Saturday, October 26, 2013

Pengalaman Delay Bersama Lion Air

20 September 2013 sudah jauh-jauh hari kurencanakan hari itu untuk mudik ke Tulungagung. Pesawat Lion jadi pilihanku, setelah Citilink menghapus rute Balikpapan-Surabaya. Rencananya hari itu aku terbang dengan pesawat nomor penerbangan JT-365 pukul 17.55 WITa, dan di boarding pass tertera waktu boarding pukul 17.25 WITa.

Kebetulan aku check in via web check in Lion, sehingga tak perlu lagi check in di counter Lion di Bandara Sepinggan. Saat aku masuk di ruang tunggu Terminal B, suasana sudah sangat padat, dan aku pun tak mendapat tempat duduk, dan akhirnya aku hanya berdiri di dekat petugas boarding di samping pintu boarding. Sekitar pukul 17.45 ternyata petugas memanggil bahwa Lion Jurusan Surabaya Boarding. Aku yang sudah di dekat pintu boarding pun langsung bergegas.

Di boarding pass nomor tempat dudukku adalah 8A, aku memilih nomor ini disamping bagus, masih di barisan depan, sehingga tidak terlalu antre kalau keluar, dan yang penting dekat dengan jendela yang mana nanti di bagian kiri pesawat bisa melihat pemandangan kota Surabaya pada malam hari plus jembatan Suramadu dengan warna-warni lampunya.

Setelah masuk pesawat kududuk di seat 8A, kutaruh botol air mineral di kantung kursi depanku, dan aku pun asik membaca Lion Magazine sambil menunggu selesainya proses boarding. Saat sedang membaca majalah, tiba-tiba saja pramugari ngecek tiketku dan penumpang di sebelahku, aku pun bertanya "Ada apa Mbak?"
"O tidak apa-apa Pak, terima kasih", sahutnya.

Kulanjutkan kembali membaca majalah, dan ada beberapa penumpang yang ternyata nomor kursinya double. Aku pun cuek yang penting tidak sama nomor bangkunya denganku. Setelah penumpang hampir semua sudah masuk, tiba-tiba ada seorang laki-laki petugas darat Lion Air yang tiba-tiba menghampiriku.
"Maaf Pak, penerbangan Bapak bukan 265 tapi 365!, serunya yang sungguh mengejutkanku.

Tanpa pikir panjang aku pun bergegas keluar pesawat, sambil membawa kembali tas ranselku yang sudah kutaruh di bagasi kabin. Aku pun kembali ke ruang tunggu dengan raut wajah setengah malu dan jengkel tentunya. Ditambah lagi ternyata aku kelupaan membawa kembali botol air mineralku karena buru-buru keluar.

Ternyata penerbanganku delay hampir 1 jam, "huh menyebalkan!"

Yang membuatku tidak habis pikir, kok petugas boardingnya tidak mengecek nomor penerbanganku di boarding pass sih. Pengecekan boarding Lion Air selama ini masih manual, dengan menyobek bagian boarding pass untuk pihak maskapai. Padahal di boarding passnya sudah ada barcode yang mana harusnya tinggal scan saja, dan yang tidak sesuai nomor penerbangannya tentu tidak dapat masuk.

Aku juga saat itu tidak berpikir kalau itu benar-benar penerbangan JT-365, karena waktu boarding saat itu sebenarnya jatah waktu boarding pesawat yang kutumpangi. Mungkin saja karena kemiripan nomor penerbanagn 265 dan 365 membuat petugas boarding yang terburu-buru tidak teliti dengan pemeriksaannya.

Seumur-umur baru kali itu aku salah naik pesawat. Tapi positifnya aku jadi lebih teliti dan bisa menjadi bahan cerita menarik saat ngobrol, ha ha....

Pengalaman kurang mengenakkan lagi adalah saat aku naik Lion tanggal 15 Oktober, saat Idul Adha dari Juanda ke Sepinggan, dengan Lion JT-364 pukul 19.55 WIB. Pesawatnya akhirnya ternyata delay 1 jam dikarenakan terlambat boarding lebih dari 1 jam dari jadwal seharusnya ditambah dengan lamanya waktu di dalam kabin menjelang take off dikarenakan ada penumpang yang membatalkan penerbangannya mendadak sedangkan dia sudah menaruh barangnya di bagasi pesawat yang mana mau tak mau pihak Lion harus mengeluarkan kembali barang si penumpang diantara puluhan bagasi penumpang lainnya. Suasana kabin yang panas dan pengap membuatku kegerahan dan sangat tidak nyaman. Aku merasa kasihan dengan bayi-bayi yang ada di pesawat yang tentunya mereka merasa tidak nyaman dan mulai menangis karena kegerahan.

