Showing posts with label nokia e61. Show all posts
Showing posts with label nokia e61. Show all posts

Wednesday, December 17, 2014

Pengalaman Belanja di Bukalapak


Se-Balikpapan sudah ku-ubek-ubek untuk mencari Baterai Nokia E61-ku yang sudah ngedropan, maklum sudah 7,5 tahun usianya...... Awet ya...! Mulai dari Rapak Plaza pusat penjual handphone terbesar di Balikpapan sampai dengan Nokia Centernya (yang sudah sangat sepi, sebentar lagi tutup kayaknya...) di kompleks Pertokoan Klandasan, semuanya nihil. Hampir putus asa aku dibuatnya.... sayang banget kalau mau mem-'pensiun'- kan HP kesayanganku yang sudah menemaniku sejak mahasiswa, mengirim lamaran dan melihat info lowongan kerja saat lulus kuliah, sampai dengan perannya sebagai gadget andalanku untuk menulis di blog. Tiba-tiba saja aku ingat, "Oh, kayaknya aku pernah liat ada yang jual baterai BP-5L untuk nokia E61 ini di Bukalapak!" Segera saja kubuka Bukalapak.com.
Eh, ternyata ada bener di Bukalapak.com, nggak basa-basi langsung saja kupesan 1 buah. Entah itu ORI atau KW nggak masalah bagiku, yang penting bisa memperpanajang umur si E61-ku. Seperti mall Online lainnya, Bukalapak hanya menyediakan tempat untuk penjual-penjual menggelar lapaknya. Nah, di situ banyak penjual yang menawarkan baterai BP-5L untuk nokia 9500 dan 7710 dengan kisaran harga Rp80.000,- s.d. Rp225.000,-. Semuanya menawarkan baterai Original, entah mana yang benar-benar ORI yang pasti aku beli yang paling murah, dan pilihanku jatuh pada penjual dengan nama 'Zumacell' yang menawarkan baterainya seharga Rp80.000,-. Mengapa aku memilihnya karena selain menawarkan pengiriman menggunakan JNE, dia juga menawarkan pengiriman dengan Pos Kilat Khusus yang jauh lebih murah. Maklum posisiku sekarang ini ada di Balikpapan, yang jika menggunakan jasa JNE harus menambah ongkos kirim sebesar Rp36.000,- jauh sekali dibandingkan dengan ongkos Pos Kilat Khusus dengan tarif Rp7.700,-. Berhubung aku nggak terlalu terburu-buru untuk memakainya, kupilihlah pengiriman dengan Pos Kilat Khusus, Jelas lebih Ekonomis! Toh bisa di-tracking juga.

Bukalapak telah menyediakan berbagai metode pembayaran bisa melalui Transfer Bank Mandiri, BCA, BNI, dan BRI. Bisa juga dengan Mandiri Clickpay (charge Rp5000), BCA KlikPay (charge Rp6754), dan Cimb Clicks Niaga (charge Rp5000). Terakhir menggunakan Rekening Buka Dompet dari Bukalapak. Jelas saja aku milih metode transfer melalui Bank Mandiri yang bebas biaya.
Berhasil melakukan transfer, langsung kukonfirmasi melalui website Bukalapak.com. Setelah konfirmasi dan pembayaran sukses  diterima oleh Bukalapak, Aku langsung mendapat email konfirmasi yang menyebutkan jika pembayaranku berhasil, dan di situ juga tertera kalau penjual mempunyai waktu  4x24 jam untuk mengirimnya. Kalau penjual tidak mengirimnya, uang yang kutransfer akan masuk ke rekening Buka Dompet akun kita di Bukalapak yang sewaktu-waktu bisa kita gunakan lagi, atau kalau tidak ya bisa di-redeem /ditransfer kembali ke rekening kita. Sangat aman lah pokoknya! Nggak khawatir tipu-tipu.

