan gratis BBM selama 6 bulan. Berhasil registrasi ke 4444 kulanjutkan dengan aktivasi paket bundlingnya dengan mengetik sms SuperBBMfree90K kirim ke 990. Namun, yang terjadi berkali-kali ku-sms ke 990, hasilnya nihil, tidak ada respon sama sekali. Kutelpon customer service mentari, jawabannya baru ada gangguan untuk aktivasi layanan blackberry indosat. Kutunggu keesokan harinya, tetap saja tidak bisa.

BB Z3 dibuka dari kotaknya (dok. pribadi)
Nggak sabar nunggu respon tidak lanjut dari indosat, aku langsung saja beli paket internet indosat seharga Rp29.900 dengan 8GB data untuk sebulan. Akhirnya bisa leluasa mencoba fitur-fitur di BB yang sebagian besar tentunya butuh koneksi internet. Ternyata, respon tindak lanjut dari indosat baru datang kemarin sore tgl 19 Mei, menginfokan melalui sms kalau keluhan saya sudah ditindaklanjuti dan diminta mencoba lagi aktivasi paket bundlingnya. namun, ketika kucoba sms lagi ke 990, keterangannya ""Simcard anda sedang active paket data". Wah payah, aku sudah terlanjur langganan paket data, baru datang nih pesan! Huh, harus nunggu satu bulan lagi baru bisa aktivasi...!

Udahlah persetan dengan paket bundling gratisan, yang penting BB baruku lancar koneksinya. Saatnya mencoba fitur-fitur BB 'murah' yang katanya nggak murahan ini. Fitur pertama yang kubuka adalah Blackberry world yang berisikan aplikasi-aplikasi BB. Segera kudownload aplikasi Kereta Api Indonesia. Adanya aplikasi ini juga lah yang menarikku membeli BB, karena PT KAI cuma menyediakan aplikasi ticketing kereta api ini khusus buat Blackberry, bukan untuk iOS ataupun Android yang jelas-jelas lebih populer. banyak testimoni saat ticketing kereta api lebaran di website KAI susah diakses, melalui aplikasi kereta api di BB ini gampang mengakses server PT KAI dan berhasil mendapatkan tiket lebaran.

Di BB Z3 ini touch screen-nya sudah cukup bagus. Tidak ada lag dalam membuka aplikasi ataupun perpindahan antar halaman layar, smooth abis udah kayak iPhone. Tidak sepereti iphone yang ada tombol home-nya baik itu fisik maupun virtual, di BB Z3 tidak ada satu pun tombol fisik di layar. Namun untuk menutup aplikasi yang sedang berjalan juga mudah, cukup menyapukan jari dari bawah layar ke atas.

Menyalakan pertama kali BB Z3(dok. pribadi)
Ini fitur yang menurutku paling krusial untuk handset touchscreen. Ketiaadaan keypad untuk mengetik mengharuskan kemampuan layar ketik virtual yang mumpuni agar si user tetap nyaman untuk mengetik. Nah, si BB Z3 ini setelah kugunakan beberapa hari, tetap saja ketika aku mengetik banyak terjadi kesalahan, tidak seperti jika aku mengetik di iPhone yang meskipun layarnya lebih kecil, tapi error pengetikannya rendah sekali. Tapi untungnya si BB Z3 mengimbangi potential error yang tinggi itu dengan menyuguhkan predictive text dalam Bahasa Indonesia yang bisa kita pilih sebelum kita sepenuhnya selesai mengetik suatu kata. Fitur Predictive text-nya BB Z3 ini juga sangat canggih, karena dia mampu belajar dan mengenali kata-kata yang sering kita ketikan, sehingga akan menjadi prioritas dimunculkan dalam predictive test. Penggunaannya sangat mudah ketika kita mengetik suatu kata, dan belum benar-benar selesai ada bermunculan banyak pilihan kata di sela-sela keyboard virtual yang diprediksi akan kita ketik. Nah, kita bisa langsung memilihnya dengan cara menyapukan jari kita dari bawah kata yang kita pilih ke atas.

Nah, satu lagi keunggulan BB Z3 ini adalah terletak pada kecepatan browser-nya. Kemarin aku test kecepatan browser safari di iPhone dengan browser BB Z3. Kubuka halaman website yang sama, dalam waktu yang sama, dengan menggunakan jaringan operator yang sama, hasilnya browser BB menang mutlak. bahkan ketika browser blackberry  kucoba satu detik lebih lambat dari safari di iPhone-pun tetap website-nya lebih cepat diakses dengan Browser BB Z3. Namun harus diakui untuk urusan navigasi browser di BB Z3 harus belajar lebih banyak dari kemudahan navigasi yang disajikan iPhone.

Saluran Radio FM (dok. pribadi)
Setelan cepat BB Z3 (dok. pribadi)
Adanya Radio FM di BB Z3 menurutku bisa menangkap sinyal cukup bagus, dengan kualitas suara yang jernih. Lumayan buat obat bengong dengerin musik plus celotehan penyiarnya. Nah, ada satu lagi fitur yang tidak kuprediksi sebelumnya, ternyata ada fitur lampu senternya. Lampu flash disamping kamera belakang bisa berfungsi sebagai senter juga dengan intensitas cahaya yang cukup terang dibanding fitur senter di ponsel lainnya. Jelas fitur ini sangat berguna, terlebih di Balikpapan yang terkenal 'hobi' mati lampu.

Notifikasi email baru maupun update atau chat dari social media mudah diketahui dengan adanya lampu led indikator berwarna merah di bagian atas layar yang akan berkedip jika ada notifikasi baru. Ini adalah salah satu ciri khas yang dimiliki BB, yang mengingatkanku pula pada Nokia E61-ku yang begitu ada email baru masuk lampu led indikator-nya yang berada di pojok kanan atas akan berkedip.

Fungsi Senter di BB Z3 (dok. pribadi)
BB Z3 juga sudah kompatibel dengan aplikasi android. Mengingat aplikasi BB yang kurang variatif  dan lebih sedikit daripada aplikasi android dan iOS, tentunya fitur ini sangat membantu. Namun, aku sendiri kurang suka untuk memasang aplikasi android di BB-ku, toh di iPhone-ku sudah ada, karena menurutku pastinya ketika suatu aplikasi di-develop tidak dikhususkan untuk suatu device (dalam hal ini Blackberry) pasti akan semakin besar potensi keberadaan bugs, lag saat menjalankan aplikasi, error, ataupun kemungkinan diretas oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kesimpulan dari pengalamanku menggunakan BB Z3 Jakarta selama beberapa hari ini cukup memuaskan. Dengan harga yang cukup murah dengan kualitas handset dan fitur yang tidak murahan, semoga awet nantinya seperti Nokia E61-ku yang sudah 7 tahun bulan Juni depan, ataupun iPhone 3GS-ku yang sudah lebih dari 4 tahun menemaiku sampai hari ini.

Update: Baca tulisan saya tentang: 
1. review setelah 8 bulan menggunakan BB Z3
2. Solusi Masalah Saat Update BB OS 10.3.1.1565
3. Fitur, Performa, Tampilan BB Z3 Update OS 10.3.1.1565
4. Review Aplikasi Blackberry Blend