Friday, September 22, 2017

Nyobain Buka Rekening Digibank by DBS (part 2)

Kartu debit Digibank by DBS dikirimkan dalam sebuah amplop sebesar lebih kecil dari kartu pos yang cukup tebal berwarna kuning, warna khas DBS dan tersegel di ketiga sisinya. DI segelnya ada keterangan, kalau segel dalam keadaan rusah diminta kita untuk menolaknya dan segera melaporkan ke kantor cabang DBS terdekat.

Kemasannya cukup unik menurutku. Kartunya berwarna kuning doff yang dimasukkan ke dalam wadah kartu dari kulit sintetis berwarna merah. Cukup simpel dan elegan. Kartu debitnya berupa kartu VISA bukan Mastercard atau lainnya.

Kartu belum bisa digunakan jika belum diaktivasi melalui aplikasi mobile digibank. Kubuka menu aktivasi kartu debit di aplikasi digibank. Disitu kita diminta memasukkan CVV (3 nomor terakhir di belakang kartu) untuk diverifikasi secara online. Kartu debitku pun aktif dan siap digunakan untuk berbagai macam transaksi. Oiya kartu debit digibank ini tidak seperti kartu debit lainnya, melainkan mirip bisa digunakan layaknya kartu kredit, bedanya kartu debit digibank ini, langsung mendebit rekening kita. Tapi kalau untuk cicilan bisa nggak ya ??? Oiya saat ini sedang ada promo  di Bukalapak, kalau pembayaran menggunakan kartu debit Digibank by DBS bisa mendapatkan cashback 50% (maksimal cashback Rp50 ribu), lumayan kan.... Bisa juga dipakai untuk nonton di XXI tertentu Buy One Get One setiap hari kamis, cocok buat kalian psangan yang hobi nonton.

Rencana semula amku menunggu dapat cash reward Rp50ribu, sebelum aku mentransfer sejumlah dana ke rekening digibank-ku. Tapi yang kutunggu-tunggu ternyata tidak muncul juga, padahal sudah lebih dari 5 hari kerja sejak aku membuka rekening digibank. Maksimal 5 hari kerja adalah waktu maksimal untuk diberikannya cash reward setelah pembukaan rekening, tapi ternyata lebih dari itu, sampai saat tulisan ini kutulis aku belum mendapatkan cash reward. Ya sudahlah..... toh kemarin aku sudah bertanya ke CS-nya melalui fasilitas Live Chat di aplikasi Digibank yang menyatakan kalau aku akan mendapatkan cash reward antara 5-7 hari kerja, agak berbeda dengan kebijakan yang di-publish di websitenya. Tapi nggak masalah, yang penting aku bisa segera memanfaatkan fitur-fiturnya terutama yang gratis biaya transfer antar bank.

Tak sabar menunggu cash reward akhirnya aku mentransfer sejumlah Rp5 juta ke rekening Digibank. Transaksi pertama yang kulakukan adalah Top Up saldo Gojek melalui fitur transfer sebesar Rp100 ribu, yang nantinya dijanjikan cashback sebesar Rp50ribu  sekitar seminggu kemudian. Transaksi kedua adalah Top Up TCash Telkomsel sebesar Rp150 ribu melalui fitur transfer yang ternyata juga free nggak dikenakan charge Rp6.500,- padahal Telkomsel sendiri akan memberikan cashback sebesar biaya administrasi Rp6.500 jika melakukan top up tcash melalui fitur transfer, jadi dobel untungnya, hehe.....

Transaksiku yang ketiga adalah pembelian token listrik di Bukalapak. Kupilih Bukalapak karena BUkalapak bekerjasama dengan DBS mengadakan promo cashback 50% (maksimal cashback Rp50.000) untuk pembayaran menggunakan kartu debit DBS. Kubeli token listrik nominal 200.000 seharga Rp202.000,-. Agar mendapat cashback 50% dari Digibank maka kupilih pembayaran kartu kredit, dan kumasukkan nomor kartu debit DBS, expired date, dan CVV layaknya bertransaksi menggunakan kartu kredit. Ternyata ketika menggunakan kartu kredit ada tambahan Rp3.030- atau 1,5% dari nilai transaksi. Jadi total yang harus kubayar Rp205.030,- Ketika kuklik tombol bayar, OTP segera dikirimkan ke nomor HP-ku yang terhubung dengan akun Digibank. Jadi transaksi dengan kartu debit DBS di Bukalapak kurasakan cukup aman karena diverifikasi secara online oleh sistem 3D Secure dan perlu OTP untuk verifikasinya.

