Showing posts with label uang elektronik. Show all posts
Showing posts with label uang elektronik. Show all posts

Sunday, October 29, 2017

Uniknya Transaksi menggunakan Sakuku BCA

Tidak seperti uang elektronik lainnya semacam eCash Mandiri ataupun Rekening Ponsel, Sakuku mempunyai cara yang unik untuk transaksi. Jika yang lain pakai OTP (One Time Password), Sakuku menggunakan otorisasi dengan cara men-scan QR Code yang tampil di halaman pembayaran. Kita perlu men-scan QR Code di layar komputer untuk dengan HP kita dan mengkonfirmasinya dengan memasukkan PIN Sakuku.

Unik memang, tapi agak merepotkan. Misalkan belanja di Blibli, pembayaran dengan Sakuku baru support untuk pembayaran melalui komputer desktop, belum bisa digunakan untuk membayar menggunakan aplikasi Blibli di HP. Aneh ya, pakai uang elektronik itu agar lebih mudah dan gampang diakses, eh ini malah agak ribet. Ini adalah PR besar untuk tim pengembang aplikasi Sakuku BCA, bagaimana mau populer sebagai metode pembayaran jika penggunaannya belum support semua platform, bahkan di Blibli sendiri yang notabene sama pemiliknya.

Scan QR Code juga menurutku kurang praktis, soalnya kita harus mengarahkan ke layar dan mencoba beberapa kali menggeser-geser posisi HP agar QR Code di layar komputer bisa ter-scan sempurna. Berbeda dengan uang elektronik lainnya seperti eCash Mandiri, yangmana kita hanya diminta memasukkan nomor HP dan password eCash Mandiri, kemudian kita mendapatkan OTP dan langsung memasukkannya ke halaman pembayaran. Kalau pakai Sakuku, kita perlu membuka dulu aplikasi Sakuku, memasukkan nomor HP di halaman pembayaran di desktop, kemudian kita buka menu bayar belanja dan men-scan kode QR yang muncul di layar, kemudian kita mengkonfirmasinya dengan memasukkan PIN Sakuku, baru selesai. Lebih banyak tahapan yang harus dilakukan.

Tapi dengan tahapan yang agak ribet itu, aku yakin keamanannya cukup bagus. Semoga tim pengembangan aplikasi Sakuku BCA terus berinovasi dan membuat transaksi dengan Sakuku lebih mudah dan praktis.

Baca juga : Pengalaman Belanja di Blibli Bayar Pakai Sakuku BCA

Saturday, October 28, 2017

PayPro Uang Elektronik Metamorfosis Indosat Dompetku

PayPro, aku baru mendengarnya beberapa bulan ini. Penasaran dengan PayPro, beberapa hari lalu kuunduh aplikasi dengan background warna janda ini, alias warna ungu. Usut punya usut ternyata PayPro ini adalah metamorfosis dari Indosat Dompetku, layanan uang elektronik yang diselenggarakan oleh operator seluler Indosat.

Sejak beberapa bulan lalu, Indosat Dompetku sudah dihentikan layanannya, tapi tidak benar-benar disuntuk mati melainkan bermetamorfosis menjadi PayPro. Saldo nasabah Dompetku dialihkan ke PayPro. Penyelenggaraan layanan uang elektronik PayPro jelas menggunakan lisensi Indosat Dompetku yang telah mengantongi izin dari regulator dalam hal ini Bank Indonesia, jadi termonitor oleh Bank Indonesia jadi lebih aman.

PayPro mempunyai keunikan yang tidak dimiliki oleh penyelenggara layanan uang elektronik lainnya semacam BCA Sakuku, Mandiri eCash, Tcash, XL Tunai, ataupun Rekening Ponsel CIMB Niaga. Mereka mengklaim bahwa mereka mempunyai izin sebagai penyelenggara uang elektronik yang lebih fleksibel, dalam artian tidak terbatas bisa digunakan oleh pengguna operator seluler tertentu atau nasabah bank tertentu. Namun, sekarang sepertinya penyelenggara uang elektronik lainnya akan atau ada yang sudah menuju kesana. Nanti para penyelenggara uang elektronik tersebut harus bersaing dalam hal kemudahan, kepraktisan, biaya layanan, ataupun promo menarik dengan merchant mitra.