Jadilah aku sampai di Balikpapan sekitar jam setengah dua belas malam, padahal keesokan harinya aku harus mengajar pagi dan belum menyiapkan materinya. Ternyata sehari sesudahnya aku berkali-kali melihat berita di internet dan tv jika banyak penumpang Lion di Cengkareng maupun bandara lainnya yang ngamuk karena pesawatnya delay hingga lebih dari 5 jam tanpa kejelasan pemberangkatan. Usut punya usut ternyata, keterlambatan itu disebabkan pasokan ban cadangan pesawat yang terlambat datang. Dan ternyata kita baru tahu kalau Lion menggunakan ban vulkanisir bekas yang didatangkan dari luar negeri.

Lion yang selama setahun terakhir ini menurutku sudah banyak perbaikan dan mulai on time, ternyata 2 penerbangan terakhirku menggunakan Lion membuatku stigmaku tentang Lion kembali ke dua tahun kebelakang.

Saturday, October 5, 2013

Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) Unt ukSeleksi CPNS

Logo CAT BKN (dok. pribadi)
Penerimaan CPNS tahun ini ternyata berbeda dengan penerimaan-penerimaan CPNS tahun-tahun sebelumnya. Sekarang sistem rekrutmennya menggunakan TKD alias Tes Kompetensi Dasar. TKD ini diwajibkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negar dan Reformasi Birokrasi untuk semua rekrutmen CPNS baik pusat maupun daerah.

halaman Awal Tes TKD sistem CAT (dok. pribadi)

Soal TKD ini dibuat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan 3 jenis bidang pengujian yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Jumlah soal seluruhnya adalah 100 soal dengan rincian 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 35 soal TKP. Masing-masing soal nilainya 0 jika salah dan 5 jika benar, kecuali untuk TKP nilainya antara skala 1 s.d. 5, tidak ada nilai 0. Jadi jika seluruh soal dijawab dengan tepat maka nilai maksimumnya adalah 500, dan nilai minimumnya adalah 35. Tidak ada sistem pengurangan nilai dalam ujian ini.

Untuk ujian TKD berbasis komputer atau yang lebih sering disebut Computer Assisted Test (CAT) waktunya adalah 90 menit. Dengan sistem komputer, peserta langsung mengerjakan soal ujiannya di layar monitor komputer. Pengoperasiannya cukup mudah dan waktu yang tersisa dalam pengerjaan sudah terpampang jelas di monitor. Soal dengan bentuk pilihan ganda membuat kita cukup menggunakan mouse untuk mengklik pilihan yang benar.

Pada setiap soal ada tombol 'simpan dan lanjutkan' dan 'lewati soal ini'. Jika anda merasa yakin maka klik 'simpan dan lanjutkan', sebaliknya jika masih ragu-ragu atau belum tahu jawabannya bisa mengklik 'lewati soal ini'. Jika terpaksa melewati soal maka nanti bisa kembali lagi ke soal itu dan di monitor juga terpampang jelas soal mana saja yang belum dikerjakan sehingga sangat membantu kita untuk kembali ke soal yang belum dikerjakan. Yang menarik lainnya, walaupun sudah mengklik 'simpan dan lanjutkan' namun kita ingin mengubah jawaban kita maka kita bisa kembali ke soal tersebut dan merubahnya senyampang kita belum mengklik tombol 'selesai ujian'.

Jika semua soal sudah selesai kita kerjakan maka kita bisa mengklik tombol 'selesai ujian' dan akan muncul pilihan Ya atau Tidak. Kalau kita sudah yakin dengan jawaban-jawaban kita maka kita bisa memilih YA, dan akan langsung keluar nilai akhirnya. Namun, jika kita pilih TIDAK maka kita akan kembali ke soal dan bisa merubah jawaban yang ada.