Dua hari kemudian aku kembali mendapat email konfirmasi dari Bukalapak yang menyatakan bahwa barang pesananku sudah dikirim melalui pos oleh Zumacell dan terlampir nomor resi pengirimannya yang bisa ku-tracking di website PT Pos Indonesia. Pada tanggal 1 Desember aku mendapatkan email konfirmasi jika barangku pesananku telah sampai tujuan. Kebetulan saat tanggal tersebut aku sedang berada di Jakarta, dan barangnya diterima oleh Satpam di Kantorku Balikpapan. Di email tersebut aku diminta untuk melakukan konfirmasi penerimaan jika barang memang benar-benar sudah diterima, dan waktu yang disediakan adalah 1x24 jam sebelum uang pembayaranku benar-benar dikasihkan ke penjual. Kutanyalah temanku di kantor, dan ternyata benar barang pesananku sudah sampai dan segera kulakukan konfirmasi penerimaan.


Setelah kucoba baterai barunya di Nokia E61-ku, sementara ini aku puas dengan performanya. Ternyata temanku juga pesan baterai handphone-nya yang sudah menggembung ke Zumacell melalui Bukalapak.com. Dua kali aku sudah mencoba membeli barang di Bukalapak.com dan keduanya membuatku puas.




Sumber Gambar: Screenshot Transaksi di Bukalapak versi mobile dan Foto Pribadi

Wednesday, August 13, 2014

Pengalaman 7 Tahun Bersama Nokia E61


Nokia E61 (dok. pribadi)
"Hari gini masih pakai Nokia?" Mungkin itu yang sering kali kita dengar jika bicara tentang gadget-gadget terbaru dengan teman-teman kita. Pada umumnya sekarang mereka menenteng Samsung yang sudah jadi HP sejuta umat saat ini.

Kalau sekitar 4 tahun lalu masih ngehits dengan Blackberry atau bahkan satu dekade yang lalu dengan Nokia sebagai raja ponsel yang hampir tidak ada pesaing yang berarti, sekarang praktis hanya Apple yang head to head menguasai pasar ponsel global.

Nokia, sang Raja Ponsel masa silam yang terpuruk karena strategi ego-nya yang tidak peka terhadap pasar, sekarang mulai bangkit dengan jajaran Lumia dengan windows phone-nya. Namun ironisnya, Nokia bahkan sudah diakuisisi oleh Microsoft yang masih berambisi untuk menyaingi rival abadinya yaitu Apple Inc.

Kembali lagi ke statement di awal tulisan ini, siapa yang masih pakai Nokia saat ini? Jawabannya tegas, aku salah satunya. Bahkan artikel ini kutulis dengan Nokia E61 ku, HP Nokia QWERTY pertama yang berbentuk candybar. Aku cukup bangga masih memakai E61 yang sudah kumiliki lebih dari 7 tahun ini. HP yang cukup canggih di zamannya dan sering dipakai oleh para profesional muda. Keren lah pokoknya...!

Nokia seri E61 (dok. pribadi)
Umur pakai 7 tahun tentunya umur yang cukup tua untuk sebuah ponsel. Tentunya gerusan waktu tidak bisa dihindari oleh E61 sekalipun. HP-ku ini sekarang sudah ngedrop baterainya, tombol pengatur volume disamping kirinya pun sudah lapuk, mritili, dan pada akhirnya hilang tak berbekas. Tulisan Nokia di bagian atas juga telah terlepas. Casingnya pun, khususnya bagian belakang sudah sangat kusam dan catnya pun banyak yang mengelupas. Chargernya-pun sudah kuganti dengan yang baru kurang lebih setahun yang lalu. Namun anehnya bagian trackball yang sering di-review negatif karena paling cepat rusak, di E61-ku ini nggak bermasalah sampai saat ini. Dan yang paling mengagumkan adalah kualitas keypad-nya yang luar biasa bagusnya. Nyaris tak berubah sampai saat ini, padahal udah ribuan kali kugunakan untuk mengetik.

Nokia E61-ku ini juga termasuk HP yang bandel. Bagaimana tidak, sudah kecemplung di ember penuh air pun, tanpa ku 'opname' di service center, dia sembuh dengan sendirinya, cuma kujemur dan kumasukkan ke toples berisikan silica gel bekas dari kotak sepatu selama kurang lebih seminggu. Luar Biasa!

Menurut kabar yang ada di dunia maya, Nokia E61 dengan IMEI tertentu menunjukkan kalau E61 tersebut bukan buatan Cina melainkan buatan Perancis yang terkenal lebih bandel kualitasnya. Iseng-iseng ku-cek IMEI di HP-ku ini ternyata termasuk yang buatan Perancis dengan kode 00 pada digit ke 7 dan 8 dari 15 digit IMEI.