Oiya, untuk sementara ini membuka rekening Digibank hanya bisa dinikmati oleh warga yang berdomisili di Jabodetabek (termasuk yang punya KTP selain Jabodetabek), karena mungkin ini masih semacam pilot project, kalau sukses pasti akan segera direkrut agen-agen digibank di daerah untuk melayani calon nasabah potensial di daerah.

Semoga gratis ini itunya bisa selamanya ya Digibank, hehe.......

BACA juga: Nyobain Buka Rekening Digibank by DBS (part 1)

Nyobain Buka Rekening Digibank by DBS

Pertama dengar nama digibank, ketika nggak sengaja aku nonton vlog-nya si Kevin Hendrawan di Youtube yang membahas tentang aplikasi perencanaan keuangan yang katanya simple yang ternyata aplikasi mobile dari sebuah Bank terbesar di Singapura yaitu DBS. DBS mengeluarkan fitur perbankan digital-nya melalui aplikasi mobile DIGIBANK.

Melihat vlog itu, aku langsung tertarik dan langsung mengunduh aplikasinya di Appstore. Mudah dan simpel sekali pendaftarannya. Cuma ngisi beberapa biodata, email, nomor HP,  kemudian memfoto kartu NPWP yang kemudian diupload melalui aplikasi itu, dan terakhir kita tinggal buat janji dengan Agen Digibank yang akan mendatangi kita untuk verifikasi KTP. Verifikasi KTP hanya bisa dilakukan menggunakan KTP elektronik dan kita akan divalidasi biometrik sidik jari kita sesuai atau nggak dengan data di KTP elektronik kita.

Salah satu iming-iming mengapa aku mau buka rekening Digibank adalah bebas biaya administrasi bulanan, bebas biaya transfer ke bank lain, bebas tarik tunai di ATM Alto maupun Bersama, nggak ada saldo minimum (alias bisa sampai Rp0), dan terakhir dapat cash reward sebesar Rp50ribu setelah rekening aktif.

Keesokan harinya, aku membuat janji dengan Agen Digibank. Sebelum ketemuan, aku ditelpon oleh si agen,

"Selamat Pagi Pak, saya agen digibank....... ingin memastikan saja Pak, apakah Bapak ada e-KTP?"

Kujawab, "Wah Saya nggak ada e-KTP, tapi ada Surat Keterangan yang secara legal bisa menggantikan e-KTP. e-KTP saya belum jadi Mas, karena kehabisan blangko KTP!"

"Wah, maaf sekali Pak, kalau begitu kami nggak bisa memverifikasi secara biometrik, karena harus ada e-KTP yang nanti dibaca dengan alat khusus!" Mohon di aplikasi digibanknya dibatalkan ya Pak janjiannya, biar saya bisa melayani calon nasabah yang lain", jawabnya dengan sopan.

Aku pun memaklumi alasannya, dan aku pun agak kecewa karena gagal buka digibank, haha......

Selang sekitar 2 minggu, aku melihat iklan digibank wira-wiri di youtube yang diperankan oleh aktor Chiko Jerico. Aku cuma bisa membatin agak kesal, "yah, sayang e-KTP ku belum jadi, ini gara-gara huru hara kasus e-KTP pastinya, huh....!"

Mungkin sudah jalanku berjodoh dengan Digibank. Nggak disangka, aku menemukan e-KTP lawasku yang terselip di dompet, dengan fisik kartu yang sudah rusak dan lapisan plastik yang ada identitasnya sudah terkelupas dan terpotong, wah.....! Ternyata dulu saat aku mengurus kepindahanku ke Tulungagung, e-KTP ku tidak serta merta ditarik, karena yang kukumpulkan adalah KTP biasa yang masih plastik, haha......

Akhirnya kucoba lagi membuat janji dengan Agen Digibank, namun hasilnya selalu tidak bisa. Usut punya usut, ternyata kalau sudah lebih dari 14 hari sejak pendaftaran awal dan tidak bertemu dengan agen, maka proses pendaftaran harus diulangi dari awal.

Kuulangilah pendaftaranku mulai dari awal, dan sayangnya email ataupun no. HP yang sudah kudaftarkan sebelumnya tidak bisa dipakai lagi untuk mendaftar aplikasi baru. Untung alamat email dan nomor HP-ku lebih dari satu, so nope, haha...

