Showing posts with label Lazada. Show all posts
Showing posts with label Lazada. Show all posts

Saturday, March 7, 2015

Pengalaman Bersama Google Adsense, Affiliate Lazada, dan Idblognetwork

Google Adsense, suatu topik yang menarik buat yang hobi ngeblog, bikin website, ataupun upload video di youtube jika pengen dapat tambahan uang 'jajan' dari google yang jumlahnya bisa bukan main kalau ditekuni.

Ketika itu pertengahan dekade 2000-an dimana aku masih kuliah, aku baru kenal apa yang namanya blog. Kubuatlah blog tentang mobile phone dalam Bahasa Inggris sekalian itung-itung belajar nulis dalam bahasa Inggris. Lumayan rame blogku saat itu. Dan karena saran dari teman kosku yang mahasiswa IT, kudaftarkan blogku itu program google adsense. Pada saat itu google adsense belum support untuk web/blog berbahasa Indonesia, jadilah blogku dengan sukses diterima dalam program google adsense.

Recehan sen demi sen masuk di account google adsenseku. Namun, saat itu aku cuma iseng saja, dan tidak bermaksud untuk mendapatkan penghasilan dari google adsense. Karena tidak ada yang menjadi sumber Motivasiku untuk menulis bahkan iming-iming dollar sekalipun dari adsense, blogku pun mulai jarang ku-update, apalagi setelah aku bekerja, lupa akan keberadaan blog itu, sampai akhirnya ketika aku teringat kembali akan google adsense, akunku sudah dinonaktifkan oleh google. Oh sayangnya.... Coba kalau dulu aku tekuni, udah lumayan tuh... Hehe... Mimpi kali yee...

Nah, pertengah tahun 2013 kubeli Top Level Domain (TDL) (dot) com seharga 60rb kalau gk salah untuk satu tahun. Karena sudah beli domain untuk blogku ini, jadilah ada semangat lagi untuk lebih produktif menulis. Sayang kan sudah beli domain nggak diupdate blognya.

Iseng-iseng kucek peringkat blogku di Alexa Rank, ternyata sudah lumayan peringkatnya. Aku pun teringat kembali dengan google adsense jadilah ku-apply kembali google adsense. Namun apa yang terjadi? Berkali-kali aku apply dengan berbagai alamat emailnya ditolak terus, entah sudah berapa banyak email balasan dari google berisi penolakan karena blogku melanggar ini itulah, nggak jelas bagian mana yang melanggar TOS Google Adsense, padahal tulisanku tidak ada satu pun yang copy paste, sebagian besar gambar dari dokumen pribadiku sendiri, kalaupun ada gambar lain yang tidak milikku kucantumkan lengkap sumbernya. Mungkin karena blogku temanya nggak jelas kali ya, alias blog gado-gado akhirnya google pun tidak meliriknya dalam artian kurang mempunyai nilai tambah.Tapi aku yakin meski blog gado-gado, blogku ini punya nilai tambah tersendiri, yaitu artikel kutulis dengan gaya bahasaku sendiri yang lebih menekankan penulisan jenis reportase ataupun opini. Ya sudahlah kalau ditolak google, yang pasti si Mbah Google nggak bakal mempan kujampi-jampi mantra dari dukun agar menerima 'cintaku'.

Kecewa ditolak melulu oleh google menjadikanku sangat menyesal dulu akun google adsense-ku kusia-siakan. Sekarang susah banget daftarnya. Jadilah aku mencari alternatif lain. Ternyata selain adsense yang sistemnya pay per click, adapula yang namanya affiliate. Kebetulan Lazada sedang getol-getolnya mencari mitra affiliate.

Sistem affiliate ini baru akan dibayarkan jika seorang pengunjung blog kita mengklik iklan affiliate dan kemudian melakukan transaksi sampai pembayaran berhasi. Jadi kalaupun pengunjung mengklik iklan tapi tidak jadi membeli produk iklan tersebut, kita sebagai publisher (pemilik blog) tidak akan dibayar.

