Setiap orang pasti punya kenangan, entah itu kenangan buruk ataupun kenangan indah. Namun seiring berlalunya waktu, kadangkala kenangan kita akan hal-hal yang tersebut seringkali terlupakan, atau jika masih ingat sudah tidak sedetail apa yang pernah terjadi. Lalu bagaimana dong agar kita kenangan, terutama yang indah-indah tidak terlupakan begitu saja? Jawabannya adalah menulis di Blog.
Manusia mempunyai batasan kemampuan dalam mengingat segala sesuatu yang terjadi. Masing-masing orang juga punya tingkat ingatan yang berbeda. Ada yang gampang melupakan peristiwa yang terjadi, adapula yang mampu menyimpan kenangan peristiwa dengan detail bertahun-tahun lamanya. Nah, karena kekurangan itu lah maka alangkah baiknya jika kita sesegera mungkin menuangkan kenangan-kenangan yang terjadi, yang sekiranya layak untuk diingat dannanti bisa diceritakan ke anak cucu melalui aktivitas menulis di Blog. Kita bisa menulisnya disertai foto-foto di blog gratisan semacam blogspot ataupun wordpress.
Apa sih keuntungan kita menulis di blog?
KEtika kita menulis kenangan di blog, kita bisa membacanya kembali kapan pun kita mau. entah itu seminggu kemudian, sebulan kemudian, bahkan bertahun-tahun setelah kenangan itu kita tulis. Dengan membacanya menurut pengalamanku sendiri, aku merasa lebih hidup apalagi membaca kenangan indah yang sekiranya bisa membangkitkan motivasiku kembali.
Membaca kenangan-kenangan lama lama juga akan melatih otak kita untuk terus mengingat, sehingga berpotensi memperlamba bahkan memcegah proses kepikunan. Kita pun bisa membacakan kenangan-kenangan indah kita kepada anak cucu kita yang sekiranya bisa memotivasi ataupun memberikan inspirasi kepada generasi penerus kita. Coba bayangkan kalau kenangan yang mempunyai nilai positif untuk anak cucu kita, tidak kita tuangkan dlam bentuk tulisan, pastinya detail kenangan itu akan terlewatkan.
Menulis kenangan yang indah dan mempunyai nilai positif di blog juga bisa menginspirasi atau memberikan motivasi kepada orang lain dalam hal ini pembaca blog kita.
So, mumpung masih muda, rajin-rajinlah menuangkan apa saja itu ke bentuk tulisan di blog, entah itu pengalaman/kenangan berharga, ataupun hal-hal lain yang sekiranya bermanfaat bagi orang lain (pembaca). Toh, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.
Ayo Menulis!
Showing posts with label menulis. Show all posts
Showing posts with label menulis. Show all posts
Friday, July 10, 2015
Tuesday, June 2, 2015
Bermain Google Adsense
'Bermain' Google Adsense memang mengasyikkan. Bisa menambah semangat kita dalam menulis. Tapi jangan sekali-kali kita pengen instan mendapatkan penghasilan dari google adsense dengan cara-cara yang curang.
Nikmati saja menulis, nikmati ucapan terima kasih dari para pembaca yang merasa jika tulisan kita bermanfaat bagi mereka. Syukuri kita bisa beramal dan memberikan informasi yang bermanfaat kepada sesama. Nanti juga pundi-pundi dari google adsense akan mengalir dengan sendirinya.
Nikmati saja sen demi sen yang masuk, seringkali bahkan belum pernah sehari lebih dari 1 dollar pendapatannya dari google adsense, yang penting kita rajin posting hal-hal yang bermanfaat.
Kali aja tulisan kita bisa jadi buku. Kali aja kita di-endorse perusahan nasional untuk menulis sesuatu tentang mereka dan produknya. Dan masih banyak lagi peluang yang ada dari kegiatan ngeblog, nggak semata pendapatan dari google adsense. Namun tak dipungkiri, pendapatan dari google adsense cukup menggoda.
Pertama kali diterima sebagai publisher google adsense senang sekali rasanya. Pertama kali mencapai 10 dollar dan mendapatkan PIN dari Google yang dikirim via pos untuk memverifikasi alamat dan memilih metode pembayaran, rasanya juga senang (meskipun nggak se-surprise saat diterima sebagai publisher pertama kali).
Nah yang belum kurasakan ya mendapat bayaran dari google adsense, maklum belum sampai 100 dollar, haha.... Padahal udah 3 bulan sejak pertama kali blogku di accept google adsense. Nggak masalah yang penting kunikmati saja hobi menulisku ini, karena kepuasan menulis dan berbagi informasi dengan orang lain itu berbeda dengan kepuasan dari uang semata.
Ayo berbagi dengan sesama dengan menulis melalui artikel yang bermanfaat!