Nokia E61 ini telah menemaniku sejak masih mahasiswa sampai dengan sekarang. Dari liat informasi lowongan pekerjaan di internet melalui opera mini sampai dengan mengirim aplikasi lamaran ataupun melihat informasi kelulusan tes demi tes yang kulalui. Dari chatting dengan im+, nimbuzz, mig33, ebuddy dan aplikasi chat yang lainnya jauh sebelum era whatsapp dkk. Dari melihat informasi berita terkini dengan aplikasi Reuters mobile, Yahoo sampai dengan aplikasi push mail dari SEVEN. Entah berapa banyak aplikasi yang silih berganti ku-install dan ku-uninstall.

Aplikasi office yang sangat berguna di HP ini terutama untuk nge-blog dan adobe reader untuk membaca file-file PDF sungguh sangat membantuku. Aplikasi SMS Banking BTN juga cukup membantuku untuk menge-cek saldo di rekening BTN-ku, maklum jangan sampai kurang saat didebet untuk bayar cicilan KPR, ha ha....

Hanya satu yang kupikirkan tentang Nokia E61-ku ini, bukan cacat bodinya melainkan performa baterainya yang sudah jauh menurun, padahal dulu bisa sampai berhari-hari tidak perlu nge-charge. Sekarang kalau aku mau nelpon atau ditelpon harus buru-buru kusambung dengan kabel charger agar tidak terputus di tengah jalan. Aku mengetik artikel ini pun sambil kusambung dengan charger agar tulisanku ini tidak tiba-tiba lenyap saat aku asik mengetik.

Semoga saja segera kutemukan baterai original yang bisa memperpanjang usia E61 kesayanganku ini.

Sunday, May 11, 2014

Menulis di Blog Itu Asik

Screenshot aplikasi Blogger di iOS (dok. pribadi)
Aku ingat sekitar 10 tahun yang lalu untuk pertama kalinya aku mendengar istilah Blog. Penasaran apa itu blog, aku sempatkan membeli buku panduan bagaimana menulis di Blog yang kebetulan kubeli di Toko Buku Toga Mas Jogja.

Ada 3 penyedia layanan blog gratis yang terbesar kala itu, ada Blogspot, Multiply, dan Wordpress. Dari ketiganya, aku sengaja memilih blogspot karena dalam buku yang kubeli lebih banyak membahas tentang blogspot.

Blog pertamaku adalah bercanda.blogspot.com yang mengambil tema tentang gadget. Blog itu kutulis dengan Bahasa Inggris, sekaligus sebagai saranaku untuk belajar Bahasa Inggris. Tak lupa kutautkan layanan google adsense di blogku itu dan beberapa iklan perusahaan besar kala itu seperti halnya Nokia pernah nongol di adsense blogku dengan fee per klik-nya yang lumayan, meskipun pada akhirnya aku tak pernah menarik fee dari hasil google adsense karena account adsense-ku terburu expired dikarenakan blogku yang tidak kumaintain selama bertahun-tahun. Sampai saat ini blog itu masih ada tapi sudah tidak pernah ku-update lagi.

Penasaran dengan utak-atik blog, kupelajari sedikit bahasa HTML sehingga bisa sedikit kuubah navigasi standar di blogspot. Aku membuat banyak blog dengan tema yang berbeda-beda, mulai dari tentang berita umum, saham, teknologi, olahraga, hobi, lingkungan, wisata, kesehatan, unik, dan entah tema apalagi yang sudah tidak kuingat. Blog-blog itu kutautkan satu sama lainnya sehingga seperti portal berita online semacam detikcom dengan kanal-kanal atau rubrik yang bermacam-macam.

Aku lebih banyak mengudate blog-blog itu secara mobile, dalam artian, seringkali aku mengupdatenya melalui mobile phone (Nokia E61) dengan mengetikannya dalam sebuah email lalu kukirim ke sebuah alamat email yang diberikan oleh blogspot agar bisa terupdate otomatis. Asiknya mengupdate secara online adalah ketika kita punya ide menulis sewaktu-waktu, kita bisa langsung menuliskannya di mobile phone dan dapat langsung kita kirim melalui email otomatis terupdate-lah blog kita. mobile phone yang dipakai tentunya yang enak buat ngetik semacam nokia E61 dengan tombol QWERTY yang sampai saat ini masih awet dan kugunakan untuk menulis artikel ini, meski baterainya sudah sering ngedrop (maklum sudah hampir 7 tahun usianya).