Nah,karena aku sering belanja online di Lazada, maka aku akan mengklik iklan affiliate lazada di blogku dan kuselesaikan transaksinya, agar komisinya bisa masuk ke akunku. Nggak seperti google adsense yang melarang kita mengklik iklan kita sendiri, sistem affiliate yang terpenting terjadi deal pembelian barang produk si affiliate.

Rupiah demi rupiah terkumpul dari komisi affiliate, yang sebagian besar atau mungkin seluruhnya berasal dari transaksiku sendiri? Dan tiba-tiba di rekeningku dikreditkan sekitar Rp150 ribuan, jumlah yang relatif kecil, tapi cukup menghiburku. Seharusnya bisa lebih dari itu, karena sekitar separuh nominal yang te-record di akun affiliate lazada-ku tidak diperhitungkan.

Bulan-bulan Akhir tahun 2014 kemarin Lazada mengganti sistem affiliate-nya, jadinya akun lamaku hangus beserta nominal yang belum dibayarkan, padahal nilainya lumayan meski nggak sampai satu juta. Aku pun punya akun affiliate lazada yang baru. Akhir tahun kemarin Lazada diskon besar-besaran dan aku pun kalap belanja sampai hampir 10 juta, dan tentu kuklik lewat iklan affiliate lazada di blogku, agar komisinya masuk ke akunku, kan lumayan tuh.... Tapi apa yang terjadi, meski nominal transaksiku lumayan besar, tapi tak satu pun transaksiku yang di record sistem affiliate lazada yang baru alias Rp0 komisinya. Jengkel akan sistemnya yang nggak jelas, ku-remove lah semua script affiliate lazada di Blogku. PERCUMA! Lazada harus memperbaiki sistem affiliate-nya itu, bukannya tambah bagus, eh malahan jadi abal-abal! Lebih bagus sistem yang lama, lebih simpel dan praktis!

Kecewa dengan Affiliate Lazada, aku pun mencari PPC lokal yang terpercaya, IDblognetwork lah pilihanku. Perlu beberapa hari untuk di-approve sebagai mitra. Meskipun IDblognetwork ini sangat bisa dipercaya, tapi konten iklan yang muncul jumlah dan frekuensinya sangat sedikit. Kadang ada iklannya, kadang tidak. Lha wong yang selalu ada iklannya saja seperti google adsense saja belum tentu diklik oleh pengunjung, apalagi ini iklannya munculnya musiman. Tapi meskipun jarang ada iklan, aku masih percaya denga IDblognetwork. Sampai dengan akhir Februari kemarin aku masih sering bongkar pasang antara script iklan affiliate Lazada dan IDblognetwork. Aku masih berharap lazada memperhitungkan transaksiku dulu, tapi ternyata tidak dihitung sama sekali meskipun sudah lebih dari 2 bulan, akhirnya kucopot permanen script affiliate Lazada.

Nah, iseng-iseng kulihat berapa sih penghasilanku dari IDblognetwork ternyata hanya Rp500 dari iklan bentuk static banner dan Rp1500 dari flash banner. Per klik baik iklan jenis static banner ataupun flash banner dihargai Rp500,-. Akhirnya script IDblognetwork terpaksa harus kucopot dan kuganti dengan google adsense setelah apply-ku diterima oleh google, maaf ya idblognetwork..... (Bersambung....)

Baca: Pengalaman Lika-Liku Proses Approval Google Adsense

Thursday, May 15, 2014

Pengalaman Berbelanja di Lazada (part 4)

Screenshot Lazada versi mobile (dok. pribadi)
Gembar-gembor launching Blackberry Z3 alias Blackberry Jakarta ternyata ampuh membuatku terpikat. Diskon besar-besar plus iming-iming bonus tambahan cukup menggoda untuk melirik produk BB yang paling up to date ini.