Nikmati saja menulis, nikmati ucapan terima kasih dari para pembaca yang merasa jika tulisan kita bermanfaat bagi mereka. Syukuri kita bisa beramal dan memberikan informasi yang bermanfaat kepada sesama. Nanti juga pundi-pundi dari google adsense akan mengalir dengan sendirinya.
Nikmati saja sen demi sen yang masuk, seringkali bahkan belum pernah sehari lebih dari 1 dollar pendapatannya dari google adsense, yang penting kita rajin posting hal-hal yang bermanfaat.
Kali aja tulisan kita bisa jadi buku. Kali aja kita di-endorse perusahan nasional untuk menulis sesuatu tentang mereka dan produknya. Dan masih banyak lagi peluang yang ada dari kegiatan ngeblog, nggak semata pendapatan dari google adsense. Namun tak dipungkiri, pendapatan dari google adsense cukup menggoda.
Pertama kali diterima sebagai publisher google adsense senang sekali rasanya. Pertama kali mencapai 10 dollar dan mendapatkan PIN dari Google yang dikirim via pos untuk memverifikasi alamat dan memilih metode pembayaran, rasanya juga senang (meskipun nggak se-surprise saat diterima sebagai publisher pertama kali).
Nah yang belum kurasakan ya mendapat bayaran dari google adsense, maklum belum sampai 100 dollar, haha.... Padahal udah 3 bulan sejak pertama kali blogku di accept google adsense. Nggak masalah yang penting kunikmati saja hobi menulisku ini, karena kepuasan menulis dan berbagi informasi dengan orang lain itu berbeda dengan kepuasan dari uang semata.
Ayo berbagi dengan sesama dengan menulis melalui artikel yang bermanfaat!
Friday, May 1, 2015
Membunuh Rasa Bosan Dengan Menulis
Bosan, Bosan, Bosan....... kata negatif yang seringkali kita lontarkan ketika harus menjalani rutinitas yang itu-itu saja alias monoton. Atau bahkan bosan bisa dikarenakan kebanyakan waktu luang yang cuma kita habiskan untuk nonton TV karena murah, lain halnya kalau kita punya banyak uang dan bisa plesiran saat hari libur. Semua aktivitas yang kita lakukan mempunyai potensi kebosanan, cuma kadarnya yang berbeda-beda.
Aku sendiri seringkali terbesit rasa bosan ketika harus mengerjakan pekerjaan kantor yang itu-itu saja, tapi itu masa lalu, sekarang aku sudah punya obatnya. Selain hobi membaca, kegemaranku menuangkan uneg-uneg dalam tulisan ternyata aku rasa-rasakan bisa membunuh rasa bosanku, dan itu EFEKTIF, paling tidak dalam kasusku sendiri.
Aku termasuk orang yang suka bicara alias cerewet, dan senang merekam suatu kejadian atau peristiwa dengan baik. Aku juga merasa punya bakat sebagai pengamat ataupun komentator alias suka 'mencela' haha.....
Nah 'bakat-bakat'-ku itu sayang banget kalau tidak kutuangkan dalam bentuk tulisan, siapa tahu ada pembaca blog ini yang 'terinspirasi' dengan tulisanku, atau paling tidak sebagai benchmark lah, haha......
Aku punya banyak sekali waktu luang, meskipun akhir-akhir ini pekerjaan kantor menyita waktuku, namun waktu luangku masih banyak banget, apalagi di perantauan ini aku jauh dari anak istri, lalu mau ngapain lagi malam hari, sabtu, minggu selain untuk menulis. Mosok cuma tidur-tiduran pada akhir pekan, bisa tambah buncit perut ini.
Menulis merupakan kegiatan yang sangat mengasyikkan bagiku. Menulis secara tidak langsung mendorongku untuk menjadi pengamat yang baik dan peka terhadap sekelilingku atau peristiwa yang kualami untuk kutuangkan dalam bentuk tulisan, siapa tahu berguna bagi pembaca, bisa jadi amal jariyah...... Kalaupun kita mendapatkan uang dari tulisan kita, itu bukan yang utama, padahal kalau dapat pasti seneng banget, hehe.....
'Penyakit' ketika mau menulis sebagian besar dari kita adalah ketiadaan IDE, padahal ide itu berserakan dimana-mana, banyak sekali. Aku heran jika ada teman yang kutanya, kenapa nggak nulis, dan jawabannya tidak punya ide, aneh sekali. Ada banyak ide di sekitar kita, misal ketika tiba-tiba ada hujan, kita bisa menulis berbagai macam judul dengan tema hujan. Ketika kita menginap di sebuah hotel, kita bisa membuat tulisan tentang pengalaman kita atau review kita terhadap pelayanan hotel tersebut. Atau ketika kita sedang jengkel menunggu waktu boarding pesawat karena delay berjam-jam, kita bisa menulis tentang hiruk pikuk orang di bandara, atau mengamati berbagai tingkah laku penumpang yang jengkel karena delay dan kita tuangkan dalam bentuk tulisan dengan mengetik menggunakan smartphone kita lalu upload ke blog. Banyak banget ide dan kesempatan untuk menulis, asalkan kita mau.