TKD dengan sistem CAT memang banyak kelebihan dan bisa meminimalisir adanya kecurangan karena:
1. nilainya bisa langsung diketahui, sehingga lebih objektif
2. Prosesnya cepat, praktis dan mengehemat biaya kertas

Namun ada beberapa kekurangannya yaitu:
1. Perlu fasilitas komputer dan jaringannya yang memadai
2. Perlu sumber listrik yang bebas pemadaman atau diback up dengan UPS
3. Perlu tenaga ahli komputer dan jaringan yang menguasai sistem CAT
4. Tidak bisa dilakukan massal dengan jumlah yang banyak dalam waktu yang serentak karena keterbatasan IT.

Berdasar pengalaman saya mengawasi TKD berbasis CAT ini, peserta tidak mengalami kendala yang berarti karena navigasi sistem CAT di layar monitor sangat user friendly. Pernah suatu ketika peserta tidak bisa memulai ujian karena ada keterangan eror, maka sebaiknya browsernya ditutup dulu baru dibuka kembali.

Para Peserta Tes TKD sistem CAT (dok. pribadi)

Yang perlu kita ketahui juga bahwa soal-soal TKD ini mempunyai banyak versi, sehingga soal yang dikerjakan peserta yang satu tidak sama dengan peserta lainnya meskipun dalam ruangan yang sama dalam waktu yang bersamaan pula. Jadi sia-sia kalau pun mau mencontek.

Khusus untuk Kementerian Keuangan yang sebelumnya untuk tes pertama menggunakan jenis Tes Potensi Akademik, untuk tahun ini Kementerian Keuangan ikut kebijakan Kemenpan dan RB. Selanjutnya untuk yang lolos TKD akan masih menghadapi 3 tes lanjutan dengan sistem gugur, yaitu tes kedua adalah Psikotes, tes ketiga adalah Tes Kesehatan dan Kebugaran, serta terakhir adalah Wawancara.

Untuk mahasiswa ikatan dinas semisal STAN yang tahun-tahun sebelumnya setelah lulus kuliah langsung diangkat menjadi CPNS, mulai tahun ini diharuskan pula lulus TKD sebagai syarat untuk pengangkatan sebagai CPNS.

Selamat mengikuti TKD.

Friday, September 13, 2013

Pengalaman Berbelanja di Lazada (part 3)

Screenshot homepage Lazada mobile (Sumber : Lazada.co.id)
Kali ini saya akan mengulas tentang keunggulan fitur Notify Me yang ada di website Lazada.co.id
Apa sih sebenarnya kegunaan fitur ini? Fitur Notify Me atau dalam bahasa Indonesia berarti "Kabari Saya!" sebenarnya sangat penting untuk sebuah toko online, namun keberadaannya selama ini sering diabaikan oleh pengelola toko online ataupun oleh costumer sekalipun.

Fitur ini seringkali muncul di toko online jika ada produk yang mau launching namun belum tersedia stoknya, ataupun untuk produk yang stoknya lagi kosong. Dalam Fitur Notify Me, biasanya toko online mencatumkan kolom kosong yang bisa kita isi dengan alamat email kita, dan jika barang yang kita inginkan stoknya sudah ada maka kita akan mendapat email pemberitahuan jika barang yang kita inginkan sudah ada stoknya. Fitur ini saya akui sangat berguna manakala, stok barang yang kita tunggu atau kita inginkan sering habis stoknya. Fitur Notify di Lazada sangat membantuku untuk mendapatkan barang yang kuinginkan.

Beberapa hari terakhir ini HP milik Ibu sering bermasalah dan sering mati dengan sendirinya, maklum sudah sekitar 6 tahun usia pakainya. Nah, kebetulan Ibu menginginkan ganti HP merek Nokia Lumia 520 dengan harga normal Rp1.850.000,-. HP Nokia ini termasuk Smartphone tipe low end tapi cukup mempunyai fitur yang mumpuni dengan desain yang cukup menarik. Aku pun mencoba membelinya secara online agar barangnya bisa langsung dikirim ke alamat Ibu di Jawa. Beberapa toko online terkenal kusambangi untuk mencari harga yang terbaik syukur-syukur gratis biaya pengiriman.