BB Z3 resmi diluncurkan untuk pertama kali di dunia pada tanggal 13 Mei 2014. Nah, kebetulan Jakarta mendapat kehormatan untuk tempat peluncurannya sekaligus BB ini diberi nama BB Jakarta. Sekitar setengah bulan sebelumnya bekerjasama dengan XL dan Indosat dan beberapa toko online membuka preorder dengan iming-iming diskon yang menggiurkan.

Beberapa penerbit kartu kredit pun tak mau kalah berlomba-lomba memberikan iming-iming cash back dan cicilan 0%. Dengan semua gimmick yang ada, bagaimana mungkin aku tidak tertarik ikutan preorder BB Jakarta, secara aku sudah lama nggak beli HP baru, toh harganya cukup murah apalagi setelah diskon, cashback, dan iming-iming voucher online shop.

Kucoba liat-liat di beberapa online shop yang menawarkan preorder BB Z3. Di jeruknipis.com ternyata barang yang promo sudah habis karena mungkin hanya tersedia beberapa ratus unit saja, yang tersisa hanya yang harga normal. Begitu pula di online shop lainnya. Nah, entah bagaimana aku membuka website lazada.co.id. Aku pun liat promo preorder Z3 dengan diskon 100rb dari harga normal Rp2.199.000,- namun ternyata setelah lebih detail kulihat promonya ada lagi khusus untuk pemegang kartu kredit cimb niaga ada tambahan diskon 200rb untuk 100 pembeli pertama yang akan dibuka preorder-nya tanggal 5 mei.

Sebelum pukul 01.00 WITA tgl 5 mei kusengaja bangun untuk bisa preorder BB Z3 dan menjadi 100 pembeli pertama yang bisa dapat diskon 200rb dan voucher 300rb di lazada. Kebetulan saat itu laptopku lagi rusak dan terpaksa lazada kuakses melalui iphone. Aku sengaja tidak menggunakan aplikasi lazada untuk mobile phone karena aku ingin mengaksesnya melalui versi dekstop website. Namun ternyata versi desktop lazada susah dan lambat diakses melalui iphone, kuputuskan untuk beralih ke versi mobile. Akhirnya transaksi kelar namun ada yang masih mengganjal di pikiranku, "kok aku gk bisa ngisi form cicilan ya?".

Transaksi total setelah dikurang diskon 200rb jadi Rp1.899.000,- ditambah ongkir ke Balikpapan sebesar Rp36.000, sehingga total yang harus kubayarkan adalah Rp1.935.000,-. Aku membayarnya dengan kartu kredit cimb niaga syariah dan ada sms notifikasi berhasil di HP-ku.

Yang aku herankan adalah biasanya setelah transaksi di Lazada aku mendapat email konfirmasi pesanan, namun malam itu aku tidak mendapatkannya. "Sudah nggak bisa ngisi cicilan, nggak dapat email konfirmasi, jangan-jangan orderku gagal!", pikirku.

Keesokan harinya kucoba cek lagi inbox emailku. Hasilnya pun nihil, tidak ada konfirmasi dari Lazada. Setelah kucek di status order, pesananku sudah masuk ke sistem lazada, namun yang kurang membuatku lega adalah aku tidak dapat email konfirmasi ataupun email yang berisikan kupon vouchere 300rb. Aku berpikiran jangan-jangan karena aku bertransaksi melalui website lazada versi mobile yang jadinya mungkin masih banyak error sehingga sistem lazada tidak mengirim secara otomatis konfirmasi pesanan ke emailku.

Kuhubungi customer care Lazada. Aku sedikit kebingungan, dengan instruksi mesin penjawab Lazada. Tidak ada pilihan untuk bicara langsung ke petugas costumer care!

Tak berhasil menghubungi petugas costumer care, tak habis akal kuemail di support@lazada.co.id. Untuk maslah pembayaran aku disaranin untuk menghubungi payment@lazada.co.id, dan terakhir dari payment@lazada.co.id untuk mengubah cicilan kartu kredit aku disarankan untuk mengajukan permintaan cicilan beserta mencantumkan ID Order ke cc@lazada.co.id. Kukirimlah email ke cc@lazada.co.id dengan mencantumkan ID Pesanan, Nomor kartu kredit, dan tenor cicilan. Setelah kukirim email ternyata belum mendapat respon.