Melihat komentar-komentar di blog tentang artikel kita, ataupun ucapan terima kasih dari pembaca, memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa dihargai dengan uang. Kalau pun ada kritik tentang artikel kita, jangan kita jadikan faktor demotivasi dalam menulis, melainkan harus menjadikan kita lebih baik dalam menulis. Mendapat kritikan berarti kita mendapat anugerah kesempatan untuk menjadi lebih baik.
Siapa tahu tulisan kita bisa menjadi buku, ya siapa tahu kan......entah kapan, haha.....
Menulislah selagi kita masih hidup di dunia ini, jangan hanya jago menulis komentar miring di medsos ya.......
Aku sendiri seringkali terbesit rasa bosan ketika harus mengerjakan pekerjaan kantor yang itu-itu saja, tapi itu masa lalu, sekarang aku sudah punya obatnya. Selain hobi membaca, kegemaranku menuangkan uneg-uneg dalam tulisan ternyata aku rasa-rasakan bisa membunuh rasa bosanku, dan itu EFEKTIF, paling tidak dalam kasusku sendiri.
Aku termasuk orang yang suka bicara alias cerewet, dan senang merekam suatu kejadian atau peristiwa dengan baik. Aku juga merasa punya bakat sebagai pengamat ataupun komentator alias suka 'mencela' haha.....
Nah 'bakat-bakat'-ku itu sayang banget kalau tidak kutuangkan dalam bentuk tulisan, siapa tahu ada pembaca blog ini yang 'terinspirasi' dengan tulisanku, atau paling tidak sebagai benchmark lah, haha......
Aku punya banyak sekali waktu luang, meskipun akhir-akhir ini pekerjaan kantor menyita waktuku, namun waktu luangku masih banyak banget, apalagi di perantauan ini aku jauh dari anak istri, lalu mau ngapain lagi malam hari, sabtu, minggu selain untuk menulis. Mosok cuma tidur-tiduran pada akhir pekan, bisa tambah buncit perut ini.
Menulis merupakan kegiatan yang sangat mengasyikkan bagiku. Menulis secara tidak langsung mendorongku untuk menjadi pengamat yang baik dan peka terhadap sekelilingku atau peristiwa yang kualami untuk kutuangkan dalam bentuk tulisan, siapa tahu berguna bagi pembaca, bisa jadi amal jariyah...... Kalaupun kita mendapatkan uang dari tulisan kita, itu bukan yang utama, padahal kalau dapat pasti seneng banget, hehe.....
'Penyakit' ketika mau menulis sebagian besar dari kita adalah ketiadaan IDE, padahal ide itu berserakan dimana-mana, banyak sekali. Aku heran jika ada teman yang kutanya, kenapa nggak nulis, dan jawabannya tidak punya ide, aneh sekali. Ada banyak ide di sekitar kita, misal ketika tiba-tiba ada hujan, kita bisa menulis berbagai macam judul dengan tema hujan. Ketika kita menginap di sebuah hotel, kita bisa membuat tulisan tentang pengalaman kita atau review kita terhadap pelayanan hotel tersebut. Atau ketika kita sedang jengkel menunggu waktu boarding pesawat karena delay berjam-jam, kita bisa menulis tentang hiruk pikuk orang di bandara, atau mengamati berbagai tingkah laku penumpang yang jengkel karena delay dan kita tuangkan dalam bentuk tulisan dengan mengetik menggunakan smartphone kita lalu upload ke blog. Banyak banget ide dan kesempatan untuk menulis, asalkan kita mau.
Melihat komentar-komentar di blog tentang artikel kita, ataupun ucapan terima kasih dari pembaca, memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa dihargai dengan uang. Kalau pun ada kritik tentang artikel kita, jangan kita jadikan faktor demotivasi dalam menulis, melainkan harus menjadikan kita lebih baik dalam menulis. Mendapat kritikan berarti kita mendapat anugerah kesempatan untuk menjadi lebih baik.
Siapa tahu tulisan kita bisa menjadi buku, ya siapa tahu kan......entah kapan, haha.....
Menulislah selagi kita masih hidup di dunia ini, jangan hanya jago menulis komentar miring di medsos ya.......
Saturday, August 30, 2014
Apa sih yang menarik dari menulis di blog?
Salah satu keasikan membaca artikel di berita online adalah membaca komentar-komentar dari pembacanya. Terkadang komentar itu bikin geli atau malah membuat kita jengkel. Begitu pula kalau kita membaca suatu blog, kadang ada komentar yang menyerang si empunya blog ataupun berterima kasih karena artikelnya memberikan informasi yang bermanfaat ataupun menambahkan informasi terhadap artikel yang ditulis si pemilik blog.