Lazada.co.id

Aku mengunjungi beberapa toko online terpercaya, ternyata harganya hampir sama semua yaitu Rp1.850.000,- dan belum termasuk ongkos kirim. Hanya Lazada dan Blibli yang menawarkan ongkos kirim gratis ke seluruh Indonesia, beberapa toko online diantaranya hanya menawarkan gratis ongkir ke beberapa kota saja. Sayangnya saat kubuka website Lazada, stok nokia Lumia 520 lagi kosong padahal dari semua toko online terpercaya yang kusambangi, Lazada memberikan tawaran harga paling rendah yaitu Rp1.729.000,- belum termasuk diskon voucher. Akhirnya aku memutuskan membeli di toko online E**f***. Toko ini juga menawarkan diskon yang lumayan tinggi yaitu sebesar 85ribu rupiah dengan menukarkan 10 poin telkomsel dengan voucher diskon. Namun beberapa kali kucoba menggunakan voucher diskon itu, gagal terus. Aku pun memutuskan untuk tidak menggunakan voucher diskon dari poin telkomsel, namun tetap saja transaksiku gagal. Kuulangi hal yang sama selama 2 hari namun tetap gagal terus.

Selain mencoba di situs E**f*** aku juga mencoba di situs B***n**, ternyata juga sering mengalami kegagalan, padahal biasanya saat transaksi di B***n** aku merasa nyaman dan transaksinya di sistemnya berjalan lancar.

Aku pun mencoba membuka lagi website Lazada ternyata hari kamis siang kemarin, persediaan lumia 520 masih kosong juga. Nah, disitulah aku melihat fitur Notify Me yang sebelumnya sering kuabaikan jika stok yang tersedia kosong. Ternyata, malah harinya saat aku membuka email, ada email dari lazada yang memberitahuku jika Nokia Lumia 520 warna hitam yang aku cari sudah ada stoknya di Lazada. Buru-buru kubuka laptop khawatir jika stok lumianya keburu dibeli orang lain.

Untungnya harganya masih Rp1.729.000, dan kebetulan aku masih punya voucher diskon Lazada senilai 50rb yang kuperoleh melalui langganan newsletter-nya. Jadilah harga lumia yang aku pilih hanya Rp1.679.000,- sudah gratis ongkos kirim.

Untuk pembayarannya aku memilih menggunakan kartu kredit CIMB Niaga dengan cicilan 3x dengan bunga 0% . Sayangnya belum tersedia fasilitas cicilan untuk tenor yang lebih panjang, he he.......

Faktor simplisitas dalam penggunaannya (hanya menginput alamat email) dan respon yang cepat saat stok sudah ada, merupakan salah satu keunggulan Lazada yang tidak dimiliki toko online lainnya, disamping gratis ongkos kirimnya dan harga yang bersaing dengan voucher diskon yang sering diberikan cuma-cuma.

Sunday, August 25, 2013

Konser Metallica di Jakarta

Screenshot di Metro TV (dok. pribadi)

Metallica, grup musik cadas asal negeri Paman Sam itu datang lagi ke Indonesia untuk konser malam ini di Gelora Bung Karno setelah 20 tahun yang lalu. Penggemarnya dari berbagai daerah di Indonesia menyerbu GBK sore ini.

Media online maupun televisi antusias memberitakan segala hal tentang konser Metallica di Indonesia. Terlebih lagi Jokowi, Sang Gubernur Ibukota yang sangat populer dan sangat dicintai media berencana ikut nonton konser Metallica.

Panitia menyediakan sebanyak 60ribu tiket dengan banderol harga dari yang terendah seharga 440ribu sampai dengan yang paling mahal seharga Rp1.650.000,-

Luar biasa pesona dari sebuah grup musik luar negeri yang sudah melegenda selama puluhan tahun itu. Di televisi tadi terlihat seorang ibu beranak empat dari Semarang, yang rela jauh-jauh datang ke Jakarta hanya untuk menonton konser Metallica, konser yang 20 tahun lalu pernah ia saksikan di Stadion Lebakbulus Jakarta. Adapula seorang pemuda dari Jogja yang rela datang ke Jakarta dengan menguras tabungannya demi melihat konser Metallica. Masih banyak lagi, fans yang sudah beberapa hari terakhir di Jakarta datang dari berbagai daerah untuk melihat konser grup musik kesayangannya. WOW Luar biasa fanatisme penggemar musik cadas ini.