Tidak mau tanpa kepastian, aku pun masih penasaran dengan opsi lain-lain yang ditawarkan di mesin penjawab costumer cara. Telpon costumer care lazada yang kedua kalinya kucoba opsi lain-lan itu, ternyata langsung terhubung ke petugas costumer care lazada. Kuutarakan maksudku tentang email konfirmasi dari Lazada yang tak kunjung datang. Si petugas berjanji akan meneruskan ke bagian terkait kemungkinan eror yang terjadi, mengenai voucher katanya juga biasanya terkirim melalui email. Aku juga menanyakan soal form cicilan yang tidak muncul di akhir transaksi. Si petugas pun menyarankan untuk mengisi form cicilan melalui lazada.co.id/cicilan

OK, masalah email konfirmasi dan voucher kuanggap beres, sekarang saatnya mengubah cicilan. Kubuka alamat lazada.co.ids/cicilan sebagaimana saran si petugas. Ternyata form cicilannya hanya berisikan pilihan 3 bulan, tidak ada pilihan 6 bulan atau 12 bulan seperti yang dipromokan lazada khusus untuk preorder BB Z3.

Aku pun berinisiatif menelpon costumer care CIMB Niaga di 14041 menanyakan mengubah menjadi cicilan. Setelah dicek ternyata transaksiku bisa diubah menjadi cicilan 12 bulan 0%. Namun saat itu aku tidak bisa langsung mengubahnya karena tagihan dari lazada belum dimasukkan ke CIMB Niaga. Beberapa hari kemudian aku pun menelpon kembali 14041 dan jawabannya berbeda. Ternyata untuk mengubah menjadi cicilan hanya bisa dilakukan atas permintaan dari Lazada.

Masih penasaran juga, aku pun menghubungi kembali pihal Lazada. Kali ini telponku diterima petugas bernama Firman. Mas Firman ini dari bahasanya yang meyakinkan sepertinya menguasai sekali tentang permasalahan yang kuhadapi, setelah kuceritakan detail permasalahanku, dia menjelaskan jika pesananku sudah masuk ke sistem. Mengenai cicilan 12 bulan 0% yang aku ajukan juga sudah masuk ke sistem lazada, dan akan segera diproses segera. Mengenai voucher 300rb akan dikirimkan, masih dipertimbangkan oleh lazada akan dikirim melalui email atau voucher fisik, masih dipilih mana yang paling aman.

Nah, kemarin dinboxku ternyata masuk konfirmasi pesanan dar lazada yang berisikan invoice, namun belum ada voucher 300rb. Ada pula email konfirmasi mengenai pesanannku yang sudah dikirim melalui firstlogistics.co.id. Barusan tadi pagi ku-track melalui website firstlogistics ternyata baru berangkat dari gudang penyortiran, mungkin lusa sudah sampai Balikpapan. Aku masih penasaran vouchernya apa include di box paket kirimannya nanti atau akan diemail setelah barang dipastikan kuterima? Update: Barang pesananku kuterima di kantor Jumat Sore selepas jam kerja tanggal 16 Mei 2014 dengan packaging yang cukup kuat dan aman untuk barang elektronik.

Ribet juga ikut-ikutan promo preorder di Lazada, tapi apakah benar demikian, atau aku sendiri yang berlebihan, terlalu khawatir yang berlebihan yang pada akhirnya membuatku repot sendiri? Yah begitulah 'seni' berbelanja di online shop, kita harus berani bertanya kalau kurang paham atau kurang sreg dengan pelayanannya.

Pastikan Bijak Dalam Berberlanja Online, khususnya menggunakan kartu kredit! (Aku sendiri masih gampang tergoda dengan bujuk rayu promo kartu kredit, hix...)