Nah, komentar-komentar itulah yang membuat sebuah blog semakin hidup. Banyak interaksi pemikiran di dalamnya, meskipun tidak bertemu secara fisik. Layaknya jika seseorang menulis sebuah status di facebook, twitter, etc yang sebagian besar lebih senang jika statusnya dikomentari, berarti banyak teman yang 'care' terhadapnya. Begitu pula jika tulisan kita di blog dikomentari, berarti banyak pembaca yang tertarik dengan tulisan kita entah itu positif maupun negatif.
Dulu aku tidak pernah mempedulikan apakah artikelku dikomentari atau tidak. Namun, akhir-akhir ini aku merasa senang kalau artikelku dikomentari. Banyak komentar yang datang berupa pertanyaan mengenai isi artikelku. Saat aku menulis tentang kosku dulu ada yang nanya dimana alamat lokasinya, ketika menulis tentang pengalaman memancing ada yang nanya dimana lokasinya karena ingin sekali memancing di sana, ada yang nanya tentang proses kpr, dan yang paling iseng menurutku saat aku menulis review BB Z3 ada yang berniat ingin membelinya.
Selain pertanyaan-pertanyaan adapula yang berkomentar menunjukkan sikap setuju sepemikiran dengan artikelku. Paling banyak komentar jenis ini pada salah satu artikelku tentang Parung Panjang. Hampir semua komentator sependapat kalau kondisi jalan menuju Parung Panjang rusak parah, adapula yang menumpahkan kekesalannya terhadap pemerintah setempat yang seolah tutup mata dengan kondisi jalan rusak.
Di kolom komentar ternyata ada yang tidak menuliskan komentar melainkan hanya mencantumkan link pribadinya agar siapa tahu ada yang penasarannya ingin meng-klik-nya. Jelas hal ini tidak aku suka, semata ingin cara instan dan gratis untuk mempopulerkan website, blog, ataupun link pribadinya.
Komentar-komentar itu semakin membuatku bersemangat untuk semakin banyak menulis. Kadang apa yang kita anggap pengalaman biasa saja, namun setelah kita tuangkan dalam bentuk tulisan ternyata bermanfaat bagi orang lain yang membacanya. Seseorang tentunya bisa belajar atau mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, ditambah lagi saat ini menyebarluaskan pengalaman itu menjadi semakin mudah dengan adanya blog dan internet.
Ada sedikit tips, jika ingin mendapat komentar yang banyak mending buka account blog di kompasiana yang sudah sangat populer untuk kalangan blogger di Indonesia, karena blog kroyokan terpopuler di Indonesia ini memiliki jutaan pembaca setia yang siap berkomentar kritis, cerdas, bahkan kadang menjengkelkan ataupun menggelikan.
Ketika ada komentar yang bernada negatif sebaiknya kita tidak perlu resisten. Komentar negatif pun bisa menjadi pemacu semangat untuk membuat artikel yang lebih bagus, atau sebagai kontrol akan diri kita sendiri yang terkadang sudah merasa sempurna.
Dikomentari itulah yang menurutku salah satu menariknya menulis di Blog. Berinteraksi melalui komentar dengan orang lain yang tidak kita kenal itu mengasyikkan dan tanpa ewuh pakewuh tentunya.
Manusia memang makhluk sosial. Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita ingin selalu diperhatikan salah satunya dengan komentar dari orang lain. Berkomentarlah dengan santun meskipun itu hanya di dunia maya.
Nah, komentar-komentar itulah yang membuat sebuah blog semakin hidup. Banyak interaksi pemikiran di dalamnya, meskipun tidak bertemu secara fisik. Layaknya jika seseorang menulis sebuah status di facebook, twitter, etc yang sebagian besar lebih senang jika statusnya dikomentari, berarti banyak teman yang 'care' terhadapnya. Begitu pula jika tulisan kita di blog dikomentari, berarti banyak pembaca yang tertarik dengan tulisan kita entah itu positif maupun negatif.
Dulu aku tidak pernah mempedulikan apakah artikelku dikomentari atau tidak. Namun, akhir-akhir ini aku merasa senang kalau artikelku dikomentari. Banyak komentar yang datang berupa pertanyaan mengenai isi artikelku. Saat aku menulis tentang kosku dulu ada yang nanya dimana alamat lokasinya, ketika menulis tentang pengalaman memancing ada yang nanya dimana lokasinya karena ingin sekali memancing di sana, ada yang nanya tentang proses kpr, dan yang paling iseng menurutku saat aku menulis review BB Z3 ada yang berniat ingin membelinya.
