Sudah lebih dari sebualn ini aku menjadi nasabah Digibank, produk digital banking dari DBS. Seperti halnya bank-bank lainnya, nasabah Digibank juga mendapatkan kartu debit, yang katanya bisa digunakan layaknya kartu kredit, mungkin lebih tepatnya semacam kartu debit online.
Kartu Debit Digibank dikirimkan beberapa hari setelah kuberhasil membuka rekening Digibank. Kartu ATM yang dilengkapi chip ini didominasi warna oranye, khas logo DBS dengan nama kita tertera di kartunya. Nah, seperti dalam promosi digibank, bahwa kartu debitnya itu bisa berfungsi layaknya kartu kredit dan tentunya fiturnya yang paling asik adalah bisa digunakan untuk tarik tunai di semua jaringan ATM Bersama maupun Alto. Gratis tis tis tis..... dan aku pun sudah berkali-kali membuktikannya.
Ketika kupakai bertransaksi di merchant online juga bisa diperlakukan layaknya kartu kredit kecuali untuk pembayaran cicilan. Ketika kita akan menggunakan kartu debit DBS ini untuk pembayaran, maka kita pilih metode pembayaran kartu kredit, tinggalmemaeukkan nomor kartu debit digibank, tanggal kadaluwarsa dan CVV, seperti halnya kartu kredit. Kemudian kita akan mendapatkan OTP untuk otorisasi. Mudah, aman, dan praktis. Cocoklah untuk anak muda!
Overall aku cukup puas dengan kartu debit digibank ini, semoga nanti akan bertambah lagi fiturnya dan terus dijaga serta ditingkatkan keamanannya agar nasabah menjadi semakin tenang dalam bertransaksi.
Showing posts with label kartu debit. Show all posts
Showing posts with label kartu debit. Show all posts
Friday, October 27, 2017
Tuesday, October 10, 2017
Kartu Debit Digibank by DBS Layaknya Kartu Kredit
Hampir sekitar satu bulan ini aku membuka rekening tabungan Digibank. Layanan perbankan digital yang merupakan produk dari DBS, salah satu bank terbesar di Asia Tenggara. Selain tertarik dengan gimmick bebas biaya transfer antar bank ataupun gratis tarik tunai di ATM manapun (berlogo ATM Bersama atau Alto), aku juga tertarik dengan fitur kartu debitnya yang layaknya seperti kartu kredit. Meskipun aku sudah punya beberapa kartu kredit, aku jadi penasaran untuk mencoba fitur yang satu ini.
Kebetulan dalam promonya, Digibank menggelar promo cashback 50% (maksimal Rp50 ribu per minggu) jika kita belanja online di Bukalapak menggunakan kartu debit DBS. Siapa yang tertarik coba, misal beli token listrik prabayar senilai Rp100 ribu, dapat cashback Rp50 ribu, haha..... jadinya kumanfaatkan benar-benar promo itu yang hanya berlangsung sampai akhir oktober ini dengan membeli token listrik nominal 100ribu per minggunya, jadi per minggu aku bisa dapat cashback Rp50ribu yang langsung dikreditkan ke rekening digibankku pada minggu berikutnya.
Bagaimana sih menggunakan kartu debit Digibank saat belanja online, kan di metode pembayaran toko online tidak ada pilihan memakai kartu digibank. Ternyata cukup mudah, dengan promosinya yang mengatakan kartu debit DBS layaknya sebagai kartu kredit, maka ketika kita memilih opsi metode pembayaran, kita pilih saja pembayaran menggunakan kartu kredit, dengan memasukkan nomor Kartu, tanggal expired, CVV dan nama kita. Kemudian kita akan diarahkan ke halaman otorisasi dimana kita wajib memasukkan OTP yang dikirimkan via sms ke nomor HP kita yang sudah terdaftar di DIgibank sebelumnya.
Selain kugunakan untuk beli token listrik di Bukalapak, barusan (malam ini) aku baru bertransaksi di Blibli.com karena saat ini tanggal 10-10-'17 Blibli menggelar diskon yang lumayan untuk berbagai produknya. Aku tertarik untuk membeli suatu barang seharga hampir Rp500 ribu.