Baca juga: Akhirnya Aku Kecewa Dengan Pelayanan Lazada

Friday, September 13, 2013

Pengalaman Berbelanja di Lazada (part 3)

Screenshot homepage Lazada mobile (Sumber : Lazada.co.id)
Kali ini saya akan mengulas tentang keunggulan fitur Notify Me yang ada di website Lazada.co.id
Apa sih sebenarnya kegunaan fitur ini? Fitur Notify Me atau dalam bahasa Indonesia berarti "Kabari Saya!" sebenarnya sangat penting untuk sebuah toko online, namun keberadaannya selama ini sering diabaikan oleh pengelola toko online ataupun oleh costumer sekalipun.

Fitur ini seringkali muncul di toko online jika ada produk yang mau launching namun belum tersedia stoknya, ataupun untuk produk yang stoknya lagi kosong. Dalam Fitur Notify Me, biasanya toko online mencatumkan kolom kosong yang bisa kita isi dengan alamat email kita, dan jika barang yang kita inginkan stoknya sudah ada maka kita akan mendapat email pemberitahuan jika barang yang kita inginkan sudah ada stoknya. Fitur ini saya akui sangat berguna manakala, stok barang yang kita tunggu atau kita inginkan sering habis stoknya. Fitur Notify di Lazada sangat membantuku untuk mendapatkan barang yang kuinginkan.

Beberapa hari terakhir ini HP milik Ibu sering bermasalah dan sering mati dengan sendirinya, maklum sudah sekitar 6 tahun usia pakainya. Nah, kebetulan Ibu menginginkan ganti HP merek Nokia Lumia 520 dengan harga normal Rp1.850.000,-. HP Nokia ini termasuk Smartphone tipe low end tapi cukup mempunyai fitur yang mumpuni dengan desain yang cukup menarik. Aku pun mencoba membelinya secara online agar barangnya bisa langsung dikirim ke alamat Ibu di Jawa. Beberapa toko online terkenal kusambangi untuk mencari harga yang terbaik syukur-syukur gratis biaya pengiriman.

Lazada.co.id

Aku mengunjungi beberapa toko online terpercaya, ternyata harganya hampir sama semua yaitu Rp1.850.000,- dan belum termasuk ongkos kirim. Hanya Lazada dan Blibli yang menawarkan ongkos kirim gratis ke seluruh Indonesia, beberapa toko online diantaranya hanya menawarkan gratis ongkir ke beberapa kota saja. Sayangnya saat kubuka website Lazada, stok nokia Lumia 520 lagi kosong padahal dari semua toko online terpercaya yang kusambangi, Lazada memberikan tawaran harga paling rendah yaitu Rp1.729.000,- belum termasuk diskon voucher. Akhirnya aku memutuskan membeli di toko online E**f***. Toko ini juga menawarkan diskon yang lumayan tinggi yaitu sebesar 85ribu rupiah dengan menukarkan 10 poin telkomsel dengan voucher diskon. Namun beberapa kali kucoba menggunakan voucher diskon itu, gagal terus. Aku pun memutuskan untuk tidak menggunakan voucher diskon dari poin telkomsel, namun tetap saja transaksiku gagal. Kuulangi hal yang sama selama 2 hari namun tetap gagal terus.

Selain mencoba di situs E**f*** aku juga mencoba di situs B***n**, ternyata juga sering mengalami kegagalan, padahal biasanya saat transaksi di B***n** aku merasa nyaman dan transaksinya di sistemnya berjalan lancar.

Aku pun mencoba membuka lagi website Lazada ternyata hari kamis siang kemarin, persediaan lumia 520 masih kosong juga. Nah, disitulah aku melihat fitur Notify Me yang sebelumnya sering kuabaikan jika stok yang tersedia kosong. Ternyata, malah harinya saat aku membuka email, ada email dari lazada yang memberitahuku jika Nokia Lumia 520 warna hitam yang aku cari sudah ada stoknya di Lazada. Buru-buru kubuka laptop khawatir jika stok lumianya keburu dibeli orang lain.

