Showing posts with label labuan bajo. Show all posts
Showing posts with label labuan bajo. Show all posts

Tuesday, October 15, 2019

Pusat Souvenir Oleh-oleh Labuhan Bajo

Ketika berwisata di Labuan Bajo tentunya kita tidak mau melewatkan begitu saja kenangan yang indah. Kenangan yang indah itu selain bisa kita abadikan lewat foto ataupun video, juga bisa kita awetkan melalui souvenir atau oleh-oleh khas Labuan Bajo.

Begitu pula dengan saya kala itu. Setelah asik selama beberapa hari mengabadikan momen keindahan Labuhan Bajo, Pulau Komodo, Pulau Padar, Pink Beach maka tibalah saatnya untuk membeli oleh-oleh. Selain buat koleksi sendiri, juga sekiranya membawa buah tangan untuk teman-teman di kantor.

Nah, kalau beli souvenir di hotel biasanya harganya kan lumayan mahal, dan tidak lengkap pula variasinya. Selama beberapa hari di Labuhan Bajo, entah saat di tepi pantai, di hotel, atau di tempat makan terbuka, seringkali kita dihampiri Bapak-Bapak penjual Kain Tenun.

Daripada ragu dengan harga yang ditawarkan oleh Bapak-bapak penjual itu karena males juga kalau menawarnya, maka kita bisa coba alternatif lain yaitu dengan langsung menyambangi toko oleh-oleh atau Pusat Souvenir bernama EXOTIC.


Exotic lokasinya sangat strategis di depan Bandara Komodo. Oleh karena itu kami baru menyambanginya menjelang kepulangan kami ke Jakarta, biar sekalian jalurnya. Ternyata di Exotic luar biasa banyak variasi souvenirnya. Aku sampai bingung dibuatnya. Tentunya ada Kain Tenun, magnet tempel, mug, gantungan kunci, baju-baju bertuliskan Pulau Komodo ataupun Labuan Bajo, sampai dengan Kopi Khas Flores..... Harga yang ditawarkannya juga masih terjangkau dan masuk akal.

Selain toko souvenir, Exotic juga menyediakan restoran yang menyajikan masakan khas Labuan Bajo dengan dominasi masakan ikan segar yang menggugah selera.




Wednesday, September 18, 2019

Lihat Pemandangan Pantai dan Bukit Terbaik di Pulau Padar

Naik ke Puncak Pulau Padar memberikan sensasi yang tak terlupakan sepanjang hayat. Bagaimana tidak, pemandangan dari Puncak salah satu pulau di kawasan Taman Nasional Komodo ini sungguh luar biasa indahnya.

Hari itu kami berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo naik speedboat menuju destinasi pertama kami yaitu Pulau Padar. Awal September merupakan puncak musim kemarau di Nusa Tenggara Timur. Namun, menjelajah Labuan Bajo dan sekitarnya memang paling cocok dilakukan pada musim kemarau, karena cuaca sangat cerah tidak ada hujan yang mungkin bisa menghambat jelajah pulau-pulau di Labuhan Bajo ataupun Taman Nasional Komodo.

Sekitar 1 jam-an kami naik boat dari Labuhan Bajo ke Pulau Padar. Sepanjang perjalanan kami temui banyak kapal-kapal wisat yang mirip dengan kapal pinisi kecil. Banyak turis-turis asing yang menyewa kapal-kapal tersebut untuk menjelajah satu pulau ke pulau lain. Perairannya relatif tenang sehingga goncangan speedboat tidak terlalu terasa.

Sampai di Pulau Padar aku pun berusaha naik sampai puncaknya. Lumayan menguras energi untuk mencapai puncaknya karena saat itu matahari sedang terik-teriknya. Puncak Pulau Padar kucapai dalam waktu sekitar 1 jam, padahal harusmya bisa lebih cepat dari itu. Cuaca yang sangat terik membuatku sering berhenti untuk minum atapun sejenak beristirahat. Tak lupa beberapa kali aku berhenti untuk mengabadikan momen dan pemandangan saat itu.

Akhirnya sekitar pukul setengah 11 siang aku mencapai Puncak Pulau Padar. Dari Puncak ini kita bisa melihat Pulau Padar 360 derajat. Luar Biasa indahnya. Namun, jika tujuannya untuk memotret tiga teluk berpantai seperti gambar-gambar yang terkenal itu, maka tidak perlu sampai puncak untuk mengabadikannya. Malahan kalau sampai puncak ada satu pantai yang tertutupi oleh bukit. Jadi ada spot khusus sebelum puncak dengan tanda-tanda ada tumpukan batu keras yang biasanya untuk tempat berpose dengan latar belakang 3 teluk berpantai eksotis.

Saat itu bukit-bukitnya kelihatan sangat gersang kecoklatan dan jarang terlihat pepohonan, sehingga dari kejauhan bukuit-bukit gersang itu mirip gunung-gunung batu yang ada di arab. Sekedar tips jika mau ke Pulau Padar, sebaiknya tiba di Pulau ini masih pagi sehingga tidak terlalu panas dan ngos-ngosan untuk mencapai puncaknya. Dan jika trip kalian lakukan di musim hujan, maka perlu ekstra hati-hati dalam mendaki atau menuruni bukit karena cukup licin. Jika kalian datang saat musim hujan, maka bukit-bukit yang gersang itu akan berubah menjadi ijo royo-royo. Kalian perlu persiapan bawa minuman, terutama minuman isotonik untuk segera menggantikan cairan tubuh kita yang hilang. Oiya pakai sepatu lapangan yang tentunya tidak licin ya untuk melindungi kaki kalian dan tidak mudah terpeleset. Selamat Berlibur......