Akhirnya tanggal 13 September 2017 aku berhasil membuat janji baru dengan agen digibank. Sekitar pukul setengah dua siang, si agen datang ke kantorku. e-KTP ku yang sudah jelek dan lecek ternyata masih bisa terbaca oleh alat yang dibawa oleh si agen, tapi dataku masih data alamat lama di Pati, Jawa Tengah, tapi kata si agen nggak masalah, so verifikasi terus berlanjut. Aku juga diminta fingerprint dengan jari telunjuk tangan yang dicocokkan dengan dengan data fingerprint di e-KTP-ku ternyata match dan akhirnya bisa diverifikasi.

Si Agen pun meminta kode referensi yang dikirimkan melalui sms di HP-ku saat aku berhasil membuat janji dengan agen untuk verifikasi ke sistem digibank. Akhirnya semuanya OK.

Aku diminta untuk Logout dan login lagi ke aplikasi digibank, tapi ternyata rekeningku belum aktif. Di aplikasi digibank tertera pesan bahwa rekeningku akan aktif maksimal dalam 2 hari. Tapi si agen bilang hal sering terjadi pada KTP-KTP yang alamatnya di Kabupaten, aku disarankan untuk secara berkala mengeceknya karena biasanya rekening akan aktif dalam beberapa jam, tidak sampai 2 hari. Tidak sampai 20 menit, si Agen pun sudah menyelesaikan tugasnya.

Beberapa jam setelahnya saat kucek rekeningku sudah aktif dan ada arahan untuk mengisi alamat pengiriman kartu debit DBS. Kuisi alamat kantor, dan aku pun bisa mengecek update progress pembuatan dan pengiriman kartu debitku. Awalnya di aplikasi digibank tertera bahwa tanggal 18 September, kartuku akan dikirimkan, tetapi hari berikutnya saat kucek, tanggal pengiriman berganti jadi tanggal 20 September. Ya sudahlah, toh nggak kupakai buru-buru..... Namun, ternyata pada hari Selasa, 19 September kemarin, kartu Debit DBS sudah sampai di kantorku. Aha.... bisa langsung nyobain fiturnya nih! Bersambung......

BACA juga: Nyobain Buka Rekening Digibank by DBS (part 2)



Wednesday, September 13, 2017

Mencoba Internet Banking Bank Syariah Mandiri

Halaman Awal Internet Banking BSM
Kalau nggak gara-gara ikut-ikutan program cicilan emas di Bank Syariah Mandiri, mungkin aku nggak bakalan buka rekening di Bank Syariah Mandiri (BSM). Anak usaha dari PT Bank Mandiri Tbk ini merupakan salah satu Bank Syariah yang perkembangannya cukup pesat di Indonesia. Bidang usaha BSM hampir mirip dengan bank-bank konvensional lainnya termasuk induknya, yang membedakan hanya proses bisnisnya dikelola dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah yang bagi sebagian umat muslim dirasakan lebih afdol.

Seiring perkembangan teknologi, BSM juga melengkapi layanan perbankannya dengan aplikasi mobile BSM ataupun internet banking BSM. Nah, kali ini saya akan membahas tentang fasiitas internet banking Bank Syariah Mandiri.

Ketika saya membuka rekening di BSM guna persyaratan auto debet untuk cicilan emas, saya memilih tidak perlu dilengkapi kartu ATM yang tentu ada biaya bulanannya tersendiri. Saya hanya minta rekening saya dilengkapi dengan fitur internet banking yang ternyata biaya bulanannya cukup murah Rp2000,- saja. Toh saya tidak berniat untuk melakukan tarik tunai di ATM BSM karena rekening ini tidak saya maksudkan untuk mengendapkan dana melainkan sebagai rekening transit sebelum didebet untuk keperluan cicilan emas. tapi saya tetap butuh layanan internet bankingnya guna mengecek saldo, atau kalau sewaktu-waktu kepepet butuh dana, dan yang tersisa hanya ada di rekening BSM agar bisa transfer ke rekening bank lain.

Sebelum bisa menggunakan internet banking BSM sepenuhnya, saya perlu mempunyai user ID, Password dan PIN otorisasi untuk bisa bertransaksi secara penuh melalui internet banking BSM. Ternyata demi alasan keamanan, pengiriman user ID, password dan PIN otorisasi dikirim dalam metode terpisah. User ID dan PIN otorisasi dikirim melalui SMS, sedangkan password dikirim melalui email.