Untungnya harganya masih Rp1.729.000, dan kebetulan aku masih punya voucher diskon Lazada senilai 50rb yang kuperoleh melalui langganan newsletter-nya. Jadilah harga lumia yang aku pilih hanya Rp1.679.000,- sudah gratis ongkos kirim.

Untuk pembayarannya aku memilih menggunakan kartu kredit CIMB Niaga dengan cicilan 3x dengan bunga 0% . Sayangnya belum tersedia fasilitas cicilan untuk tenor yang lebih panjang, he he.......

Faktor simplisitas dalam penggunaannya (hanya menginput alamat email) dan respon yang cepat saat stok sudah ada, merupakan salah satu keunggulan Lazada yang tidak dimiliki toko online lainnya, disamping gratis ongkos kirimnya dan harga yang bersaing dengan voucher diskon yang sering diberikan cuma-cuma.

Saturday, July 13, 2013

Pengalaman Berbelanja di Lazada (part 2)

Terakhir berbelanja di Lazada.co.id  aku membeli sepasang bantal dan guling merek Serta. Lumayan dapat voucher diskon 50ribu. Aku puas sekali dengan pelayanan lazada apalagi fasilitas gratis ongkos kirimnya (baca postingan sebelumnya: Pengalaman Berbelanja di Lazada ). Meskipun gratis Lazada tetap memperhatikan kecepatan dalam pengiriman.

Untuk pengiriman di Jabodetabek dan Pulau Jawa, menurut pengalamanku Lazada menggunakan jasa ekspedisi JNE. Sedangkan untuk pemesanan di Luar Jawa, seperti yang pernah kulakukan untuk pemesanan di Balikpapan, Lazada menggunakan RPX untuk ekspedisinya. Surprise banget sewaktu pesan dari Balikpapan, hanya dalam waktu satu hari sudah sampai Balikpapan. Pesan sekarang, keesokan harinya sudah sampai di tangan! WOW luar biasa pelayanannya. Pantas saja kalau toko online besar lainnya dibuat kelabakan oleh Lazada yang notabene masih junior di Indonesia.

Pertengahan Juni kemarin, aku memesan lagi sebuah tas punggung kecil berbentuk gajah lucu buat anakku yang akan berulang tahun pertama pada 1 Juli 2013. Tas seharga 299rb minus diskon voucher 50rb itu sangat eye catching. Pengiriman kutujukan ke alamat istriku di Tulungagung, Jawa Timur. Aku pesan hari kamis dari Balikpapan, sudah sampai di Tulungagung Sabtu pagi, saat aku kebetulan berakhir pekan di sana menjenguk anak dan istriku.

"Wow cepat banget, pas momennya!", pikirku saat menerima paket dari Lazada yang dikirim melalui JNE.

Kualitas bahan tasnya ternyata bagus dan lembut, cocok buat anak-anak. Meskipun anakku masih berusia setahun, namun dia sudah lancar berjalan dan terlihat imut sekali menggendong tas 'gajah'-nya itu.

Saat ini Lazada telah menjadi preferensi utamaku untuk berbelanja online. Banyaknya diskon, barang yang berkualitas, dan tentunya gratis ongkir serta cepat pengirimannya pasti semakin memikat pehobi belanja online. Untuk produknya sudah bervariasi, namun masih perlu ditambah lagi, toh reputasi lazada semakin terpercaya dari hari ke hari.

Lazada, pertahankan kualitas pelayananmu!

Wednesday, January 30, 2013

Pengalaman Berbelanja di Lazada: Gratis Ongkos Kirim! Strategi Ampuh Lazada Menjadi Raja Toko Online Indonesia

"Mas belanja aja di Lazada.co.id, gratis ongkos kirim lho...", ujar temanku 6 bulan yang lalu. Dasarnya aku suka belanja online, tahu kabar promosi seperti itu membuatku semakin antusias ingin tahu apa itu Lazada!