Selain pertanyaan-pertanyaan adapula yang berkomentar menunjukkan sikap setuju sepemikiran dengan artikelku. Paling banyak komentar jenis ini pada salah satu artikelku tentang Parung Panjang. Hampir semua komentator sependapat kalau kondisi jalan menuju Parung Panjang rusak parah, adapula yang menumpahkan kekesalannya terhadap pemerintah setempat yang seolah tutup mata dengan kondisi jalan rusak.
Di kolom komentar ternyata ada yang tidak menuliskan komentar melainkan hanya mencantumkan link pribadinya agar siapa tahu ada yang penasarannya ingin meng-klik-nya. Jelas hal ini tidak aku suka, semata ingin cara instan dan gratis untuk mempopulerkan website, blog, ataupun link pribadinya.
Komentar-komentar itu semakin membuatku bersemangat untuk semakin banyak menulis. Kadang apa yang kita anggap pengalaman biasa saja, namun setelah kita tuangkan dalam bentuk tulisan ternyata bermanfaat bagi orang lain yang membacanya. Seseorang tentunya bisa belajar atau mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, ditambah lagi saat ini menyebarluaskan pengalaman itu menjadi semakin mudah dengan adanya blog dan internet.
Ada sedikit tips, jika ingin mendapat komentar yang banyak mending buka account blog di kompasiana yang sudah sangat populer untuk kalangan blogger di Indonesia, karena blog kroyokan terpopuler di Indonesia ini memiliki jutaan pembaca setia yang siap berkomentar kritis, cerdas, bahkan kadang menjengkelkan ataupun menggelikan.
Ketika ada komentar yang bernada negatif sebaiknya kita tidak perlu resisten. Komentar negatif pun bisa menjadi pemacu semangat untuk membuat artikel yang lebih bagus, atau sebagai kontrol akan diri kita sendiri yang terkadang sudah merasa sempurna.
Dikomentari itulah yang menurutku salah satu menariknya menulis di Blog. Berinteraksi melalui komentar dengan orang lain yang tidak kita kenal itu mengasyikkan dan tanpa ewuh pakewuh tentunya.
Manusia memang makhluk sosial. Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita ingin selalu diperhatikan salah satunya dengan komentar dari orang lain. Berkomentarlah dengan santun meskipun itu hanya di dunia maya.
Sunday, May 11, 2014
Menulis di Blog Itu Asik
![]() |
| Screenshot aplikasi Blogger di iOS (dok. pribadi) |
Ada 3 penyedia layanan blog gratis yang terbesar kala itu, ada Blogspot, Multiply, dan Wordpress. Dari ketiganya, aku sengaja memilih blogspot karena dalam buku yang kubeli lebih banyak membahas tentang blogspot.
Blog pertamaku adalah bercanda.blogspot.com yang mengambil tema tentang gadget. Blog itu kutulis dengan Bahasa Inggris, sekaligus sebagai saranaku untuk belajar Bahasa Inggris. Tak lupa kutautkan layanan google adsense di blogku itu dan beberapa iklan perusahaan besar kala itu seperti halnya Nokia pernah nongol di adsense blogku dengan fee per klik-nya yang lumayan, meskipun pada akhirnya aku tak pernah menarik fee dari hasil google adsense karena account adsense-ku terburu expired dikarenakan blogku yang tidak kumaintain selama bertahun-tahun. Sampai saat ini blog itu masih ada tapi sudah tidak pernah ku-update lagi.
Penasaran dengan utak-atik blog, kupelajari sedikit bahasa HTML sehingga bisa sedikit kuubah navigasi standar di blogspot. Aku membuat banyak blog dengan tema yang berbeda-beda, mulai dari tentang berita umum, saham, teknologi, olahraga, hobi, lingkungan, wisata, kesehatan, unik, dan entah tema apalagi yang sudah tidak kuingat. Blog-blog itu kutautkan satu sama lainnya sehingga seperti portal berita online semacam detikcom dengan kanal-kanal atau rubrik yang bermacam-macam.
Aku lebih banyak mengudate blog-blog itu secara mobile, dalam artian, seringkali aku mengupdatenya melalui mobile phone (Nokia E61) dengan mengetikannya dalam sebuah email lalu kukirim ke sebuah alamat email yang diberikan oleh blogspot agar bisa terupdate otomatis. Asiknya mengupdate secara online adalah ketika kita punya ide menulis sewaktu-waktu, kita bisa langsung menuliskannya di mobile phone dan dapat langsung kita kirim melalui email otomatis terupdate-lah blog kita. mobile phone yang dipakai tentunya yang enak buat ngetik semacam nokia E61 dengan tombol QWERTY yang sampai saat ini masih awet dan kugunakan untuk menulis artikel ini, meski baterainya sudah sering ngedrop (maklum sudah hampir 7 tahun usianya).