Jika anggap saja tiketnya seharga 500rb, dan semua tikewt sold out, maka Panitia akan mengeruk laba pendapatan kotor Rp30 Milyar. Luar Biasa!!! Katakanlah untuk bayar ongkos Manggung dan akomodasi Metallica 15 milyar, Ongkos Sewa GBK, Sound Sistem, dan Pengamanan sekitar 5 milyar, jadilah Panitia dalam hal ini Black Rock Entertainment mengantongi sekitar Rp10 milyar. Nilai yang fantastis untuk konser yang hanya berlangsung dalam beberapa jam saja.

Hal tersebut tentunya sebanding dengan panjang dan berbelitnya usaha untuk memboyong Group Musik Internasional agar mau manggung di Indonesia. Negosiasi, promosi, lobi-lobi perizinan tentunya menguras kocek yang tidak sedikit.

Simbol metal dengan Ibu jari, jari tengah, dan jari kelingking dengan menekuk jari tengah dan jari manis ke arah telapak tangan merupakan simbol yang sangat populer, yang sama dengan simbol dari PDIP pimpinan Megawati yang mengacungkan susunan jari serupa.

Segala sepak terjang Jokowi memang selalu mempunyai nilai jual di mata media. Sampai dengan hobinya akan musik cadas, termasuk rencananya nonton konser Metallica malam ini juga ramai diberitakan. Kontroversi akan kedatangannya dalam konser Metallica ini banyak mengundang cibiran dari beberapa orang, namun banyak pula yang mendukungnya. Diantara komentar nyinyir itu ada yang bilang Jokowi lebih pro terhadap musik metal daripada takbir keliling dan zikir lah, Jokowi lebih melegalkan pesta pora tahun baru daripada kegiatan keagamaan lah, dan aneka komentar negatif lainnya. Sedangkan yang pro Jokowi mendukungnya jika pemimpin sekelas jokowi sah-sah saja punya hobi dengan musik cadas, bukan berarti orang metal sikapnya urakan, buktinya Jokowi cukup sukses membawa Jakarta menuju perubahan yang positif. Adapula yang bilang Jokowi adalah orang yang tidal munafik, dan apa adanya.

Terlepas dari semua pro dan kontra yang ada akan musik metal. Setidaknya adanya konser musik ini tidak merugikan siapa pun, bahkan malah mempunyai efek domino yang luar biasa. Pajak hiburan yang dibayarkan panitia jelas tidak sedikit, banyak penjual kaos dan aksesoris grup musik metallica yang mendapat berkah dari adanya konser ini, pemerintah dapat bagi hasil uang sewa GBK, banyak orang dilibatkan untuk terselenggaranya konser ini dan mereka tentunya mendapat penghasilan yang lumayan, citra akan kondusifnya keamanan Indonesia juga akan semakin baik di mata internasional karena sukses menyelenggarakan konser berkelas dunia.

Antusiasme akan konser Metallica baik oleh fansnya maupun media massa membuktikan bahwa masyarakat Indonesia haus akan hiburan. Kebosanan akan berita di televisi tentang korupsi ataupun tipu daya perpolitikan di Indonesia, seolah membuat jengah masyarakat dan perlu mendapat hiburan yang berkualitas.

Aku bukan penikmat musik metal, namun setidaknya ku tak perlu menjustifikasi bahwa pecinta metal itu orang yang cenderung liar, buktinya Gubernur Jakarta saat ini yang seorang penikmat musik cadas sejati.

Hobi Berkebun

Kebun Mini usia 1 bulan (dok. pribadi)

Bermula dari keinginan untuk ada aktivitas di waktu-waktu luangku yang sangat banyak di Balikpapan, aku mencoba mengeksplor hobi yang kira-kira bisa kubangkitkan segera di Pulau seberang ini.

Di Balikpapan aku kos di dekat kantor. Seringkali akhir pekan aku hanya menghabiskan waktuku untuk bersih-bersih kamar, mencuci, menyetrika, dan tentunya nonton TV seharian. Mau jalan-jalan atau nonton TV hanya jika ada teman yang ngajak pakai motornya.

Hobi Ngeblog termasuk artikel ini, semakin intensif kulakukan karena banyak waktu luang. Aku punya hobi lain, yaitu berkebun. Aku paling suka dengan tanaman. Sejak kecil aku juga sudah diajari Ibu untuk bercocok tanam sayur-sayuran yang mudah ditanam seperti bayam dan tomat, dan sampai sekarang pun hobi tanam-menanam sudah mendarah daging di jiwaku.