Setelah mendapatkan ketiganya, kucoba login di https://bsmnet.syariahmandiri.co.id/ dan berhasil login dengan sukses. Tampilan menu-menunya cukup sederhana, fitur-fiturnya juga tidak terlalu banyak, mirip seperti internet banking BRI Syariah, masih jauh baik fitur maupun menunya dari induknya. Namun, hal itu tidak masalah, toh aku tidak sering-sering menggunakannya, tujuan awalku hanya untuk melihat saldo ataupun mengetahu mutasi rekening yang terjadi. Itu saja sudah cukup.

Usai login langsung kuganti password dan PIN otorisasi agar mudah kuingat. Nah, yang menarik di sini adalah user ID-nya. USER ID-nya berupa angka acak yang susah diingat, dan sayangnya tidak bisa diganti, berbeda dengan sebagian besar bank-bank lainnya dimana user ID dibuat sendiri oleh nasabah agar mudah diingat. Jadi perlu dicatat tersendiri username-nya, karena hampir dipastikan lupa kalau tidak sering-sering buka internet bankingnya.

Mengenai segi keamanannya, saya rasa sudah cukup terjamin, karena setiap transaksi perlu menggunakan PIN Otorisasi dan Token yang akan dikirimkan melalui SMS. Jadi nggak perlu ragu menggunakan fasilitas internet banking BSM ini. Semoga BSM memperbanyak fitur-fitur di layanan internet bankingnya, sehingga semakin memanjakan dan memudahkan nasabahnya.


Lulu Hypermarket and Department Store BSD (First Impression)

Kantong Belanja Lulu
"LULU" mendengar kata ini mungkin akan berkonotasi sesuatu yang imut, mungil, lucu. Tapi Lulu yang satu ini bukan nama anak kecil ataupun sebuah mainan, melainkan sebuah pasar swalayan terbaru yang ada di BSD.

Menempati Gedung tersendiri di Kompleks Q-Big Mall BSD, pasar swalayan asal Timur Tengah ini, tepatnya dari Uni Emirat Arab membuka gerainya yang kedua di Indonesia pada tanggal 6 September 2017 pekan lalu. Pembukaan Lulu Hypermarket dan Department Store ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat sekitar BSD, tentunya dengan harapan mereka mendapatkan diskon yang gede saat momen pembukaan.

Tidak berkesempatan untuk datang di pembukaan Lulu, akhirnya minggu ini aku berkesempatan untuk main ke Lulu BSD, memuaskan rasa penasaranku terhadap supermarket asal negeri Arab ini. Kebetulan Lulu BSD ini lumayan cukup dekat dari rumah, jadi cukup sekitar 10 - 15 menit sudah sampai.

Berlokasi di komplek Q-Big Mall BSD, bersama dengan Informa, Ace Hardware ataupun Mitra 10, Lulu menempati ruang yang cukup luas, mungkin merupakan tenant terluas di kompleks Q-Big. Berlokasi di tempat yang strategis berada di Jalan Boulevard Barat BSD yang menghubungkan BSD dengan Gading Serpong, Paramount, dan Summarecon Serpong tentunya menjadikan keuntungan tersendiri bagi Lulu. Q-Big tidak pelit perkara lahan parkir, baik itu motor ataupun roda empat sepengamatanku cukup terakomodir, dengan luas parkiran yang lebih dari cukup.

Aneka Bunga Plastik
Saat pertama kali masuk ke Lulu, kesan pertama yang muncul adalah sama seperti hypermarket lainnya, tetapi ada yang membedakannya. Nuansa Timur Tengah dan Islam sungguh terasa. Kalau hypermarket lain ada didalamnya sering diperdengarkan lagu-lagu sebagai backsound yang membuat suasana belanja menjadi tidak sunyi. Uniknya di Lulu saat itu, bukannya aku mendengar lagu-lagu barat atau pop dalam negeri, melainkan backsound-nya adalah orang yang sedang mengaji seperti yang kadangkala diperdengarkan di supermarket-supermarket saat bulan ramadan. Bagusnya lagi, saat waktu Azan, juga diperdengarkan suara azan.

Aneka kacang-kacangan, coklat, dan permen

Sayur dan Buah-buahan segar

Aneka Jamur segar dan awetan
Ketika aku kesana, ternyata masih masa promosi atas pembukaan gerai di Q-Big Mall itu, jadi harga-harga barang yang ditawarkan banyak yang miring alias lebih murah dari supermarket lainnya, meskipun masih ada juga harganya yang mirip, sama ataupun lebih mahal dari tempat lain. Saat itu aku memutuskan beli Handuk yang lumayan cukup murah, T-Shirt beli satu gratis satu, buah-buahan yang harganya relatif murah tapi terlihat cukup segar, pasta gigi dan sabun mandi cair juga banyak promonya, sampai dengan tepung bumbu instan buy one get one, haha......