Aku pikir Lazada hanya semacam toko online kecil yang masih kuragukan reputasinya. Ternyata dugaanku salah, Lazada merupakan salah satu toko online terbesar di Asia Tenggara dan promosi bebas ongkir ternyata ampuh untuk menggugah naluriku belanja di toko online. Ongkos kirim memang menjadi kendala tersendiri bagi bisnis toko online, karena konsumen akan mengurungkan niat belinya jika ternyata ongkos kirimnya mahal. Lazada perlu diacungi jempol untuk strategi bisnisnya yang satu ini, mengingat kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dan merupakan negara Kepulauan dengan aksesibilitasnya yang relatif tidak semudah di negara lain.

Barang pertama yang kubeli di Lazada saat itu adalah sepasang bantal guling merek "Dreamline" yang lumayan terkenal hanya seharga 159 ribu. Untuk mencoba pertama kali  layanan Lazada, memang sengaja kupilih produk yang tidak terlalu mahal dan kebetulan aku sedang perlu bantal guling tambahan. Kupilih pembayaran melalui transfer dari Bank Mandiri. Beberapa hari setelahnya barang pesananku pun sampai di kantor, dan cukup memuaskan kualitasnya.

Hari Senin siang kemarin,  aku iseng-iseng lihat produk-produk di Lazada.co.id, ternyata ada yang membuatku tertarik lagi. Sebuah jam alarm yang dilengkapi FM Radio digital, dan dock untuk konektivitas iPhone/iPod. Untuk transaksi kali ini kugunakan voucher 50 ribu dari Lazada karena aku langganan newsletternya melalui email dan kugunakan kartu kredit Mastercard CIMB Niaga untuk pembayarannya. Saat itu, jika transaksi hari senin ada tambahan diskon 10 % jika menggunakan mastercard untuk nominal transaksi minimal 600 ribu, dan bisa cicilan 0% selama 6 bulan jika transaksi minimal 1 juta rupiah. Namun, dikarenakan transaksiku hanya sebesar 525 ribu, jadilah fasilitas diskon tambahan 10 % ataupun cicilan 6 bulan tidak bisa kunikmati.

Sore hari saat masih ada di kantor aku ditelpon oleh customer care kartu kredit CIMB Niaga untuk memastikan apakah aku benar telah melakukan transaksi di Lazada sebesar 525 ribu. "Wah bagus juga nih kartu kredit CIMB Niaga melakukan konfirmasi kepada nasabahnya, kalau gini sih bisa memperkecil penipuan/pembajakan kartu kredit", pikirku. Memang  baru akhir-akhir ini saja aku berani bertransaksi melalui kartu kredit di internet, sebelumnya aku lebih sering menggunakan fasilitas Debit (Clickpay) Mandiri ataupun BCA.

Bangun pagi hari selasa, kudapatkan SMS konfirmasi dari Lazada jika barang pesananku telah dikirim melalui RPX dan diminta untuk men-tracking dengan kode resi yang diberikan di website RPX pada H+1. Kucek di Website ternyata sekitar pukul 11 Siang hari selasa, pesananku sudah sampai di Balikpapan dan berada di mobil pengantaran. Aku kagum akan cepatnya pengirimannya padahal di website Lazada tertera untuk pengiriman ke Kalimantan Timur antara 1 s.d. 8 hari kerja.

Usai jam kantor, sesampainya aku di kos, saat asik-asiknya bertelpon ria dengan istriku, tiba-tiba saja aku ditelpon oleh kurir RPX jika kira-kira satu jam lagi barang pesananku akan dikirim ke kantor. Usai makan malam aku mampir ke kantor yang jaraknya hanya sekitar 50 m dari kosku untuk mengambil barang pesananku.

Di tengah banyaknya keluhan di blog-blog mengenai pengiriman Lazada.co.id yang lambat, ternyata hal tersebut tidak terbukti bagiku. Layanan bebas ongkos kirim dibarengi dengan kecepatan pengiriman yang luar biasa, memang strategi marketing yang ampuh untuk menarik pembeli online sebanyak-banyaknya di tengah kerasnya persaingan bisnis toko online yang sedang membahana di Indonesia.