Bibit Sawi usia 3 hari (dok. pribadi)
Kebetulan kosku masih banyak ruang kosong dan sangat terasa panas dan gersang jika terik matahari Balikpapan bersinar seharian. Namun, kendalanya ruang kosong itu disemen dan di keramik jadi tidak bisa ditanami. Kondisi tersebut bukan masalah bagiku. Ruang kosong itu bisa kumanfaatkan untuk menanam sayur-sayuran walaupun tidak bisa kutanami pohon, yang penting masih tercurah sinar matahari yang sangat diperlukan tanaman untuk berfoto sintesis.

Akhirnya aku berencana untuk berkebun dengan menggunakan polybag. Mencari info dimana dijual polybag di Balikpapan ternyata tidaklah gampang, untungnya ada account twitter pehobi berkebun di balikpapan dengan akun @Bpnberkebun. jadilah aku minta tolong temanku untuk bertanya kepada @Bpnberkebun dimana tempat jual benih tanaman, polybag dan tetek bengek keperluan berkebun di Balikpapan. Akhirnya kami pun dikasih tahu ada toko pertanian di dekat perempatan Rapak, di ruko-ruko seberang Polsek, sekitar 50 meter dari perempatan.

Kubeli polybag, benih kangkung dan sawi, serta pupuk cair. Sedangkan untuk media tanamnya aku membeli media organik siap tanam di deretan penjual tanaman hias di Jl. Ruhui Rahayu (Ring Road).

Kucoba menanam kangkung cabut dan sawi dalam polybag-polybag ukuran sedang. Seumur-umur aku baru tahu kalau biji kangkung dan sawi ternyata bentuknya tidak seperti yang kubayangkan sebelumnya. Biji kangkung kira-kira dua puluh kali lebih besar dari biji sawi. Biji sawi sangatlah kecil, berbentuk bulat dan berwarna kelabu kecoklatan. Sedangkan biji kangkung kira besarnya seperlima dari biji kedelai.

Sehari biji-biji yang kusemai kusiram dua kali, pagi dan sore hari. Biji sawi lebih cepat berkecambah, dalam waktu satu hari sudah mulai berkecambah. Sedangkan biji kangkung pada hari ketiga baru muai berkecambah. Sebenarnya untuk mempercepat perkecambahan, biji kangkung harusnya kurendam semalaman, tapi biasalah karena alasan praktisnya (padahal malas), bijinya langsung kutebar di media tanam.

Bibit Sawi Usia 10 hari (dok. pribadi)
Senang rasanya punya 'sedikit' kesibukan untuk merawat tanaman. Rasanya segar sekali pandangan mata ini setiap kali melihat hijaunya daun kangkung ataupun sawi yang tumbuh subur. Melihat pertumbuhannya dari hari ke hari, satu satu lembar daun kecil, membesar dan bertambah tinggi batangnya terus semakin rimbun daunnya menjadikan kita lebih bersyukur akan karunia-Nya dan lebih menghargai cucuran keringat para petani yang bekerja keras memproduksi bahan pangan bagi kita.

Bibit Kangkung Usia 10 Hari (dok. pribadi)

Hari Jumat kemarin aku pun mencoba menanam kangkung di sepetak tanah di pojok kantor, mungkin satu bulan kemudian baru bisa kulihat hasilnya.

Sawi Usia 1 Bulan (dok. pribadi)
Tadi pagi saat aku merebus mie instan, kutambahkan sawi usia 1 bulan hasil dari kebun miniku. Saat kucabut sawinya, tidak tega rasanya. Akhirnya kucabut satu batang sawi dan kucampurkan ke dalam mie rebusku. Rasanya sih sebnarnya biasa saja, tapi karena hasil menanam sendiri menjadi lebih lahap dan nikmat saat menyantapnya. hmmm..... sedap....

Kangkung Usia 1 Bulan (dok. pribadi)
Aku selalu berkeinginan di sekitar rumahku dikelilingi pohon-pohon dan tanaman sayuran yang menyejukkan mata dan menyediakan udara segar bagi keluargaku. Kuingin suatu saat berkebun sayu-sayuran di lahan yang lebih luas, atau aku harus menunggu sampai masa pensiunku tiba? Jawabannya tentu TIDAK

Ayo berkebun!