Berbagai macam produk elektronik, pakaian, sepatu, sandal dengan berbagai macam merek juga dijual di situ. iPhone, iPad, Macbook dan berbagai macam gadget dari merek lain pun ditawarkan di Lulu. Daging sapi, kerbau, ayam potong, ayam kampung juga cukup lengkap dan terlihat fresh. Begitupula dengan sayur dan buah-buahan yang cukup banyak variannya dalam kondisi yang masih fresh. Yang menarik perhatianku di Lulu BSD adalah kounter beraneka ragam kacang yang ditempatkan di toples-toples besar, berbagai macam permen kiloan yang antreanya saat itu cukup banyak.
Antrean di Kasir tidak banyak

Nah, biasanya setelah belanja yang membuat kita jengkel adalah antre di kasir, apalagi kalau yang antre barang belanjaannya sangat banyak. Di Lulu yang saat itu cukup rama, ternyata tidak ada antrean yang signifikan paling banter paling cuma 3 orang per kasir. Kebetulan saat itu aku malah nggak usah antre karena ada kasir yang kosong. Mengapa pembeli banyak tapi tidak perlu antre? jawabannya karena jumlah kasirnya yang cukup banyak dan sebagian besar dibuka. Beda halnya dengan banyak supermarket di mal-mal yang jumlah kasirnya cukup banyak, tapi tidak dibuka semua sehingga antreannya bisa-bisa saat peak time sampai hampir 1 jam. Oiya, tas belanjaan Lulu ternyata motifnya seperti pelangi yang warna-warni.

Secara umum pengalaman berbelanja di Lulu untuk pertama kalinya cukup memuaskan plus yang paling penting cukup dekat dengan rumah, hehe....

Tuesday, September 12, 2017

Unduhl Aplikasi PLN Mobile Dapat Token Listrik Gratis

Homepage Aplikasi PLN Mobile

Hari Minggu kemarin, nggak sengaja aku baca berita di media online bahwa PLN sedang mensosialisasikan aplikasi mobile mereka yaitu PLN Mobile. Dalam berita itu ada gimmick menarik untuk mengunduh dan mengaktivasi aplikasi PLN Mobile. PLN akan memberikan token listrik senilai Rp20.000 untuk 100 ribu orang pertama yang mengunduh aplikasi PLN mobile mulai tanggal 10 s.d. 30 September 2017. "Wah perlu dicoba nih, lumayan dapat token listrik gratis, hehe....!" pikirku saat itu.

Bergegas kuambil HP dan kuunduh aplikasi PLN mobile melalui Google Play Store. Oiya, untuk aplikasi ini baru tersedia untuk OS Android ya, pemakai iPhone sementara ini belum bisa pakai, hehe.... sudah kucoba unduh di iPad ternyata aplikasi PLN Mobile tidak ada di Appstore Apple.

Dalam aktivasi kita perlu melengkapi data kita termasuk mencantumkan Nomor KWH meter, alamat email maupun nomor telepon kita. Prosesnya cepat dan kita langsung bisa masuk ke halaman utama aplikasi ini. Di menu Home ada berbagai menu diantaranya menu Permohonan, Pengaduan, informasi, Feedback, contact center PLN 123, dan tentunya menu profile pengguna.

Bonus Token Listrik Senilai Rp20ribu
Dengan adanya menu-menu itu, proses permohonan pasang baru ataupun tambah daya akan lebih mudah, Menu informasi menyediakan berbagai macam informasi terkait tagihan dan token listrik, Info tarif Listrik Berlaku (TDL), simulasi pasang baru, simulasi perubahan daya, dan simulasi penerangan sementara.

Di menu informasi terkait tagihan dan token listrik, kita dapat melihat riwayat pembelian token yang dirinci dengan detail. Oiya, untuk token listrik senilai Rp20 ribu dari PLN akan dikirimkan maksimal 2 hari setelah aktivasi. Aku sendiri mendapatkan token listrik keesokan harinya usai aku aktivasi malam harinya. Bonus token listrik dapat dilihat di menu informasi  tagihan dan token listrik. Benar bonusnya Rp20ribu setara dengan 13.3 kWh. Lumayanlah....

Semoga melalui aplikasi PLN Mobile ini, PLN akan semakin meningkatkan layanannya dengan responsif dan efektif, sehingga kepuasan pelanggannya akan terus meningkat.