Namun, semua blogku yang membentuk semacam portal berita itu sudah lama kutinggalkan dan bertahun-tahun tidak ku-update, sehingga suatu saat ketika iseng-iseng kucek ternyata sudah dibajak oleh orang lain dengan artikel-artikel spam yang berisikan iklan yang aneh-aneh. Parahnya aku sudah lupa username dan password untuk mengedit postingan blog-blogku itu. Aku masih bisa sih membuat postingan ke blog-blogku itu tapi tidak bisa mengeditnya ketika artikelnya sudah terlanjur dipublish atau menghapus spam-spam yang ada, karena harus kulakukan dengan login terlebih dahulu ke blogger.com.

Nah, pertengahan tahun 2008 aku pun membuat blog baru beralamatkan di berteriak.blogspot.com. Mengapa kuambil embel-embel nama berteriak? Karena blog yang kubuat berisikan cerita-cerita pengalamanku ataupun uneg-uneg pribadiku. Padahal sebelumnya aku paling anti membuat blog yang berbau Personal Life.

Pertengahan Mei 2013 akhirnya aku membeli nama domain polahku.com dari IDwebhost, kebetulan pas promo saat itu hanya 60rb. Aku pun mecoba membelinya untuk masa kontrak 1 tahun. Aku pun baru saja beberapa hari yang lalu memperpanjang kontrak domain polahku.com untuk satu tahun ke depan dengan harga 95rb. Padahal dulu kalau saat beli pertama kali aku langsung beli kontrak 2 tahun cuma harus membayar 120rb. Ternyata harga domain juga naik seiring inflasi, kayak sembako aja, ha ha.....

Sebenarnya polahku.com bukan domain pertama yang kubeli. Sebelumnya aku punya domain mylovelydoctor.web.id yang sudah tidak kuperpanjang lagi karena aku jarang meng-update-nya. Dulu aku membeli domain itu hanya untuk iseng-iseng saja seharga 35rb. Blog yang kudedikasikan kepada istriku itu sudah lama tidak ku-update.

Nah mengenai asiknya menulis di blog itu ketika artikel kita dibaca oleh orang lain yang tidak kita kenal sebelumnya, dan orang tersebut memberikan komentar positif atau merasa bahwa artikel kita bermanfaat untuknya.

Dulu saat aku masih sering mengupdate blogku bercanda.blogspot.com yang berbahasa Inggris, kulihat banyak komentar positif datang, apalagi yang membaca dan memberi komentar berasal dari luar negeri atau bule. Memang kalau kita menulis pakai bahasa inggris, tulisan kita semakin berpeluang untuk dibaca di belahan dunia manapun.

Saat ini aku fokus dengan polahku.com yang sudah sekitar 7 tahun ini kukelola. Dulu sebelum aku membeli domain polahku.com, aku jarang sekali mengupdatenya, namun sekarang aku lebih rajin mengupdatenya karena sudah beli domain jadi sayang kan kalau disia-siakan. Nah, banyak sekali komentar yang datang di blogku ini. Rata-rata tanggapan mereka positif dan beberapa diantaranya menganggap bermanfaat artikel yang kutulis dalam blog ini. Bahagia rasanya kalau tulisan kita ternyata bisa bermanfaat bagi orang lain. Senangnya lagi kita bisa berinteraksi dengan membalas komentar atau pertanyaan mereka, meskipun kita tidak mengenal mereka. Bermanfaat bagi orang lain meskipun hanya melalui tulisan, terlebih bagi orang yang tidak kita kenal itu 'sesuatu' banget.....

Ada sedikit cerita unik tentang blog yang kutulis, ini mengenai salah satu blogku yaitu grandserpong2.wordpress.com. Aku sengaja membuatkan blog tentang perumahan di daerah Sarua, Tangerang Selatan yang kebetulan aku membeli salah satu rumah di sana. Nah, ternyata di forum warga perumahan yang tergabung dalam milis google group pernah ramai dibicarakan tentang siapa penulis blog tentang perumahan mereka. Ada yang nebak pihak developer, tapi banyak juga yang penasaran siapa sebenarnya, aku sih baca milis cekikikan aja.... Tapi lama kelamaan akhirnya mereka tahu juga. Aku memang bermaksud mempromosikan perumahan tempat tinggalku supaya banyak yang tertarik, bukan karena aku mendapat fee dari developer, melainkan agar tetanggaku semakin banyak, maklum kala itu masih banyak unti yang belum terjual, biar cepat penuh penghuninya makanya kupromosikan perumahanku itu.