Namun, semua blogku yang membentuk semacam portal berita itu sudah lama kutinggalkan dan bertahun-tahun tidak ku-update, sehingga suatu saat ketika iseng-iseng kucek ternyata sudah dibajak oleh orang lain dengan artikel-artikel spam yang berisikan iklan yang aneh-aneh. Parahnya aku sudah lupa username dan password untuk mengedit postingan blog-blogku itu. Aku masih bisa sih membuat postingan ke blog-blogku itu tapi tidak bisa mengeditnya ketika artikelnya sudah terlanjur dipublish atau menghapus spam-spam yang ada, karena harus kulakukan dengan login terlebih dahulu ke blogger.com.
Nah, pertengahan tahun 2008 aku pun membuat blog baru beralamatkan di berteriak.blogspot.com. Mengapa kuambil embel-embel nama berteriak? Karena blog yang kubuat berisikan cerita-cerita pengalamanku ataupun uneg-uneg pribadiku. Padahal sebelumnya aku paling anti membuat blog yang berbau Personal Life.
Pertengahan Mei 2013 akhirnya aku membeli nama domain polahku.com dari IDwebhost, kebetulan pas promo saat itu hanya 60rb. Aku pun mecoba membelinya untuk masa kontrak 1 tahun. Aku pun baru saja beberapa hari yang lalu memperpanjang kontrak domain polahku.com untuk satu tahun ke depan dengan harga 95rb. Padahal dulu kalau saat beli pertama kali aku langsung beli kontrak 2 tahun cuma harus membayar 120rb. Ternyata harga domain juga naik seiring inflasi, kayak sembako aja, ha ha.....
Sebenarnya polahku.com bukan domain pertama yang kubeli. Sebelumnya aku punya domain mylovelydoctor.web.id yang sudah tidak kuperpanjang lagi karena aku jarang meng-update-nya. Dulu aku membeli domain itu hanya untuk iseng-iseng saja seharga 35rb. Blog yang kudedikasikan kepada istriku itu sudah lama tidak ku-update.
Nah mengenai asiknya menulis di blog itu ketika artikel kita dibaca oleh orang lain yang tidak kita kenal sebelumnya, dan orang tersebut memberikan komentar positif atau merasa bahwa artikel kita bermanfaat untuknya.
Dulu saat aku masih sering mengupdate blogku bercanda.blogspot.com yang berbahasa Inggris, kulihat banyak komentar positif datang, apalagi yang membaca dan memberi komentar berasal dari luar negeri atau bule. Memang kalau kita menulis pakai bahasa inggris, tulisan kita semakin berpeluang untuk dibaca di belahan dunia manapun.
Saat ini aku fokus dengan polahku.com yang sudah sekitar 7 tahun ini kukelola. Dulu sebelum aku membeli domain polahku.com, aku jarang sekali mengupdatenya, namun sekarang aku lebih rajin mengupdatenya karena sudah beli domain jadi sayang kan kalau disia-siakan. Nah, banyak sekali komentar yang datang di blogku ini. Rata-rata tanggapan mereka positif dan beberapa diantaranya menganggap bermanfaat artikel yang kutulis dalam blog ini. Bahagia rasanya kalau tulisan kita ternyata bisa bermanfaat bagi orang lain. Senangnya lagi kita bisa berinteraksi dengan membalas komentar atau pertanyaan mereka, meskipun kita tidak mengenal mereka. Bermanfaat bagi orang lain meskipun hanya melalui tulisan, terlebih bagi orang yang tidak kita kenal itu 'sesuatu' banget.....
Ada sedikit cerita unik tentang blog yang kutulis, ini mengenai salah satu blogku yaitu grandserpong2.wordpress.com. Aku sengaja membuatkan blog tentang perumahan di daerah Sarua, Tangerang Selatan yang kebetulan aku membeli salah satu rumah di sana. Nah, ternyata di forum warga perumahan yang tergabung dalam milis google group pernah ramai dibicarakan tentang siapa penulis blog tentang perumahan mereka. Ada yang nebak pihak developer, tapi banyak juga yang penasaran siapa sebenarnya, aku sih baca milis cekikikan aja.... Tapi lama kelamaan akhirnya mereka tahu juga. Aku memang bermaksud mempromosikan perumahan tempat tinggalku supaya banyak yang tertarik, bukan karena aku mendapat fee dari developer, melainkan agar tetanggaku semakin banyak, maklum kala itu masih banyak unti yang belum terjual, biar cepat penuh penghuninya makanya kupromosikan perumahanku itu.
Aku masih punya satu lagi blog yang kukhususkan untuk dokumentasi perkembangan rumahku, dari pembangunan pondasi, sampai jadi rumah utuh, tak lupa perkembangannya pasca kuhuni. Omahcempluk.wordpress.com. Blog-blog lainnya aku sudah lupa alamatnya dan tidak ku-update lagi.