PayPro bisa diisi ulang melalui jaringan Alfamart/Alfamidi/DanDan, Indomaret ataupun transfer Bank. Nah, kemarin kucoba mengisi ulang melalui transfer bank. Sebenarnya top up melalui transfer bank ini jauh lebih mahal daripda top up melalui alfamart ataupun indomaret, yaitu dikenakan biaya Rp6500, sekali transfer. Tapi aku bisa mendapatkannya gratis karena transfer lewat Digibank.

Untuk transfer cukup mudah, transfer ke Bank Lain dengan kode 789 diikuti nomor HP akun PayPro. Saat transfer menggunakan Digibank, aku tidak bisa memasukkan kode bank 789, tapi harus memilih nama bank-nya apa. Karena aku tidak tahu nama bank-nya, jadi kugoogling di internet, ternyata kode 789 dalam transfer online itu bukan nama bank tertentu melainkan namanya 'INDOSAT DOMPETKU', jadilah kupilih Indosat Dompetku baru kumasukkan nomor HP. Begitu transfer sukses, otomatis saldo PayPro bertambah dan siap digunakan. Nanti kita akan bahas lebih banyak lagi fitur-fitur PayPro dalam artikel selanjutnya.

Baca juga: Transfer dan Tarik Tunai Gratis pakai Digibank


Monday, October 23, 2017

Mencoba Fitur Transfer Go Pay

Uang Elektronik milik Gojek ini memang sudah semakin familier di masyarakat, bahkan keberadaannya sudah menjadi rival berat dari uang elektronik yang dikeluarkan oleh perbankan ataupun operator seluler. Penggunaannya yang cukup masif karena sebagian besar pengguna Gojek menggunakan Go Pay sebagai alat pembayaran berbagai macam layanan yang disediakan oleh Gojek.

Nah, selain untuk alat pembayaran Go Ride, Go Food, dan Go Go yang lain, Go Pay juga mempunyai menu transfer, yaitu saldo Go Pay bisa ditransfer ke Saldo Go Pay orang lain. Tapi sebelum bisa menggunakan fitur transfer, ada beberapa langkah pendaftaran yang harus kita lalui.

Ketika kita masuk ke menu transfer di aplikasi Gojek, kita tidak bisa langsung mentransfer saldo GoPay melainkan kita harus registrasi dulu agar bisa memanfaatkan layanan itu. Kita langsung diarahkan untuk registrasi yaitu dengan mengupload foto wajah kita dan mengupload identitas kita bisa KTP, SIM ataupun Paspor.

Aku pun langsung mengupload foto selfie-ku saat itu juga. Kulanjutkan mengupload foto KTP yang masih dalam bentuk Surat Keterangan resmi dari Disdukcapil karena blangko e-KTP habis. Sesudah upload keduanya, kita diminta menunggu dalam waktu 2x24 jam untuk proses verifikasi apakah aplikasi kita ditolak atau diterima.

Setelah beberapa jam, ada notifikasi bahwa aplikasiku ditolak. Mungkin saja penolakan itu karena yang kuupload adalah surat keterangan pengganti KTP, meskipun legal punya status yang sama dengan KTP, tapi beberapa pihak masih belum bisa menerimanya, termasuk Gojek.

Tidak mau menunda-nunda, langsung kucoba yang kedua kalinya. Kali ini dengan mengupload SIM, dan keesokan harinya ternyata aplikasiku diterima dan aku pun bisa transfer saldo Go Pay. Lumayan, daripada saldoku kebanyakan dan jarang kupakai mending kutransfer ke istriku atau kugunakan untuk membayar patungan makan dengan mentransfer ke temanku yang tentunya punya akun Gojek.

Go Pay sudah bisa digunakan untuk membeli pulsa ataupun paket data. Ke depan sebentar lagi pasti akan banyak layanan yang bisa dibayar dengan Go Pay misalkan saja, token listrik, PDAM, BPJS, tiket pesawat/kereta api. ataupun bisa juga nanti Go Pay bisa transfer langsung ke rekening bank ataupun tarik tunai di ATM manapun.