Aku masih punya satu lagi blog yang kukhususkan untuk dokumentasi perkembangan rumahku, dari pembangunan pondasi, sampai jadi rumah utuh, tak lupa perkembangannya pasca kuhuni. Omahcempluk.wordpress.com. Blog-blog lainnya aku sudah lupa alamatnya dan tidak ku-update lagi.

Menulis di blog membuatku sangat lega, dan lebih bahagia lagi jika artikelku bermanfaat bagi orang lain. Salah satu artikelku tentang Tes TKD Sistem CAT di copy paste oleh seorang blogger di blognya, dia sudah minta izin melalui kolom komentar di blogku. Pada dasarnya senyampang artikelku akan lebih banyak bermanfaat dengan di-copy orang lain, aku ra popo.... asal tetap menyebutkan sumbernya. Alhamdulillah bisa lebih bermanfaat...

Berbeda ketika dulu artikelku tentang Selokan Mataram yang di-copy paste tanpa izin oleh seorang blogger. Menulis dengan buah pikiran sendiri adalah jauh lebih bagus daripada menjiplak artikel dari orang lain hanya demi menaikkan traffic kunjungan ke blog atau website pribadinya.

Salah satu blog favoritku adalah blognya Mbak Margareta Astaman yang dulu sewaktu dia masih kuliah di NTU Singapore beralamat di margarittta.multiply.com yang sekarang sudah bermetamorfosis ke alamat margarita.web.id yang mungkin dikarenakan multiply yang sudah bangkrut. Bahasa penulisannya itu blak-blakan, sedikit sarkastik, tapi jujur dan bisa membuatku terbahak-bahak sendiri di kamar. Yang dia tulis itu sebenarnya hal-hal yang ringan dan umum namun seringkali tidak diangkat dalam sebuah tulisan. Itulah ciri khas Mbak Margie yang sepertinya masih menjomblo sampai saat ini (peluang buat yang masih jomblo, he he....).

Blog lain yang akhir-akhir ini seting kubaca adalah blognya Pak Guntur Gozali yang beralamatkan di gunturgozali.com. Beliau yang sudah berumur di atas 50 dan tentu banyak sekali makan asam garam kehidupan menuliskan berbagai pengalaman hidup dan karir dengan bahasa yang mudah dipahami, mengalir, dan enak sekali dibaca, padahal baru sekitar satu tahunan ini beliau mulai menulis di blog. Namun yang pasti intisari tulisannya itu yang paling kusuka, dan sering kujadikan bahan pengajaran buat siswaku.

Menginspirasi Orang Lain dan Sarana Ekspresi Diri, itulah Kekuatan sebuah Blog!

Ayo Menulis.... !

Sunday, April 4, 2010

Update Mobile Blog

Sudah hampir 3 tahun aku selalu meng-update blog-blogku yang jumlahnya lebih dari 10 buah melalui Nokia E61-ku. Aku merasa lebih praktis untuk meng-update blog lewat HP karena inspirasi menulisku kadang datang dengan spontan. menurutku mengupdate lewat HP menjadi sangat mudah karena cukup hanya mengirim email untuk mengupdatenya jadi tidak perlu susah- susah mengutak-atik blog lewat PC yang navigasinya agak ribet.

Selama hampir 3 tahun itu tulisan blogku yang kukirim melalui email dari E61ku tampilannya sempurna dan susunan baris dan paragrafnya tidak acak-acakan. Nah baru-baru ini aku mencoba mengupdate blogku melalui email dari iPhone 3GS-ku. Namun yang mengejutkanku tampilan postingnya jadi nggak beres terutama barisnya yang tidak rapi. Tulisan ini pun aku tulis di iPhone, dan ini adalah tulisan yang ketiga kalinya kuposting dari iPhone, apakah akan berantakan seperti 2 tulisan sebelumnya apakah cuma tahapan penulisanku yang membuatnya berantakan. Mari kita lihat bersama.