Menulis di blog membuatku sangat lega, dan lebih bahagia lagi jika artikelku bermanfaat bagi orang lain. Salah satu artikelku tentang Tes TKD Sistem CAT di copy paste oleh seorang blogger di blognya, dia sudah minta izin melalui kolom komentar di blogku. Pada dasarnya senyampang artikelku akan lebih banyak bermanfaat dengan di-copy orang lain, aku ra popo.... asal tetap menyebutkan sumbernya. Alhamdulillah bisa lebih bermanfaat...
Berbeda ketika dulu artikelku tentang Selokan Mataram yang di-copy paste tanpa izin oleh seorang blogger. Menulis dengan buah pikiran sendiri adalah jauh lebih bagus daripada menjiplak artikel dari orang lain hanya demi menaikkan traffic kunjungan ke blog atau website pribadinya.
Penasaran dengan utak-atik blog, kupelajari sedikit bahasa HTML sehingga bisa sedikit kuubah navigasi standar di blogspot. Aku membuat banyak blog dengan tema yang berbeda-beda, mulai dari tentang berita umum, saham, teknologi, olahraga, hobi, lingkungan, wisata, kesehatan, unik, dan entah tema apalagi yang sudah tidak kuingat. Blog-blog itu kutautkan satu sama lainnya sehingga seperti portal berita online semacam detikcom dengan kanal-kanal atau rubrik yang bermacam-macam.
Aku lebih banyak mengudate blog-blog itu secara mobile, dalam artian, seringkali aku mengupdatenya melalui mobile phone (Nokia E61) dengan mengetikannya dalam sebuah email lalu kukirim ke sebuah alamat email yang diberikan oleh blogspot agar bisa terupdate otomatis. Asiknya mengupdate secara online adalah ketika kita punya ide menulis sewaktu-waktu, kita bisa langsung menuliskannya di mobile phone dan dapat langsung kita kirim melalui email otomatis terupdate-lah blog kita. mobile phone yang dipakai tentunya yang enak buat ngetik semacam nokia E61 dengan tombol QWERTY yang sampai saat ini masih awet dan kugunakan untuk menulis artikel ini, meski baterainya sudah sering ngedrop (maklum sudah hampir 7 tahun usianya).
Namun, semua blogku yang membentuk semacam portal berita itu sudah lama kutinggalkan dan bertahun-tahun tidak ku-update, sehingga suatu saat ketika iseng-iseng kucek ternyata sudah dibajak oleh orang lain dengan artikel-artikel spam yang berisikan iklan yang aneh-aneh. Parahnya aku sudah lupa username dan password untuk mengedit postingan blog-blogku itu. Aku masih bisa sih membuat postingan ke blog-blogku itu tapi tidak bisa mengeditnya ketika artikelnya sudah terlanjur dipublish atau menghapus spam-spam yang ada, karena harus kulakukan dengan login terlebih dahulu ke blogger.com.
Nah, pertengahan tahun 2008 aku pun membuat blog baru beralamatkan di berteriak.blogspot.com. Mengapa kuambil embel-embel nama berteriak? Karena blog yang kubuat berisikan cerita-cerita pengalamanku ataupun uneg-uneg pribadiku. Padahal sebelumnya aku paling anti membuat blog yang berbau Personal Life.
Pertengahan Mei 2013 akhirnya aku membeli nama domain polahku.com dari IDwebhost, kebetulan pas promo saat itu hanya 60rb. Aku pun mecoba membelinya untuk masa kontrak 1 tahun. Aku pun baru saja beberapa hari yang lalu memperpanjang kontrak domain polahku.com untuk satu tahun ke depan dengan harga 95rb. Padahal dulu kalau saat beli pertama kali aku langsung beli kontrak 2 tahun cuma harus membayar 120rb. Ternyata harga domain juga naik seiring inflasi, kayak sembako aja, ha ha.....
Sebenarnya polahku.com bukan domain pertama yang kubeli. Sebelumnya aku punya domain mylovelydoctor.web.id yang sudah tidak kuperpanjang lagi karena aku jarang meng-update-nya. Dulu aku membeli domain itu hanya untuk iseng-iseng saja seharga 35rb. Blog yang kudedikasikan kepada istriku itu sudah lama tidak ku-update.
Nah mengenai asiknya menulis di blog itu ketika artikel kita dibaca oleh orang lain yang tidak kita kenal sebelumnya, dan orang tersebut memberikan komentar positif atau merasa bahwa artikel kita bermanfaat untuknya.
Dulu saat aku masih sering mengupdate blogku bercanda.blogspot.com yang berbahasa Inggris, kulihat banyak komentar positif datang, apalagi yang membaca dan memberi komentar berasal dari luar negeri atau bule. Memang kalau kita menulis pakai bahasa inggris, tulisan kita semakin berpeluang untuk dibaca di belahan dunia manapun.