Teruslah berinovasi Gojek, saya bangga kamu menjadi Unicorn asal Indonesia yang menjadi salah satu perusahaan yang mengubah dunia (peringkat 17) versi Majalah Fortune. Maju terus karya Anak Bangsa Indonesia!

Sunday, October 22, 2017

Nyobain Sakuku : Uang Elektronik BCA

Sakuku, nama yang tidak begitu populer jika dibandingkan uang elektronik berbasis nomor HP milik Bank Swasta nasional terbesar di Indonesia yaitu BCA. Keberadaannya kurang se-populer uang elektronik berbasis nomor HP lainnya semisal Tcash Telkomsel, eCash Mandiri, bahkan sama Rekening Ponsel CIMB Niaga. Sepengamatanku BCA kurang begitu gencar melakukan promosi Sakuku, uang elektronik berbasis kartu mereka yaitu Flazz lebih familier di masyarakat.

Sakuku memang lahir belakangan dibandingkan uang elektronik berbasis nomor ponsel lainnya seperti Rekening Ponsel, Tcash, ataupun eCash Mandiri, tapi ternyata Sakuku mempunyai berbagai macam fitur yang tak kalah menarik uang elektronik lainnya.

Kemarin baru saja kucoba menginstal aplikasi Sakuku. Sesaat setelah aplikasi dibuka, ponsel kita akan mengirimkan SMS verifikasi, kemudian kita diarahkan untuk mengisi identitas dan membuat password. Sakuku pun siap digunakan.

Salah satu motifku saat membuka Sakuku disamping penasaran dan pengen mencoba fiturnya, juga karena promo-promonya yang cukup menarik. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, akhirnya segera kuisi saldo sakuku melalui internet banking BCA. Saat ini lagi ada promo bayar Rp1,- untuk pembelian es krim scoop di aplikasi mobile Haagen Dazs jika bayar pakai Sakuku. Lumayan kan....

Layaknya uang elektronik lainnya, Sakuku juga mempunyai fitur transfer ke rekening Sakuku lainnya atau rekening bank, tarik tunai di ATM, dan fitur menarik yang tidak dipunyai uang elektronik lainnya yaitu Split Bill atau fitur berbagi tagihan. Misalnya jika kita sedang makan bareng-bareng sama teman, dan kita yang membayar tagihan, maka kita bisa berbagi tagihan tanpa sungkan, syaratnya teman-teman kita juga punya rekening Sakuku dan terdeteksi di kontak kita. Fitur ini sangat berguna jika kita sering hangout bareng teman agar tidak sungkan ketika menagih uang patungannya.

Nah untuk bisa menggunakan fitur itu, akun Sakuku yang reguler harus di-upgrade menjadi akun Sakuku Plus. Untuk nasabah BCA tinggal memasukkan nomor kartu ATM BCA dan akan diverifikasi otomatis oleh sistem. Untuk nasabah non BCA jika ingin meningkatkan fitur dari Sakuku menjadi Sakuku Plus perlu mendatangi kantor cabang BCA terdekat dengan membawa identitas diri.

Setiap login aplikasi Sakuku kita diminta memasukkan PIN/Password yang terdiri dari 6 digit angka. Di Halaman awal aplikasi ada info promo yang sedang berlangsung, juga ada info mutasi transaksi, ikon Menu, Info, dan Inbox. Ketika kita klik ikon Menu akan muncul pilihan Bayar Belanja, isi Pulsa, Transfer, Split Bill, Tarik Tunai, dan Kontak. Nah, untuk kontak sendiri cukup unik, jika kita mengkliknya akan muncul daftar kontak teman kita yang mempunyai rekening Sakuku ataupun Sakuku Plus.

Meskipun bisa m=punya akun Sakuku tanpa punya rekening BCA, tapi menurutku untuk praktisnya perlu punya rekening BCA karena untuk Top Up akan sangat mudah jika punya rekening BCA, bisa top up melalui internet banking, m-banking, ataupun ATM, bahkan lebih mudah daripada top up kartu Flazz BCA. Top up sebenarnya bisa juga dilakukan di merchat-merchat partner dari Sakuku, namun menurutku itu kurang praktis.

Baca juga: Mencoba Tarik Tunai Sakuku di ATM BCA