Dalam metode pembayaran yang ada di blibli, tidak ada metode bayar menggunakan kartu kredit atau debit DBS, padahal bank-bank lain sangat spesifik disebut dalam metode pembayaran itu. namun, ada opsi terakhir yaitu bayar pakai kartu kredit/debit semua bank. Sama seperti pembayaran menggunakan kartu DBS di Bukalapak, di Blibli juga mengharuskan kita mencantumkan 16 digit nomor kartu, tanggal kadaluwarsa, serta CVV ditambah dengan mencantumkan nama pemegang kartu dan alamat penagihan. Ketika kuklik bayar, seketika itu halaman website diarahkan ke halaman verifikasi yang mewajibkan kita memasukkan OTP yang dikirimkan ke nomor HP kita. Klik-klik-klik, berhasil sudah transaksinya, tinggal nunggu barangnya saja dikirim.
Oiya meskipun kartu DBS mirip dengan kartu kredit, tentu saja ada yang beda. Ketika pembayaran menggunakan metode kartu kredit, maka opsi yang ada hanya pembayaran penuh (bukan cicilan) dan saldo di rekening kita akan langsung didebet sebesar nilai transaksi. Berbeda halnya dengan kartu kredit yang mana kita bisa ngutang dulu, bayar bulan depan, hehe.....Digi
Kebetulan dalam promonya, Digibank menggelar promo cashback 50% (maksimal Rp50 ribu per minggu) jika kita belanja online di Bukalapak menggunakan kartu debit DBS. Siapa yang tertarik coba, misal beli token listrik prabayar senilai Rp100 ribu, dapat cashback Rp50 ribu, haha..... jadinya kumanfaatkan benar-benar promo itu yang hanya berlangsung sampai akhir oktober ini dengan membeli token listrik nominal 100ribu per minggunya, jadi per minggu aku bisa dapat cashback Rp50ribu yang langsung dikreditkan ke rekening digibankku pada minggu berikutnya.
Bagaimana sih menggunakan kartu debit Digibank saat belanja online, kan di metode pembayaran toko online tidak ada pilihan memakai kartu digibank. Ternyata cukup mudah, dengan promosinya yang mengatakan kartu debit DBS layaknya sebagai kartu kredit, maka ketika kita memilih opsi metode pembayaran, kita pilih saja pembayaran menggunakan kartu kredit, dengan memasukkan nomor Kartu, tanggal expired, CVV dan nama kita. Kemudian kita akan diarahkan ke halaman otorisasi dimana kita wajib memasukkan OTP yang dikirimkan via sms ke nomor HP kita yang sudah terdaftar di DIgibank sebelumnya.
Selain kugunakan untuk beli token listrik di Bukalapak, barusan (malam ini) aku baru bertransaksi di Blibli.com karena saat ini tanggal 10-10-'17 Blibli menggelar diskon yang lumayan untuk berbagai produknya. Aku tertarik untuk membeli suatu barang seharga hampir Rp500 ribu.
Dalam metode pembayaran yang ada di blibli, tidak ada metode bayar menggunakan kartu kredit atau debit DBS, padahal bank-bank lain sangat spesifik disebut dalam metode pembayaran itu. namun, ada opsi terakhir yaitu bayar pakai kartu kredit/debit semua bank. Sama seperti pembayaran menggunakan kartu DBS di Bukalapak, di Blibli juga mengharuskan kita mencantumkan 16 digit nomor kartu, tanggal kadaluwarsa, serta CVV ditambah dengan mencantumkan nama pemegang kartu dan alamat penagihan. Ketika kuklik bayar, seketika itu halaman website diarahkan ke halaman verifikasi yang mewajibkan kita memasukkan OTP yang dikirimkan ke nomor HP kita. Klik-klik-klik, berhasil sudah transaksinya, tinggal nunggu barangnya saja dikirim.
Oiya meskipun kartu DBS mirip dengan kartu kredit, tentu saja ada yang beda. Ketika pembayaran menggunakan metode kartu kredit, maka opsi yang ada hanya pembayaran penuh (bukan cicilan) dan saldo di rekening kita akan langsung didebet sebesar nilai transaksi. Berbeda halnya dengan kartu kredit yang mana kita bisa ngutang dulu, bayar bulan depan, hehe.....Digi
Subscribe to:
Posts (Atom)