Saat ini aku fokus dengan polahku.com yang sudah sekitar 7 tahun ini kukelola. Dulu sebelum aku membeli domain polahku.com, aku jarang sekali mengupdatenya, namun sekarang aku lebih rajin mengupdatenya karena sudah beli domain jadi sayang kan kalau disia-siakan. Nah, banyak sekali komentar yang datang di blogku ini. Rata-rata tanggapan mereka positif dan beberapa diantaranya menganggap bermanfaat artikel yang kutulis dalam blog ini. Bahagia rasanya kalau tulisan kita ternyata bisa bermanfaat bagi orang lain. Senangnya lagi kita bisa berinteraksi dengan membalas komentar atau pertanyaan mereka, meskipun kita tidak mengenal mereka. Bermanfaat bagi orang lain meskipun hanya melalui tulisan, terlebih bagi orang yang tidak kita kenal itu 'sesuatu' banget.....
Ada sedikit cerita unik tentang blog yang kutulis, ini mengenai salah satu blogku yaitu grandserpong2.wordpress.com. Aku sengaja membuatkan blog tentang perumahan di daerah Sarua, Tangerang Selatan yang kebetulan aku membeli salah satu rumah di sana. Nah, ternyata di forum warga perumahan yang tergabung dalam milis google group pernah ramai dibicarakan tentang siapa penulis blog tentang perumahan mereka. Ada yang nebak pihak developer, tapi banyak juga yang penasaran siapa sebenarnya, aku sih baca milis cekikikan aja.... Tapi lama kelamaan akhirnya mereka tahu juga. Aku memang bermaksud mempromosikan perumahan tempat tinggalku supaya banyak yang tertarik, bukan karena aku mendapat fee dari developer, melainkan agar tetanggaku semakin banyak, maklum kala itu masih banyak unti yang belum terjual, biar cepat penuh penghuninya makanya kupromosikan perumahanku itu.
Aku masih punya satu lagi blog yang kukhususkan untuk dokumentasi perkembangan rumahku, dari pembangunan pondasi, sampai jadi rumah utuh, tak lupa perkembangannya pasca kuhuni. Omahcempluk.wordpress.com. Blog-blog lainnya aku sudah lupa alamatnya dan tidak ku-update lagi.
Menulis di blog membuatku sangat lega, dan lebih bahagia lagi jika artikelku bermanfaat bagi orang lain. Salah satu artikelku tentang Tes TKD Sistem CAT di copy paste oleh seorang blogger di blognya, dia sudah minta izin melalui kolom komentar di blogku. Pada dasarnya senyampang artikelku akan lebih banyak bermanfaat dengan di-copy orang lain, aku ra popo.... asal tetap menyebutkan sumbernya. Alhamdulillah bisa lebih bermanfaat...
Berbeda ketika dulu artikelku tentang Selokan Mataram yang di-copy paste tanpa izin oleh seorang blogger. Menulis dengan buah pikiran sendiri adalah jauh lebih bagus daripada menjiplak artikel dari orang lain hanya demi menaikkan traffic kunjungan ke blog atau website pribadinya.
Salah satu blog favoritku adalah blognya Mbak Margareta Astaman yang dulu sewaktu dia masih kuliah di NTU Singapore beralamat di margarittta.multiply.com yang sekarang sudah bermetamorfosis ke alamat margarita.web.id yang mungkin dikarenakan multiply yang sudah bangkrut. Bahasa penulisannya itu blak-blakan, sedikit sarkastik, tapi jujur dan bisa membuatku terbahak-bahak sendiri di kamar. Yang dia tulis itu sebenarnya hal-hal yang ringan dan umum namun seringkali tidak diangkat dalam sebuah tulisan. Itulah ciri khas Mbak Margie yang sepertinya masih menjomblo sampai saat ini (peluang buat yang masih jomblo, he he....).
Blog lain yang akhir-akhir ini seting kubaca adalah blognya Pak Guntur Gozali yang beralamatkan di gunturgozali.com. Beliau yang sudah berumur di atas 50 dan tentu banyak sekali makan asam garam kehidupan menuliskan berbagai pengalaman hidup dan karir dengan bahasa yang mudah dipahami, mengalir, dan enak sekali dibaca, padahal baru sekitar satu tahunan ini beliau mulai menulis di blog. Namun yang pasti intisari tulisannya itu yang paling kusuka, dan sering kujadikan bahan pengajaran buat siswaku.
Menginspirasi Orang Lain dan Sarana Ekspresi Diri, itulah Kekuatan sebuah Blog!
Menginspirasi Orang Lain dan Sarana Ekspresi Diri, itulah Kekuatan sebuah Blog!
Ayo Menulis.... !
Subscribe to:
Posts (Atom)
